Review: Derby Catalan Milik Barcelona
Editor Bolanet | 27 Mei 2013 03:09
- Barcelona FC sukses meraih kemenangan di Derby Catalan (27/05), usai mengalahkan dengan skor 2-0. Kini mereka membutuhkan sekali kemenangan guna mendekati 100 poin Real Madrid.
Alexis Sanchez membuka keunggulan Barca di babak pertamanya melalui gol briliannya di menit 14'. Sementara Pedro Rodriguez yang masuk di babak kedua, menambah keunggulan timnya menjadi 2-0 pada menit 86'.
Los Azulgrana wajib memenangkan dua laga sisa di musim ini, bila ingin menyamai catatan 100 poin milik rival abadinya Los Blancos pada musim lalu. Kemenangan di Derby Catalan adalah keharusan.
Cesc Fabregas menggantikan posisi sang maha-bintang; Lionel Messi yang absen akibat cedera otot. Sementara David Villa dan Sanchez akan membantu serangan Barca dari sisi luar.
Laga sudah berjalan 15, Barca mendominasi laju pertandingan dengan permainan tiki-taka dan ball-possession. Bahkan Sanchez sanggup memberi keunggulan bagi timnya, dengan gol cantiknya.
Berawal dari one-two dengan Villa, punggawa Timnas tersebut masuk ke lini pertahanan Espanyol dan melewati dua orang pemain, sebelum akhirnya mengakhiri proses dengan gol placing ke tiang jauh. 1-0 Barca unggul sementara.
Di sela-sela pertandingan, suporter Los Periquitos -julukan Espanyol- memberi penghormatan kepada Dani Jarque, yang meninggal akibat serangan jantung pada 2009 silam lewat nyanyian sepanjang 22 menit.
Espanyol bukannya tanpa perlawanan. Mereka sukses meningkatkan tempo permainan serta menciptakan beberapa peluang dari Sergio Garcia, Wakaso Mubarak dan Joan Verdu. Namun, hingga menit ke-30 kedudukan tidak berubah. 0-1.
Fabregas sebenarnya berpeluang menambah keunggulan timnya pada menit ke-31. Berawal dari chip Alex Song dari tengah, tendangan pemain bernomor punggung empat itu tipis melewati tiang gawang Espanyol. Kala itu ia nampak kecewa dengan penyelesaian akhirnya.
Babak pertama telah usai, dan skor masih tetap 0-1 untuk Barcelona. Sekilas mengenai fakta pertandingan. Espanyol gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir La Liga. Sedangkan Xavi dkk hanya mampu memenangkan dua dari delapan laga tandang terakhir.
Peluit babak kedua dibunyikan, tuan rumah langsung menekan Barcelona. Kolaborasi berbahaya Garcia dan Mubarok menjadi momok pertahanan Gerard Pique dkk. Namun, gol balasan belum juga muncul.
Kekalahan terakhir Los Azulgrana di markas Espanyol terjadi pada Januari 2007 silam. Hingga enam tahun ini kemenangan pasukan Javier Aguirre sangatlah dinanti-nanti.
Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-51, setelah suporter Los Periquitos melempar tisyu toilet di dekat gawang Victor Valdes.
Hingga menit ke-70 skor masih tidak berubah. Barcelona tetap mendominasi ball-possesion sebanyak 72%, sementara Espanyol hanya 28%.
Derby Catalan kali ini berjalan sangat ketat. Si kulit bundar hanya berkutit di tengah lapangan, tanpa memberikan peluang yang berarti. Bahkan Wakaso Mubarak harus diusir keluar lapangan, setelah dinilai wasit melakukan protes berlebihan.
Tak hanya unggul gol, kini Barcelona juga unggul dalam segi pemain. Namun, apa bisa mereka menambah keunggulan atas rival sekotanya?
Di menit ke-84, Andres Iniesta digantikan oleh sang maestro Xavi. Hadirnya pemain veteran Barca itu menghidupkan kedinamisan lini tengah tim asuhan Tito Vilanova.
Dan gol yang dinanti-nanti akhirnya muncul juga. Pemain pengganti Pedro berhasil menambah keunggulan timnya menjadi 2-0. Kolaborasi apiknya dengan Xavi sukses menaklukkan kiper Cristian Alvarez.
