Raiola: Ibra Terasing di Barca Karena Tangisan Messi
Editor Bolanet | 23 Februari 2015 08:55
- Salah seorang super agen Eropa, Mino Raiola membeberkan kisah menarik di balik kegagalan salah seorang kliennya, Zlatan Ibrahimovic selama berkarir di . Pemain asal Swedia tersebut memang menjalani karir yang tidak terlalu menyenangkan saat bergabung dengan Barca selama semusim pada musim 2009-10 silam.
Menurut Raiola, faktor utama yang membuat Zlatan terpinggirkan di Barca adalah karena keluhan yang diajukan Lionel Messi. Raiola menganggap bahwa La Pulga memegang peranan penting di balik keputusan pelatih Josep Guardiola untuk menepikan Ibra.
Saya ingat direktur olahraga Txiki Begiristain memanggil saya dan berkata, 'Lihat Messi sedang kecewa dan sedih karena tidak mencetak banyak gol, Zlatan harus membantu dia'. Zlatan mendengar hal itu dan sepakat untuk membantu Messi dengan cara yang ia bisa, ungkap Raiola seperti dilansir Marca.
Sebulan kemudian, Txiki mengatakan bahwa Guardiola akan mengubah sistem penyerangan meski Zlatan tidak setuju dengan keputusan tersebut. Ia juga mengatakan ada sebuah masalah baru, 'Messi masih kecewa dan menangis kepada Guardiola, ia ingin bermain sebagai penyerang tengah tunggal dan Guardiola tidak akan memainkan dua striker'. Setelah kejadian itu, Pep tidak berbicara lagi dengan Zlatan hingga akhir musim.
Catatan Zlatan di Barca sendiri tidak terlalu buruk, dengan mengemas 22 gol dan 13 assist dalam 46 laga di seluruh kompetisi.[initial]
(mrc/mri)
Menurut Raiola, faktor utama yang membuat Zlatan terpinggirkan di Barca adalah karena keluhan yang diajukan Lionel Messi. Raiola menganggap bahwa La Pulga memegang peranan penting di balik keputusan pelatih Josep Guardiola untuk menepikan Ibra.
Saya ingat direktur olahraga Txiki Begiristain memanggil saya dan berkata, 'Lihat Messi sedang kecewa dan sedih karena tidak mencetak banyak gol, Zlatan harus membantu dia'. Zlatan mendengar hal itu dan sepakat untuk membantu Messi dengan cara yang ia bisa, ungkap Raiola seperti dilansir Marca.
Sebulan kemudian, Txiki mengatakan bahwa Guardiola akan mengubah sistem penyerangan meski Zlatan tidak setuju dengan keputusan tersebut. Ia juga mengatakan ada sebuah masalah baru, 'Messi masih kecewa dan menangis kepada Guardiola, ia ingin bermain sebagai penyerang tengah tunggal dan Guardiola tidak akan memainkan dua striker'. Setelah kejadian itu, Pep tidak berbicara lagi dengan Zlatan hingga akhir musim.
Catatan Zlatan di Barca sendiri tidak terlalu buruk, dengan mengemas 22 gol dan 13 assist dalam 46 laga di seluruh kompetisi.[initial]
Baca Juga
- Mascherano: Aguero Tak Bisa Dibandingkan Dengan Messi
- Digantung Barca, Agen Alves Kecewa Berat
- Mascherano: City Kuat, Tapi Yakin Barca Yang Akan Lolos
- Danilo Pesimis Bisa Gabung Barca
- Duda: Untuk Apa Lempar Handuk Lawan Barca?
- Messi Akui Anoeta Telah Mengubah Barca
- Rexach: Barca Membaik, Madrid Menurun
- Pedro: Messi Unik dan Selalu Berambisi Jadi Yang Terbaik
- 'Gara-Gara' Iniesta, Kapten Villarreal Harus Absen Dua Bulan
- Raiola: Saya Ingin Messi Empat Kali Ganti Klub
- 'Tampil Ganas di Banyak Klub, Zlatan 10 Kali Lebih Hebat Dari Messi'
- Messi Akui Ketahanan Fisiknya Menurun di Usia 27 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45



















