Pro dan Kontra, Pantaskah Lionel Messi Raih Gelar Pemain Terbaik FIFA 2019?
Asad Arifin | 24 September 2019 09:40
Bola.net - Lionel Messi telah meraih gelar Pemain Terbaik FIFA 2019. Pada pengumuman yang digelar hari Rabu (24/9/2019) dini hari WIB, Lionel Messi meraih suara lebih banyak dari dua pesaingnya Cristiano Ronaldo dan Virgil van Dijk.
Bagi pemain dengan julukan La Pulga tersebut, ini menjadi gelar pertama yang diraih dalam format Pemain Terbaik FIFA. Akan tetapi, pada format yang berbeda, mega bintang Barcelona sudah pernah meraih gelar serupa.
Pada tahun 2019 lalu, Lionel Messi meraih gelar FIFA World Player of the Year. Sedangkan, saat memakai format FIFA Ballon d'Or, Messi meraihnya sebanyak empat kali, yakni pada 2010, 2011, 20102, dan 2015.
Sukses Lionel Messi meraih gelar Pemain Terbaik FIFA 2019 tidak lepas dari performa apiknya bersama Barcelona musim lalu. Tetapi, tetap ada pro dan kontra akan gelar yang diraih Messi. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Lionel Messi Layak jadi Pemain Terbaik FIFA 2019
Jurnalis Marca, Jaime Rincon, masuk dalam kelompok yang sepakat dan merasa Lionel Messi layak meraih Pemain Terbaik FIFA 2019. Rincon menyebut pemain berusia 32 tahun tersebut tampil bagus pada musim 2018/2019 lalu.
"Messi mencetak 51 gol dalam 49 pertandingan pada ajang La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions. Dia juga memberi dengan 21 assist," ucap Rincon dikutip dari Marca.
Berkat torehan golnya yang gemilang, Lionel Messi menjadi pencetak gol terbanyak di La Liga dan Liga Champions. Bukan hanya itu, jebolan La Masia juga meraih Sepatu Emas Eropa untuk musim 2018/2019.
"Adakah statistik yang lebih objektif dan statistik yang lebih menentukan dalam olahraga daripada statistik sebuah gol?," sambung Rincon.
Rinco mengakhiri pendapatnya dengan argumen bahwa gelar pemain terbaik diraih berdasar capaian individu sang pemain. Dan, dengan tolok ukur tersebut, maka Messi tidak perlu diragukan lagi.
Messi Tidak Layak jadi Pemain Terbaik FIFA 2019
Kolega Jaime Rincon, Alvaro Roca, punya pendapat yang berbeda. Dia tidak sepakat jika Lionel Messi meraih gelar Pemain Terbaik FIFA 2019. Walaupun, dia mengakui Messi meraih sukses di Barcelona.
"Tapi sepak bola, sejauh yang saya tahu, bukan olahraga individu dan saya pikir bencana di Anfield, kekalahan di final Copa del Rey dan Copa America yang dilupakan harus berperan dalam keputusan ini," kata Roca.
Messi gagal di Liga Champions, di Copa del Rey dan tidak mampu meraih gelar bersama timnas Argentina. Dalih ini, khususnya kegagalan di timnas Argentina, membuat Roca tidak melihat Messi sebagai pemain terbaik dunia.
"Virgil van Dijk adalah pemain terbaik di Liverpool dan Premier League. Ia memimpin timnya meraih kemenangan di final Liga Champions," katanya.
Alvaro Roca lebih memilih Virgil van Dijk untuk menjadi Pemain Terbaik FIFA 2019.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










