Pique Bicara Soal Kekalahan Barcelona dari Bayern dan Pemecatan Valverde
Dimas Ardi Prasetya | 26 Oktober 2020 00:46
Bola.net - Gerard Pique mengatakan kekalahan memalukan Barcelona dari Bayern Munchen di Liga Champions memaksa tim menekan tombol reset dan mengakui bahwa pemecatan Ernesto Valverde terasa aneh.
Musim 2019-20 lalu menjadi musim yang pastinya ingin dilupakan Barcelona. Mereka mengakhiri perjalanan tanpa meraih gelar juara sekalipun.
Parahnya perjalanan mereka di Liga Champions berakhir dengan memalukan. Bermain melawan Bayern Munchen di babak perempat final, Lionel Messi dkk dipermak dengan skor gila, 8-2.
Hasil tersebut merupakan kekalahan terbesar Barcelona sejak tahun 1951 silam. Itu juga pertama kalinya mereka kebobolan delapan gol sejak tahun 1946 silam, kala mereka kalah 8-0 dari Sevilla.
Tombol Reset Barcelona
Akibat kekalahan tersebut, Barcelona langsung melakukan perombakan pada timnya. Mereka memecat Quique Setien dan menggantikannya dengan Ronald Koeman.
Beberapa pemain senior juga disingkirkan dari klub. Salah satunya adalah Luis Suarez. Menurut Gerard Pique, kekalahan itu memang harus membuat Barcelona berkaca dan harus melakukan perubahan dalam timnya.
"Anda harus mengkritik diri sendiri ketika Anda kalah dalam pertandingan sepak bola dengan cara seperti itu. Hasil seperti ini tidak terjadi dalam semalam, itu karena ada tingkat pengabaian dari semua orang," ucapnya pada La Vanguardia, via Marca.
"Kami harus menekan tombol reset untuk melihat apa yang terbaik untuk klub. Dari penghinaan, argumen dan menyadari bahwa tidak ada yang tak tergantikan, ada banyak hal yang membutuhkan perubahan," serunya.
"Beberapa perubahan telah terjadi. Namun, penting untuk tidak melakukan semua perubahan sekaligus," tegas Pique.
Pemecatan Valverde Aneh

Sebelum Quique Setien, Barcelona memakai jasa Ernesto Valverde. Namun Valverde dipecat setelah menangani Blaugrana selama dua setengah tahun.
Menurut Gerard Pique, pemecatan ini tergolong aneh. Sebab Valverde sebenarnya cukup berprestasi, meski gagal di Liga Champions.
"Kami tidak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi, tetapi bagi saya memenangkan dua trofi liga dan menjadi yang teratas dan kemudian memecat pelatih di tengah musim tampaknya bukan ide yang bagus," cetus Pique.
Barcelona mengawali musim 2020-21 dengan cukup bagus. Akan tetapi Gerard Pique dkk sempat tersandung melawan Getafe dan yang terbaru mereka dihajar Real Madrid di El Clasico dengan skor 1-3 di Camp Nou.
(Marca)
Berita Barcelona Lainnya:
Kontroversi 'Hadiah Penalti' untuk Real Madrid, Begini Respons Zinedine Zidane
Antoine Griezmann Semakin Tidak Kelihatan
Efek Samping Revolusi Koeman di Barcelona: Leo Messi Jadi Malu-Malu Bikin Gol
El Clasico Perdana, Sergino Dest: Saya Kesal Kami Kalah
Sergio Busquets: Penalti Menguntungkan Real Madrid
Sejak Cristiano Ronaldo Pergi, Lionel Messi Belum Juga Mencetak Gol di El Clasico
Sergio Ramos dan Lionel Messi di El Clasico: Siapa Tampil Lebih Baik?
Meski Jarang Dimainkan, Barcelona Ogah Jual Antoine Griezmann
Protes dari Bench Barcelona Soal Penalti untuk Real Madrid: Itu lelucon! Anda bercanda!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












