Real Madrid 2007/08: Juara dan Guard of Honour dari Barcelona
Gia Yuda Pradana | 27 Mei 2020 16:27
Bola.net - Real Madrid meraih gelar juara La Liga mereka yang ke-31 pada musim 2007/08. Musim itu, Madrid bahkan menerima Guard of Honour dari sang rival Barcelona.
Di bawah asuhan pelatih Bernd Schuster, Madrid unggul jauh atas lawan-lawannya. Madrid finis dengan 85 poin dari 38 pertandingan (M27 S4 K7). Madrid juga mencetak 84 gol dan cuma kebobolan 36.
Villarreal yang dilatih Manuel Pellegrini, dan memiliki pemain-pemain seperti Diego Godin, Robert Pires, serta Santi Cazorla, finis peringkat dua dengan 77 poin. Sementara itu, Barcelona besutan Frank Rijkaard yang masih diperkuat Ronaldinho finis peringkat tiga dengan 67 poin.
Kesuksesan Madrid musim tersebut tak bisa dilepaskan dari kontribusi masif tiga pemain pilarnya. Tiga pemain itu adalah kapten Raul Gonzalez serta dua wakil kapten, Guti dan Iker Casillas.
Skuad Real Madrid 2007/08
Kiper: Iker Casillas (wakil kapten), Jordi Codina, Jerzy Dudek.
Belakang: Fabio Cannavaro, Gabriel Heinze, Marcelo, Christoph Metzelder, Pepe, Sergio Ramos, Michel Salgado (wakil kapten), Miguel Torres.
Tengah: Mahamadou Diarra, Fernando Gago, Javier Balboa, Julio Baptista, Royston Drenthe, Guti (wakil kapten), Wesley Sneijder.
Depan: Arjen Robben, Gonzalo Higuain, Raul Gonzalez (kapten), Robinho, Javier Saviola, Roberto Soldado, Ruud van Nistelrooy.
Pelatih: Bernd Schuster (Jerman).
Tajamnya Raul Gonzalez
Raul adalah pencetak gol terbanyak Real Madrid di La Liga 2017/08. Musim itu, mantan penyerang Spanyol tersebut mencetak 18 gol (termasuk 3 gol penalti) untuk timnya.
Pemain Madrid dengan torehan gol terbanyak kedua di La Liga musim itu adalah eks bomber Belanda, Ruud van Nistelrooy. Dia menyumbang 16 gol (termasuk 3 gol penalti).
Hanya sayang, torehan 18 gol Raul tak cukup untuk membawanya meraih Trofeo Pichichi. Raul cuma menempati peringkat empat, di bawah Daniel Guiza (27 gol, Mallorca), Luis Fabiano (24 gol, Sevilla), dan Sergio Aguero (19 gol, Atletico Madrid).
Namun, gol-gol Raul dan Nistelrooy berperang sangat besar membawa Madrid ke tangga juara.
Guti Raja Assist
Guti merupakan salah satu otak serangan Madrid musim itu. Total 17 assist dia ciptakan di La Liga musim 2007/08 tersebut.
Dia bahkan menjadi satu-satunya gelandang yang mengukir hat-trick assist (3 assist dalam satu laga) di La Liga 2007/08. Dia melakukannya ketika Madrid menang 3-2 menjamu Villarreal pada pekan ke-21, yang digelar di Santiago Bernabeu, 27 Januari 2008.
Di laga itu, Madrid menang lewat dua gol Robinho dan satu gol Wesley Sneijder.
Guti finis sebagai pencipta assist terbanyak di La Liga 2007/08. Dia unggul atas pemain-pemain seperti Ariel Ibagaza (15 assist, Mallorca), Dani Alves (14 assist, Sevilla), dan Lionel Messi (12 assist, Barcelona).
Tembok Solid Iker Casillas
Salah satu kunci kesuksesan Madrid musim itu adalah lini belakang mereka yang kuat. Kiper Iker Casillas menjadi tembok solid di barisan pertahanan.
Di La Liga musim itu, Casillas mencatatkan jumlah penyelamatan terbanyak (130). Casillas juga paling sedikit kebobolan (32) dibandingkan kiper-kiper lain yang memainkan minimal 33 pertandingan.
Casillas bahkan dianugerahi Trofeo Ricardo Zamora, untuk kiper dengan rasio kebobolan terendah. Casillas rata-rata kebobolan 0,89 gol per laga (32 gol dalam 36 laga). Dia unggul Victor Valdes dari Barcelona di urutan kedua, yang kebobolan 35 gol dalam 35 laga (rata-rata 1 gol per laga).
Guard of Honour
Musim itu, Madrid dua kali mengalahkan Barcelona, tandang dan kandang. El Clasico musim itu benar-benar jadi milik Madrid.
Pada pekan ke-17, di Camp Nou, 23 Desember 2007, Madrid menang 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Julio Baptista di menit 35.
Barcelona di pekan ke-35 menang telak 6-0 atas Valencia. Namun, itu tak cukup untuk menunda pesta juara rivalnya.
Madrid lalu menjamu Barcelona di Santiago Bernabeu pada pekan ke-36, yang digelar 7 Mei 2008. Pada titik itu, Madrid sudah pasti juara. Barcelona pun wajib memberikan Guard of Honour sebelum pertandingan.
Pesta Juara yang Sempurna
Madrid tak cuma menerima Guard of Honour dari sang seteru abadi, tapi juga menghajar mereka 4-1.
Madrid menang lewat gol-gol Raul menit 12, Arjen Robben menit 20, Gonzalo Higuain menit 64, dan Ruud Van Nistelrooy menit 79. Barcelona cuma mencetak satu gol hiburan lewat Thierry Henry di menit 87.
Itu adalah sebuah pesta juara yang sempurna.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Predator Itu Bernama Luca Toni
Long Shots, Senjata Mematikan Joshua Kimmich
Evolusi dan Adaptasi Lionel Messi yang Luput dari Perhatian 2005-2019: Dari Kanan ke Tengah
5 Hal Tentang Luka Modric: Sempat Menjadi Transfer Terburuk La Liga pada 2012
7 Bukti Valentino Rossi Atlet Rendah Hati, Popolo Giallo Pasti Bangga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


