Perkenalkan Ana De La Torre, Dokter Wanita Pertama di La Liga
Serafin Unus Pasi | 11 Desember 2020 18:44
Bola.net - Sepakbola identik dengan olahraga pria. Hampir semua elemen sepakbola baik dari pemain, pelatih, staff pelatih biasanya diisi oleh kaum Adam. Namun di tahun 2007, sosok Ana De La Torre mendobrak kebiasaan itu.
Ya, sebelum tahun 2007 khususnya di Spanyol, tidak ada wanita yang berkarir sebagai dokter tim. Kebanyakan Dokter tim berasal dari kaum pria.
Namun Getafe pada saat itu mencari dokter klub yang baru. Pada saat itu salah satu anggota tim medis mereka menyodorkan nama De La Torre, seorang dokter yang sudah punya reputasi tinggi di bidang kesehatan Olahraga. Setelah ia berpengalaman di cabang atletik dan rugby.
Getafe pada saat itu memutuskan untuk mengikuti saran sang staff medis mereka dan mempekerjakan De La Torre. Sang Dokter mengaku bangga bisa mendapatkan pekerjaan itu.
"Kebanggaan saya bukan terhadapan pencapaian saya pribadi, namun ada kebutuhan untuk mendobrak batasan-batasan dan kebetulan saya yang terplih untuk dipekerjakan," ujar dokter yang berasal dari Bilbao itu.
Simak kisah De La Torre selengkapnya di bawah ini.
Pemikiran Tidak Masuk Akal

De La Torre pribadi mengaku tidak habis pikir dengan minimnya dokter wanita di tim sepakbola. Padahal ia mengaku saat ia masih kuliah, 3/4 kelasnya diisi oleh para wanita.
Ia juga semakin tidak habis pikir dengan anggapan bahwa klub tidak ingin mencampur antara pria dan wanita di dalam sepakbola pria.
"Dalam olahraga wanita, mayoritas pelatih dan dokter adalah pria. Tidak ada masalah diskriminasi di sana walaupun mereka berbeda jenis kelamin dengan para pemain," ujarnya dalam wawancara kepada EFE.
Sang Pionir

Semenjak penunjukkan De La Torre, semakin banyak wanita yang berkecimpung menjadi staff medis klub La Liga. Meski ia mengakui rasio jumlah dokter wanita dan dokter pria masih berbanding jauh.
"Untungnya, mereka [para klub La Liga] lebih sering mempertimbangkan berapa banyak pelatihan dan pengalaman kerja yang anda miliki."
"Saya rasa banyak cabang olahraga semakin menuju kesetaraan gender, walaupun di sepakbola memang benar masih didominasi oleh dokter pria." ia menambahkan.
Kinerja Luar Biasa
De La Torre juga menunjukkan bahwa wanita juga bisa menjadi dokter yang baik bagi para pesepakbola pria.
Ini terbukti dari catatan medis Getafe di La Liga musim 2020/21. Tim yang bermarkas di ibukota Spanyol itu memiliki jumlah cedera otot yang paling sedikit dibandingkan dengan 19 kontestan La Liga yang lain.
Padahal pelatih Jose Bordalas sering meminta seluruh anggotanya untuk siap dipilih saat mendekati hari pertandingan. Namun ia jarang menemui pemainnya mengalami cedera otot, sehingga ia mendapatkan hak yang istimewa itu berkat kinerja De La Torre.
(La Liga)
Baca Juga:
Termasuk Aguero dan Rooney, Ini Lima Pencetak Gol Terbanyak pada Derby Manchester
13 Pemain Arsenal yang Terlupakan: Ada yang Sukses di AC Milan dan Jadi Kapten Leeds United
5 Pemain Juventus untuk Ditukar Dengan Paul Pogba, Ada Cristiano Ronaldo
Regulasi Babak 32 Besar Liga Europa, Mungkinkah Manchester United Lawan AC Milan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













