Sejak Bertandang ke Napoli, Rakitic Sudah Sadar Kalau Covid-19 Berbahaya
Yaumil Azis | 23 Maret 2020 06:51
Bola.net - Banyak orang yang cukup terkejut melihat imbas dari penyebaran virus corona dalam dunia sepak bola. Kecuali gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, yang sudah menyadari bahaya virus tersebut sejak bertandang ke markas Napoli.
Belum lama ini, pemerintah Spanyol menerapkan kebijakan lockdown dan memaksa seluruh masyarakat untuk melakukan karantina di rumah. Hal ini ditujukan agar penyebaran virus Corona tidak semakin merajalela.
Sampai berita ini diturunkan, sedikitnya ada 1720 kasus kematian yang berkaitan dengan virus Corona di seluruh wilayah Spanyol. 394 di antaranya terjadi dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Sementara itu, La Liga sebagai kompetisi resmi sepak bola di Spanyol juga mengalami penundaan. Beberapa kompetisi lain seperti Premier League beserta Liga Champions pun merasakan hal yang serupa.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bukan Sebuah Kejutan
Masalah utama dari penyebaran virus ini adalah publik yang masih memandang remeh. Banyak yang beranggapan kalau virus Corona tidak membahayakan karena banyaknya pasien sembuh dari penyakit tersebut.
Jelas saja kalau masyarakat terkejut melihat parahnya penyebaran virus Corona. Namun tidak dengan Rakitic, yang sudah menyadari bahaya penyakit pandemi tersebut sejak bertandang ke markas Napoli bulan Februari lalu.
"Itu bukan sebuah kejutan. Saat kami ke Naples, banyak yang membicarakannya di Italia dan saya berkata ke Xavi (dokter tim) bahwa ini bisa jadi lebih parah," ujarnya kepada Barca TV dalam wawancara di rumahnya.
"Sekarang inilah hal terbaik yang bisa kami lakukan. Saya ingin keluar dan berjalan-jalan, namun itu tidak perlu. Kami harus berada di dalam ruangan. Saya tak suka, tapi ini penting dan harus dilakukan," lanjutnya.
Tak Sabar Ingin Berlatih Lagi
Rakitic juga mengatakan bahwa dirinya sudah tidak sabar ingin segera kembali berlatih bersama rekan-rekannya. Namun, ia tidak yakin pemain Barcelona bakalan dalam kondisi 100 persen mengingat lamanya proses karantina.
"Tentu saja, kami akan kehilangan adrenalin yang cukup besar. Ini tidak akan terasa seperti di musim panas, saat anda memiliki satu musim yang panjang," tambah Rakitic.
"Hampir mustahil kembali dalam kondisi 100 persen setelah satu bulan lamanya, tapi kami takkan kekurangan hasrat sama sekali," pungkas gelandang berkebangsaan Kroasia tersebut.
Jika semuanya baik-baik saja, Barcelona bakalan kembali bermain pada hari Minggu (5/4/2020) mendatang. Skuat besutan Quique Setien itu akan melawan Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











