Ronaldo Bantah Sindir Mourinho Lewat Selebrasi
Editor Bolanet | 9 Agustus 2013 09:35
- Penyerang bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, menepis tudingan bahwa dirinya sengaja menyindir eks pelatihnya, Jose Mourinho, melalui selebrasi gol ke gawang .
Sebelumnya pada pertandingan final Guinness International Champions Cup, Ronaldo berhasil memenangkan El Real melalui dua gol yang ditorehkannya. Usai laga, CR7 mengaku berbicara lewat aksi di lapangan, dan tak terpengaruh dengan komentar dari luar pertandingan.
Hal itu diyakini merupakan 'serangan balasan' kepada The Special One, yang sempat beropini bahwa Ronaldo yang asli berasal dari Brasil. Namun seusai pertandingan di Miami kemarin, manajer asal Portugal itu telah membantah sindiran pada mantan anak buahnya.
Kini bantahan turut muncul dari sang pemain. Menurut Ronaldo, perasaan dendam hanya dimiliki para pecundang. Selain itu, Ronaldo juga mengatakan jika dirinya sama sekali tak menaruh dendam kepada pelatih yang juga kompatriotnya tersebut.
Saya melihat ke arah bench tim saya sendiri, kepada rekan setim saya usai mencetak gol, tutur pemain 28 tahun itu.
Saya tak menyadari keberadaan Mourinho, karena saya tak melihatnya, namun saya bersama seluruh staf teknis Chelsea. Saya tak punya dendam. Itu semua hanya untuk para pecundang. [initial]
(espn/atg)
Sebelumnya pada pertandingan final Guinness International Champions Cup, Ronaldo berhasil memenangkan El Real melalui dua gol yang ditorehkannya. Usai laga, CR7 mengaku berbicara lewat aksi di lapangan, dan tak terpengaruh dengan komentar dari luar pertandingan.
Hal itu diyakini merupakan 'serangan balasan' kepada The Special One, yang sempat beropini bahwa Ronaldo yang asli berasal dari Brasil. Namun seusai pertandingan di Miami kemarin, manajer asal Portugal itu telah membantah sindiran pada mantan anak buahnya.
Kini bantahan turut muncul dari sang pemain. Menurut Ronaldo, perasaan dendam hanya dimiliki para pecundang. Selain itu, Ronaldo juga mengatakan jika dirinya sama sekali tak menaruh dendam kepada pelatih yang juga kompatriotnya tersebut.
Saya melihat ke arah bench tim saya sendiri, kepada rekan setim saya usai mencetak gol, tutur pemain 28 tahun itu.
Saya tak menyadari keberadaan Mourinho, karena saya tak melihatnya, namun saya bersama seluruh staf teknis Chelsea. Saya tak punya dendam. Itu semua hanya untuk para pecundang. [initial]
(espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Menang 6-4, Ada 4 Pelajaran Penting dari Debut Xabi Alonso
Liga Inggris 28 Juli 2026, 20:50
-
Real Madrid Punya 6 Talenta Muda yang Siap Bersinar di Musim 2026/27
Liga Spanyol 28 Juli 2026, 19:56
-
Rekap Transfer Resmi Premier League 2026/2027
Liga Inggris 28 Juli 2026, 18:51
-
Seru! Chelsea Menangkan Drama 10 Gol di Debut Xabi Alonso
Liga Inggris 28 Juli 2026, 18:41
LATEST UPDATE
-
Marcus Rashford Berpotensi Gabung Klub Rival Manchester United
Liga Inggris 30 Juli 2026, 07:05
-
Inter Milan Tak Bisa Belanja Gila-gilaan seperti Klub Premier League
Liga Italia 30 Juli 2026, 05:55
-
Theo Hernandez Ditawarkan ke Juventus
Liga Italia 30 Juli 2026, 05:17
-
Liverpool Siapkan Tawaran Resmi untuk Bradley Barcola
Liga Inggris 30 Juli 2026, 05:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16