Namun, hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan, tak ada gol yang kembali tercipta. Gol terakhir Pedro menutup Derby Catalan dengan kemenangan Barca 2-0. Kini, mereka hanya butuh tiga poin lagi untuk menyamai rekor Madrid pada musim lalu.
Line-up Kedua Tim:
Espanyol (4-2-3-1): Alvarez; Lopez, Colotto, Rodriguez (Kartu kuning 45'), Capdevila (Kartu kuning 81'); Sanchez (Simao 72'), Forlin (Kartu kuning 88'); Stuani (Alfonso 89'), Verdu (Gomez 89'), Mubarak (Kartu merah 80'); Garcia.
Barcelona (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Alba; Iniesta (Kartu kuning 67' + Xavi 84'), Thiago, Song; Villa (Pedro 71'), Cesc (Kartu kuning 88'), Alexis (Tello 84').
Statistik Permainan Espanyol vs Barcelona:
Shot: 6 - 10
Alexis Sanchez membuka keunggulan Barca di babak pertamanya melalui gol briliannya di menit 14'. Sementara Pedro Rodriguez yang masuk di babak kedua, menambah keunggulan timnya menjadi 2-0 pada menit 86'.
Los Azulgrana wajib memenangkan dua laga sisa di musim ini, bila ingin menyamai catatan 100 poin milik rival abadinya Los Blancos pada musim lalu. Kemenangan di Derby Catalan adalah keharusan.
Cesc Fabregas menggantikan posisi sang maha-bintang; Lionel Messi yang absen akibat cedera otot. Sementara David Villa dan Sanchez akan membantu serangan Barca dari sisi luar.
Laga sudah berjalan 15, Barca mendominasi laju pertandingan dengan permainan tiki-taka dan ball-possession. Bahkan Sanchez sanggup memberi keunggulan bagi timnya, dengan gol cantiknya.
Berawal dari one-two dengan Villa, punggawa Timnas tersebut masuk ke lini pertahanan Espanyol dan melewati dua orang pemain, sebelum akhirnya mengakhiri proses dengan gol placing ke tiang jauh. 1-0 Barca unggul sementara.
Di sela-sela pertandingan, suporter Los Periquitos -julukan Espanyol- memberi penghormatan kepada Dani Jarque, yang meninggal akibat serangan jantung pada 2009 silam lewat nyanyian sepanjang 22 menit.
Espanyol bukannya tanpa perlawanan. Mereka sukses meningkatkan tempo permainan serta menciptakan beberapa peluang dari Sergio Garcia, Wakaso Mubarak dan Joan Verdu. Namun, hingga menit ke-30 kedudukan tidak berubah. 0-1.
Fabregas sebenarnya berpeluang menambah keunggulan timnya pada menit ke-31. Berawal dari chip Alex Song dari tengah, tendangan pemain bernomor punggung empat itu tipis melewati tiang gawang Espanyol. Kala itu ia nampak kecewa dengan penyelesaian akhirnya.
Babak pertama telah usai, dan skor masih tetap 0-1 untuk Barcelona. Sekilas mengenai fakta pertandingan. Espanyol gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir La Liga. Sedangkan Xavi dkk hanya mampu memenangkan dua dari delapan laga tandang terakhir.
Peluit babak kedua dibunyikan, tuan rumah langsung menekan Barcelona. Kolaborasi berbahaya Garcia dan Mubarok menjadi momok pertahanan Gerard Pique dkk. Namun, gol balasan belum juga muncul.
Kekalahan terakhir Los Azulgrana di markas Espanyol terjadi pada Januari 2007 silam. Hingga enam tahun ini kemenangan pasukan Javier Aguirre sangatlah dinanti-nanti.
Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-51, setelah suporter Los Periquitos melempar tisyu toilet di dekat gawang Victor Valdes.
Hingga menit ke-70 skor masih tidak berubah. Barcelona tetap mendominasi ball-possesion sebanyak 72%, sementara Espanyol hanya 28%.
Derby Catalan kali ini berjalan sangat ketat. Si kulit bundar hanya berkutit di tengah lapangan, tanpa memberikan peluang yang berarti. Bahkan Wakaso Mubarak harus diusir keluar lapangan, setelah dinilai wasit melakukan protes berlebihan.
