Review: Kudeta Sempurna Barcelona
Editor Bolanet | 8 Maret 2015 19:55
- Kudeta yang sempurna dari . Ya, sebuah kemenangan telak 6-1 saat menjamu Rayo Vallecano sukses mengantar Blaugrana menggeser Real Madrid di puncak klasemen sementara.
Lionel Messi menjadi pahlawan pada laga yang digelar di Camp Nou, Minggu (08/3) petang. Penyerang Argentina itu mencetak tiga gol untuk melengkapi gol-gol dari Luis Suarez (dua gol) dan Gerard Pique. Sementara satu gol balasan Rayo dicetak Alberto Bueno dari titik penalti.
Barcelona yang kali ini tak bisa memainkan Neymar yang terkena akumulasi dan Sergio Busquets yang cedera langsung menggebrak sejak menit awal. Mengandalkan trio Pedro, Lionel Messi dan Luis Suarez, Barca mampu mengejutkan Rayo Vallecano lewat gol cepat menit keenam.
Adalah Luis Suarez yang mampu membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Memanfaatkan umpan Xavi Hernandez, Suarez mampu lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan kiper Rayo, Cristian Alvarez.
Sukses mencetak gol cepat, Barca tak berhenti begitu saja. Tiga menit berselang, Barcelona kembali mendapatkan peluang. Suarez yang lolos dari jebakan offside mampu melewati kiper Rayo. Sayang, umpannya kepada Pedro yang telah berdiri di depan kotak penalti tak akurat sehingga mampu diintersep bek Rayo.
Pada menit ke-12, sebuah insiden terjadi di dalam kotak penalti Rayo. Suarez yang merangsek ke dalam kotak terlarang terjatuh setelah mendapatkan gangguan dari bek Abdoulaye Ba. Namun wasit tak menganggap itu sebagai sebuah penalti.
Usai insiden tersebut, Barcelona sama sekali tak memberikan peluang bagi Rayo untuk mengambil nafas. Serangan demi serangan terus dilancarkan Messi dkk ke pertahanan Rayo. Namun hingga babak pertama berakhir skor 1-0 tak berubah.
Barcelona tampaknya tahu betul bagaimana melemahkan mental tim seperti Rayo. Sama seperti gol pertama, Barca kembali mengejutkan di awal-awal pertandingan. Kali ini sebuah sontekan Gerard Pique memanfaatkan bola pantul sundulan Jordi Alba yang menerpa mistar gawang.
Unggul dua gol Barcelona terus bersemangat melancarkan serangan. Pada menit ke-54, petaka datang untuk Rayo Vallecano. Tito mendapatkan kartu kuning kedua setelah dinilai melanggar Suarez di dalam kotak penalti. Meski sempat diulang, eksekusi penalti Lionel Messi sukses membawa Barca unggul 3-0.
Unggul jumlah pemain, Barcelona semakin leluasa menguasai bola dan melancarkan serangan demi serangan. Menit ke-63, Messi kembali sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan bola rebound hasil tendangan Suarez yang gagal ditangkap Alvarez.
Tak berhenti di situ, Messi sukses mencetak gol ketiganya lima menit kemudian. Kali ini, Messi menunjukkan sentuhan magisnya di dalam kotak penalti dengan mengelabui tiga pemain, termasuk kiper, sebelum memasukkan bola ke dalam gawang. Barcelona pun unggul lima gol tanpa balas.
Keasyikan menyerang, Barcelona lengah mengamankan lini belakang. Leo Baptistao yang lolos dari jebakan offside terpaksa dijatuhkan Dani Alves di dalam kotak penalti pada menit 81. Tanpa ampun, wasit menunjuk titik penalti dan menghadiahi Alves kartu merah. Alberto Bueno yang maju sebagai eksekutor mampu menaklukkan Claudio Bravo. Skor pun berubah menjadi 5-1.
Di sisa waktu pertandingan, Barcelona kembali mendapatkan peluang memperbesar keunggulan. Sayang, Luis Suarez yang mendapatkan umpan cantik dari Ivan Rakitic gagal menaklukkan Alvarez.
Pada masa injury time, setelah gagal dua kali memaksimalkan peluang, Suarez akhirnya sukses menambah keunggulan tuan rumah. Memanfaatkan umpan Messi, Suarez sukses menghindari sergapan kiper Rayo sebelum memasukkan bola ke dalam gawang. Skor 6-1 untuk keunggulan tuan rumah pun tak berubah hingga pertandingan berakhir.
Dengan raihan tiga poin tersebut, Barcelona sukses mengkudeta posisi Real Madrid di puncak klasemen. Barcelona mengoleksi 62 poin, sementara sang pesaing terdekat tertinggal satu poin lebih sedikit.
