Revolusi di Barcelona? Bukan Barang Baru Buat Ronald Koeman
Yaumil Azis | 20 Agustus 2020 00:26
Bola.net - Ronald Koeman mendapatkan tugas yang berat di klub barunya, yakni Barcelona. Ia harus melakukan revolusi besar-besaran agar raksasa Spanyol tersebut bisa kembali ke jalur yang seharusnya.
Kiprah Barcelona belakangan ini memang sedikit melenceng. Setelah pemecatan Ernesto Valverde dan kedatangan Quique Setien, mereka hanya mampu mendapatkan torehan negatif.
Barcelona gagal mempertahankan statusnya sebagai juara La Liga, di mana ajang tersebut berhasil dijuarai rival bebuyutan, Real Madrid. Tidak hanya itu, Barcelona juga tersingkir dari pentas Liga Champions.
Lionel Messi dkk bahkan tersingkir secara memalukan. Ya, Barcelona tumbang atas Bayern Munchen di babak perempat final dengan skor telak 2-8.
Kekalahan tersebut membuat Barcelona sadar kebutuhan untuk melakukan revolusi skuat. Dan bagi mereka, Koeman adalah sosok yang tepat untuk melaksanakan tugas tersebut pada musim depan.
Namun apakah benar Koeman adalah sosok yang tepat bagi Barcelona saat ini? Marca telah menghimpun sejumlah alasan mengapa Barcelona butuh Koeman untuk menjalankan proses revolusinya mulai musim depan.
Tiba saat Klub Mengalami Masalah
Koeman tiba di Barcelona dalam situasi yang paling buruk. Kendati demikian, krisis di ruang ganti bukanlah hal asing buat pria berumur 57 tahun tersebut.
Timnas Belanda gagal mengikuti dua kompetisi besar lantaran gagal melewati fase kualifikasi. Itu adalah torehan buruk bagi sebuah tim yang dikaruniai oleh sejumlah atlet bertalenta di pentas sepakbola internasional saat ini.
Catatan tersebut semakin terasa buruk jika melihat pencapaian Belanda pada dua kompetisi sebelumnya. Ya, mereka berhasil mencapai babak final Piala Dunia 2010 dan semifinal Piala Dunia 2014.
Akhir dari Sebuah Era
Saat Koeman dipercaya menukangi Timnas Belanda, ia diwarisi skuat dengan pemain berusia lanjut. Seperti Robin van Persie, Arjen Robben, dan Wesley Sneijder. Situasi ini kurang lebih sama dengan apa yang dialami Barcelona saat ini.
Sekarang Barcelona diperkuat oleh sejumlah pemain dengan usia mendekati masa pensiun seperti Luis Suarez, Sergio Busquets, dan Gerard Pique. Revolusi berarti Koeman harus segera mendapatkan pengganti ketiga sosok itu.
Koeman sendiri telah membuktikan bisa melakukannya saat di Belanda. Ia memberikan kesempatan kepada Matthijs De Ligt, Donny van de Beek, Denzel Dumfries dan Frenkie De Jong yang membantu Die Oranje lolos ke Euro 2020 serta menjadi finalis UEFA Nations League.
Berpatok pada De Jong
Ada satu sosok familiar yang akan ditemui Koeman di skuat Barcelona sekarang, yakni Frenkie De Jong. Sebagaimana yang diketahui, keduanya pernah bekerja sama di Timnas Belanda.
Koeman nampaknya tahu persis cara untuk memanfaatkan seluruh potensinya. "Posisi yang ia mainkan sekarang berbeda dengan yang dimainkan di Belanda," ucapnya kepada Marca pada bulan Maret lalu.
"Dia belajar bermain lebih maju ke depan, itu tak sepenuhnya buruk, tapi bukan posisi terbaiknya. Bagi saya, dia tampil lebih baik jika ditaruh lebih ke dalam," tandasnya.
Bisa dipastikan Koeman akan menjadikan De Jong sebagai poros permainan Barcelona di musim depan. Dan ini bisa menjadi patokan pergerakan klub di bursa transfer musim panas ini.
(Marca)
Baca Juga:
Sederet Statistik Penting Ronald Koeman, Fans Barcelona Wajib Tahu
Barcelona Anjlok, Rivaldo Prediksi Bartomeu Bakal Kehilangan Jabatannya
Josep Maria Bartomeu: Barcelona Mustahil Pulangkan Neymar
Versi Xavi, Ini Tiga Posisi yang Harus Dibenahi Manchester City Musim Depan
Ketimbang ke MU, Donny van de Beek Disarankan Ikut Koeman ke Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