Tak hanya unggul gol, kini Barcelona juga unggul dalam segi pemain. Namun, apa bisa mereka menambah keunggulan atas rival sekotanya?
Di menit ke-84, Andres Iniesta digantikan oleh sang maestro Xavi. Hadirnya pemain veteran Barca itu menghidupkan kedinamisan lini tengah tim asuhan Tito Vilanova.
Dan gol yang dinanti-nanti akhirnya muncul juga. Pemain pengganti Pedro berhasil menambah keunggulan timnya menjadi 2-0. Kolaborasi apiknya dengan Xavi sukses menaklukkan kiper Cristian Alvarez.
Namun, hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan, tak ada gol yang kembali tercipta. Gol terakhir Pedro menutup Derby Catalan dengan kemenangan Barca 2-0. Kini, mereka hanya butuh tiga poin lagi untuk menyamai rekor Madrid pada musim lalu.
Line-up Kedua Tim:
Espanyol (4-2-3-1): Alvarez; Lopez, Colotto, Rodriguez (Kartu kuning 45'), Capdevila (Kartu kuning 81'); Sanchez (Simao 72'), Forlin (Kartu kuning 88'); Stuani (Alfonso 89'), Verdu (Gomez 89'), Mubarak (Kartu merah 80'); Garcia.
Barcelona (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Alba; Iniesta (Kartu kuning 67' + Xavi 84'), Thiago, Song; Villa (Pedro 71'), Cesc (Kartu kuning 88'), Alexis (Tello 84').
Statistik Permainan Espanyol vs Barcelona:
Shot: 6 - 10
Shot on goal: 2 - 4
Pelanggaran: 13- 10
Corner kick: 4 - 5
Offside: 0 - 4
Ball Possession: 30% - 70%
Kartu kuning: 4 - 2
Kartu merah: 1 - 0.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juara La Liga Sudah, Hansi Flick Ingin Juara UCL Bareng Barcelona
Liga Champions 9 September 2026, 13:43
-
Hansi Flick Bidik Gelar Liga Champions Bersama Barcelona
Liga Champions 9 September 2026, 00:05
-
Lamine Yamal Tanggapi Keluhan Real Madrid soal Wasit
Liga Spanyol 8 September 2026, 23:02
-
Daftar Lengkap Nominasi Ballon dOr 2026: Ada Messi, Mbappe, hingga Yamal
Liga Champions 8 September 2026, 22:04
-
Lamine Yamal Tegaskan Ambisi Barcelona Menangkan Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 21:27
LATEST UPDATE
-
Ini Instruksi Khusus Xabi Alonso Sehingga Chelsea Bisa Kalahkan Leeds United
Liga Inggris 10 September 2026, 08:21
-
Liverpool Comeback Lawan Atletico Madrid, Szoboszlai: Malam yang Gila!
Liga Champions 10 September 2026, 07:37
-
Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid, Andoni Iraola Acungi Perjuangan Liverpool
Liga Champions 10 September 2026, 06:42
-
Cetak Gol Lagi, Raphinha Makin Nyaman Jadi Ujung Tombak Barcelona
Liga Champions 10 September 2026, 05:40
-
Hajar Feyenoord, Hansi Flick Minta Barcelona Tetap Membumi!
Liga Champions 10 September 2026, 05:20
-
Man of the Match PSG vs Slovan Bratislava: Ferran Torres
Liga Champions 10 September 2026, 05:19
-
Man of the Match Napoli vs Arsenal: Martin Odegaard
Liga Champions 10 September 2026, 05:14
-
Hasil PSG vs Slovan Bratislava: Ferran Torres Hat-trick, Dembele 2 Gol
Liga Champions 10 September 2026, 05:04
-
Hasil Napoli vs Arsenal: Martin Odegaard Menjadi Penentu Kemenangan
Liga Champions 10 September 2026, 04:59
-
Man of the Match Chelsea vs Leeds United: Cole Palmer!
Liga Inggris 10 September 2026, 04:26
-
Man of the Match Liverpool vs Atletico Madrid: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 10 September 2026, 04:17
-
Hasil Liverpool vs Atletico Madrid: Comeback Sempurna The Reds di Anfield!
Liga Champions 10 September 2026, 03:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