Susunan pemain
: Claudio Bravo; Dani Alves, Gerard Pique, Jeremy Mathieu, Jordi Alba (Adriano 69'); Javier Mascherano, Xavi Hernandez, Andres Iniesta (Rafinha 65'); Lionel Messi, Luis Suarez, Pedro Rodriguez
Rayo Vallecano: Cristian Alvarez; Tito, Abdoulaye Ba, Antonio Amaya, Emiliano Insua; Jozabed Sanchez (Quini 65'), Roberto Trashorras; Lica (Aquino 69'), Alberto Bueno, Gael Kakuta; Leo Baptistao (Manucho 81') (bola/dzi)
Lionel Messi menjadi pahlawan pada laga yang digelar di Camp Nou, Minggu (08/3) petang. Penyerang Argentina itu mencetak tiga gol untuk melengkapi gol-gol dari Luis Suarez (dua gol) dan Gerard Pique. Sementara satu gol balasan Rayo dicetak Alberto Bueno dari titik penalti.
Barcelona yang kali ini tak bisa memainkan Neymar yang terkena akumulasi dan Sergio Busquets yang cedera langsung menggebrak sejak menit awal. Mengandalkan trio Pedro, Lionel Messi dan Luis Suarez, Barca mampu mengejutkan Rayo Vallecano lewat gol cepat menit keenam.
Adalah Luis Suarez yang mampu membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Memanfaatkan umpan Xavi Hernandez, Suarez mampu lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan kiper Rayo, Cristian Alvarez.
Sukses mencetak gol cepat, Barca tak berhenti begitu saja. Tiga menit berselang, Barcelona kembali mendapatkan peluang. Suarez yang lolos dari jebakan offside mampu melewati kiper Rayo. Sayang, umpannya kepada Pedro yang telah berdiri di depan kotak penalti tak akurat sehingga mampu diintersep bek Rayo.
Pada menit ke-12, sebuah insiden terjadi di dalam kotak penalti Rayo. Suarez yang merangsek ke dalam kotak terlarang terjatuh setelah mendapatkan gangguan dari bek Abdoulaye Ba. Namun wasit tak menganggap itu sebagai sebuah penalti.
Usai insiden tersebut, Barcelona sama sekali tak memberikan peluang bagi Rayo untuk mengambil nafas. Serangan demi serangan terus dilancarkan Messi dkk ke pertahanan Rayo. Namun hingga babak pertama berakhir skor 1-0 tak berubah.
Barcelona tampaknya tahu betul bagaimana melemahkan mental tim seperti Rayo. Sama seperti gol pertama, Barca kembali mengejutkan di awal-awal pertandingan. Kali ini sebuah sontekan Gerard Pique memanfaatkan bola pantul sundulan Jordi Alba yang menerpa mistar gawang.
Unggul dua gol Barcelona terus bersemangat melancarkan serangan. Pada menit ke-54, petaka datang untuk Rayo Vallecano. Tito mendapatkan kartu kuning kedua setelah dinilai melanggar Suarez di dalam kotak penalti. Meski sempat diulang, eksekusi penalti Lionel Messi sukses membawa Barca unggul 3-0.
Unggul jumlah pemain, Barcelona semakin leluasa menguasai bola dan melancarkan serangan demi serangan. Menit ke-63, Messi kembali sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan bola rebound hasil tendangan Suarez yang gagal ditangkap Alvarez.
Tak berhenti di situ, Messi sukses mencetak gol ketiganya lima menit kemudian. Kali ini, Messi menunjukkan sentuhan magisnya di dalam kotak penalti dengan mengelabui tiga pemain, termasuk kiper, sebelum memasukkan bola ke dalam gawang. Barcelona pun unggul lima gol tanpa balas.
Keasyikan menyerang, Barcelona lengah mengamankan lini belakang. Leo Baptistao yang lolos dari jebakan offside terpaksa dijatuhkan Dani Alves di dalam kotak penalti pada menit 81. Tanpa ampun, wasit menunjuk titik penalti dan menghadiahi Alves kartu merah. Alberto Bueno yang maju sebagai eksekutor mampu menaklukkan Claudio Bravo. Skor pun berubah menjadi 5-1.
Di sisa waktu pertandingan, Barcelona kembali mendapatkan peluang memperbesar keunggulan. Sayang, Luis Suarez yang mendapatkan umpan cantik dari Ivan Rakitic gagal menaklukkan Alvarez.
Pada masa injury time, setelah gagal dua kali memaksimalkan peluang, Suarez akhirnya sukses menambah keunggulan tuan rumah. Memanfaatkan umpan Messi, Suarez sukses menghindari sergapan kiper Rayo sebelum memasukkan bola ke dalam gawang. Skor 6-1 untuk keunggulan tuan rumah pun tak berubah hingga pertandingan berakhir.
Dengan raihan tiga poin tersebut, Barcelona sukses mengkudeta posisi Real Madrid di puncak klasemen. Barcelona mengoleksi 62 poin, sementara sang pesaing terdekat tertinggal satu poin lebih sedikit.
Susunan pemain
: Claudio Bravo; Dani Alves, Gerard Pique, Jeremy Mathieu, Jordi Alba (Adriano 69'); Javier Mascherano, Xavi Hernandez, Andres Iniesta (Rafinha 65'); Lionel Messi, Luis Suarez, Pedro Rodriguez
Rayo Vallecano: Cristian Alvarez; Tito, Abdoulaye Ba, Antonio Amaya, Emiliano Insua; Jozabed Sanchez (Quini 65'), Roberto Trashorras; Lica (Aquino 69'), Alberto Bueno, Gael Kakuta; Leo Baptistao (Manucho 81') (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





