Perang Terbuka! Real Madrid Tuduh La Liga Manipulatif, Javier Tebas Balas dengan Cuitan Panas Jam 5 Pagi!
Editor Bolanet | 6 Agustus 2025 16:21
Bola.net - Perseteruan panas antara Real Madrid dan Javier Tebas kembali memanas. Hanya sembilan hari sebelum La Liga dimulai, tensi meningkat tajam.
Sumber masalah kali ini adalah penolakan pengadilan dan La Liga atas permintaan Madrid menunda laga kontra Osasuna. Los Blancos merasa jadwal itu tidak adil dan merugikan persiapan mereka.
Real Madrid pun langsung menembakkan kritik tajam lewat saluran resmi mereka. Tebas tak tinggal diam, membalas lewat unggahan media sosial dini hari yang kontroversial.
Drama ini memperpanjang sejarah konflik antara Tebas dan Florentino Perez. Ketegangan antarlembaga dan tokoh utama Liga Spanyol makin sulit dijembatani.
Real Madrid Tuding Kompetisi Tidak Adil
Keputusan final soal jadwal laga kontra Osasuna jadi pemicu kemarahan Real Madrid. Mereka merasa tidak diberi waktu pramusim yang cukup.
Tanpa basa-basi, Real Madrid TV melontarkan pernyataan pedas. Media resmi klub itu menyebut kompetisi kali ini penuh manipulasi.
"Kompetisi dimulai dalam kondisi yang terdistorsi, dimanipulasi, dan tidak setara," bunyi pernyataan Real Madrid TV seperti dikutip Cadena Cope.
"Mereka sepenuhnya mengabaikan akal sehat. Tak ada perlindungan untuk kesehatan pemain atau keadilan kompetisi."
Tak hanya itu, Madrid juga menuding presiden RFEF Rafael Louzan dan hakim kompetisi bersikap tak netral. Mereka menyebut Louzan “berpaling muka” dan mempertanyakan integritas keputusan hukum yang ada.
Tebas Balas Sindiran Lewat Cuitan Dini Hari
Merasa tersudut, Javier Tebas langsung bereaksi cepat. Ia membalas lewat cuitan panjang yang diposting pukul 05.19 pagi waktu setempat.
Sasarannya adalah Miguel Garcia Caba, mantan pengacara yang pernah bekerja di RFEF, La Liga, dan Real Madrid. Caba sebelumnya mengkritik putusan pengadilan yang menolak penundaan laga.
Tebas menuduh Caba memutarbalikkan aturan demi kepentingan klub tertentu. Ia juga menyindir sosok Florentino Perez sebagai “makhluk agung” atau “sosok tertinggi”.
"Untuk informasi lebih lanjut soal siapa yang suka membelokkan aturan, coba tanya Soraya Saenz de Santamaria atau Cristobal Montoro," kata Tebas. Kedua nama itu adalah tokoh politik yang pernah terjerat kasus korupsi.
Pernyataan Lengkap Tebas
DARI PENYADAP JADI PENGISI SUARA, PRINSIP “PENGACARA” MIGUEL GARCIA “MENYADAP” DAN KINI “MEMELINTIR”
Miguel, “artikel” milikmu —kalau memang bisa disebut artikel— sama sekali tidak punya substansi hukum, sebagaimana saya tidak punya antusiasme terhadap curling. Hanya ada satu kalimat yang layak dianalisis:
“Ia berlindung di balik regulasi. Selalu regulasi. Tapi kita semua tahu kalau sedang perlu, aturan itu ditafsirkan, disesuaikan, dipelintir. Kali ini, tidak.”
