Rahasia di Balik Start Sempurna Real Madrid: Courtois Ungkap Filosofi Xabi Alonso
Richard Andreas | 28 Agustus 2025 17:52
Bola.net - Real Madrid mengawali musim 2025/2026 dengan performa mengesankan di Liga Spanyol. Di bawah asuhan Xabi Alonso, tim menunjukkan karakteristik baru yang mulai terbentuk sejak matchday perdana kompetisi.
Pendekatan taktis sang pelatih terlihat sangat jelas, khususnya pada sektor pertahanan yang tampil lebih terorganisir. Kondisi ini berbeda jauh dengan musim sebelumnya ketika Los Blancos mengalami ketidakstabilan dan gagal meraih gelar utama.
Setelah transisi kepemimpinan pasca kepergian Carlo Ancelotti menuju Timnas Brasil, Alonso membawa angin segar ke Santiago Bernabeu. Konsistensi menjadi fondasi utama yang mulai nampak dari penampilan skuad.
Awal Solid Bersama Xabi Alonso
Xabi Alonso, alumni akademi Real Sociedad yang sebelumnya sukses membawa Bayer Leverkusen meraih prestasi gemilang, kini dipercaya memimpin proyek besar di Madrid. Langkah perdananya menunjukkan fokus kuat pada pembangunan pondasi yang solid, terutama di lini pertahanan.
Ketangguhan defensif terbukti nyata ketika Thibaut Courtois berhasil menjaga gawangnya dari kebobolan dalam dua pertandingan pembuka musim ini. Real Madrid meraih kemenangan atas Osasuna dan Real Oviedo dengan mengedepankan kedisiplinan bertahan.
Pendekatan tersebut menjadi indikator kuat bahwa Alonso menginginkan timnya memiliki karakter yang tegas, berawal dari stabilitas di lini belakang yang dapat mendukung efektivitas serangan.
Filosofi Tekanan Tinggi

Terkait permainan solid Madrid, khususnya di sektor belakang, kiper utama Thibaut Courtois memberikan penjelasan mendetail tentang filosofi yang diterapkan sang pelatih. Courtois mengungkapkan strategi khusus yang menjadi kunci permainan tim.
"Xabi menginstruksikan kami untuk memulai dengan pressing intensif sejak awal dan menjaga lawan secara ketat. Ketika kami melakukan tekanan di depan, lawan hanya memiliki opsi umpan panjang, dan dari situ kami dapat segera merebut bola untuk melancarkan serangan balik," jelasnya dalam wawancara dengan Realmadrid TV.
Strategi tersebut membuat tim lawan kesulitan untuk keluar dari cengkeraman pressing Madrid. Meski demikian, Courtois menegaskan pentingnya transisi cepat ke posisi bertahan ketika lawan berhasil menembus tekanan.
Melalui koordinasi yang baik, Madrid mampu mengeksekusi pola ini dengan efektif di kedua laga pembuka. Hasilnya bukan hanya berupa kemenangan, melainkan juga munculnya optimisme baru di kalangan penggemar Bernabeu.
Tunas Hijau di Bernabeu
Rangkaian kemenangan dan catatan tanpa kebobolan memberikan sinyal positif untuk perjalanan panjang musim ini. Suporter Bernabeu mulai melihat bibit-bibit harapan dari proyek yang dijalankan Alonso.
Meskipun perjalanan masih sangat panjang, pondasi awal ini menunjukkan visi yang jelas dari sang pelatih. Kombinasi antara pressing tinggi dan pertahanan yang kompak memberikan kepercayaan diri kepada seluruh skuad.
Era kepemimpinan Xabi Alonso di Real Madrid baru saja dimulai, namun start yang menggembirakan ini sudah memberikan harapan bahwa tim dapat kembali berkompetisi untuk merebut trofi juara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 16 September 2026, 12:47
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Buka Suara soal Masa Depan JJ Gabriel di Manchester United
Liga Inggris 17 September 2026, 15:49
-
Michael Carrick Tetap Tenang Usai Manchester United Tumbang dari Brighton
Liga Inggris 17 September 2026, 15:37
-
Debut Bagas Maulana/Apriyani Rahayu di Asian Games 2026: Adaptasi Jadi Tantangan Utama
Bulu Tangkis 17 September 2026, 15:15
-
Alwi Farhan Panaskan Mesin Jelang Asian Games 2026, Dapat Pelajaran dari Kento Momota
Bulu Tangkis 17 September 2026, 14:43
-
Hancur Lebur Wajah Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 17 September 2026, 14:24
-
Shin Tae-yong Bicara soal Persija Jadi Musafir di Bali: Fokus Macan Kemayoran Tak Goyah
Bola Indonesia 17 September 2026, 14:13
-
Energi Karim Adeyemi
Liga Spanyol 17 September 2026, 14:07
-
Igor Tolic Ungkap Makna Besar Kemenangan Persib atas FC Seoul: Lebih dari Sekadar 3 Poin
Bola Indonesia 17 September 2026, 13:16
-
Prediksi Brentford vs Chelsea 19 September 2026
Liga Inggris 17 September 2026, 13:15
-
Prediksi Bayern vs Union Berlin 19 September 2026
Bundesliga 17 September 2026, 12:16
-
Barcelona 7-2 Racing Santander: Transisi Cepat Jadi Senjata
Liga Spanyol 17 September 2026, 11:04
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