Apa maksudmu, bahwa saat kamu menjadi “pengacara hebat” RFEF dulu, aturan bisa disesuaikan semaumu? Itu yang kamu bela dalam posisi profesionalmu? Atau kamu sedang menyiratkan bahwa hakim kompetisi seharusnya bersikap korup, menafsirkan aturan sesuai kehendak “Sang Makhluk Tertinggi”? MEMELINTIRNYA. Walaupun si “makhluk agung” itu sudah ahli dalam memelintir dan memperdagangkan... coba saja tanya Montoro, Soraya, dan satu orang almarhum yang tidak akan saya sebut namanya karena menghormati yang telah tiada. (Cerita ini masih panjang, tapi pembaca jangan lupa: kebetulan, saya tercantum dalam dokumen “kantor” milik Montoro. Kita menuju akhir tanpa MEMELINTIR, mereka yang MELINTIR adalah yang lain, bersambung...)
Dan mari kita ingat konteksnya: setelah menjabat di berbagai institusi, kini kamu kembali ke orbit Real Madrid sebagai direktur atau pengajar dalam program Magister Hukum Olahraga milik klub itu.
Kamu bicara soal permusuhan terhadap Real Madrid. Tapi kamu salah mengidentifikasi siapa lawannya:
- Yang mengajukan tuntutan pidana terhadap saya adalah Real Madrid.
- Yang empat kali mencoba mendiskualifikasi saya di CSD adalah manajemen Real Madrid, dan itu dengan upaya MEMELINTIR aturan.
- Yang mengajukan lebih dari 100 keluhan terhadap La Liga adalah manajemen Real Madrid.
Oh iya, sungguh menarik bahwa Real Madrid, meskipun kesepakatan kolektif menyebut masa libur berakhir pada 30 Juli, malah memberi pemainnya empat hari libur tambahan, dan baru memulai pramusim empat hari lebih lambat. Kenapa? Apakah “Makhluk Tertinggi” sudah tahu sebelumnya bahwa aturannya akan DIPUTAR?
Dan tidak, Miguel, ini bukan tentang menafsirkan “integritasmu.” Kalau iya, kamu seharusnya juga risau soal ini:
- Chelsea, finalis Piala Dunia Antarklub, selesai lebih lambat dari Real Madrid... tapi memulai Premier League dua hari lebih cepat.
- Di Prancis, PSG dan klub finalis lainnya juga mulai lebih awal tanpa ada yang mempertanyakan atau berusaha MEMELINTIR aturan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Piala Dunia 2026, Julian Alvarez Gabung Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 06:16
-
Drama Belum Berakhir! Benfica Laporkan Fede Valverde ke UEFA, Bakal Absen di Bernabeu?
Liga Champions 20 Februari 2026, 06:00
-
Bukan Rudiger, Real Madrid Mantap Tendang Bintang Ini Keluar dari Bernabeu
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 05:37
-
MU Ultimatum Barcelona: 30 Juta Euro atau Rashford Balik ke Old Trafford!
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:01
-
Begini Cara Tim Medis Barcelona Jaga Performa Lamine Yamal Selama Puasa Ramadan
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 14:16
-
Jadwal Siaran Langsung Persija Jakarta vs PSM Makassar Hari Ini, 20 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 13:46
-
Cerita Bukayo Saka: Dari Akademi Hale End, Kini jadi Wajah Proyek Besar Arsenal
Liga Inggris 20 Februari 2026, 13:38
-
Akhiri Puasa 24 Tahun, Comeback Sensasional Alysa Liu Rebut Emas Olimpiade 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Februari 2026, 13:02
-
Hasil FP2 WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Kembali Tercepat, Asapi Duet Bimota
Otomotif 20 Februari 2026, 12:59
-
Olimpiade Musim Dingin 2026: Tim AS Rebut Emas di Hoki Es Putri dan Figure Skating
Olahraga Lain-Lain 20 Februari 2026, 12:52
-
Sudah Pulih, Kapan Romeo Lavia Kembali Main untuk Chelsea?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 12:35
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Arema FC 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:55
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persebaya 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:50
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs PSBS Biak 21 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 11:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 20 Februari 2026, 11:32
-
Liverpool Siap Tikung MU untuk Transfer Berlian Wolverhampton Ini
Liga Inggris 20 Februari 2026, 10:44
-
Kaki Terus Membaik, Fermin Aldeguer Targetkan Kembali Balapan di MotoGP Brasil 2026
Otomotif 20 Februari 2026, 10:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
