Setelah 2 Laga, Bagaimana Performa Barcelona di Bawah Quique Setien? Ambyar!
Asad Arifin | 24 Januari 2020 10:52
Bola.net - Quique Setien sudah melewatkan dua laga sebagai pelatih Barcelona. Dua kemenangan mampu diraih. Namun, apakah performa Barcelona sudah bagus? Jawabnya masih jauh dari harapan.
Quique Setien memulai kiprahnya sebagai pelatih Barcelona pada laga kontra Granada, Senin (20/1/2020) di Camp Nou. Barcelona menang dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Lionel Messi pada menit ke-76.
Pada laga kedua, Barcelona harus menang sudah payah atas klub Segunda B, Ibiza. Barcelona menang dengan skor 1-2, lewat gol Antoine Griezmann. Gol tercipta pada menit 72 dan 90+2.
Dari sisi hasil, Barcelona meraih hasil positif. Barcelona menang dua laga beruntun usai kalah dari Atletico Madrid di ajang Supercopa de Espana. Tetapi, Quique Setien dianggap punya pekerjaan besar.
Barcelona Masih Ambyar
Pada laga melawan Granada, Barcelona melepaskan lebih dari 1000 umpan. Los Cules mendapat penguasaan bola lebih dari 80 persen. Pada laga kontra Ibiza, Barcelona juga mampu tampil sangat dominan dalam penguasaan bola.
"Ibiza lebih baik dalam hal intensitas dan permainan. Pasukan Quique Setien beruntung tidak tertinggal 2-0 sebelum jeda babak pertama," kata jurnalis Marca, Luis F. Rojo.
Barcelona memang tampil buruk di babak pertama. Sebab, di tengah kesuksesan mendominasi penguasaan bola, Barcelona tidak melepaskan satu pun tendangan ke arah gawang Ibiza.
"Benar mereka mendominasi penguasaan bola lagi dengan jumlah operan yang tinggi, tetapi angka-angka itu tidak berubah menjadi peluang," kata Luis F. Rojo.
"Mereka tidak menggerakkan bola dengan cukup cepat. Dua, tiga, empat sentuhan. Ini bukan bagaimana Anda menghancurkan lawan. Barcelona ambyar ketika mereka sampai di tepi area penalti," sambungnya.
Sebagai catatan, Barcelona hanya melepas tiga tendangan tepat sasaran pada laga melawan Ibiza.
Kualitas Individu jadi Andalan

Barcelona tidak bisa 'membunuh' lawan dengan permainan kolektif. Mereka tidak mampu menciptakan situasi berbahaya. Pada akhirnya, Barcelona harus kembali pada resep lama mereka: andalkan kualitas individu pemain.
Pada laga melawan Granada, Barcelona diselamatkan Lionel Messi. Lalu, Griezmann menjadi bintang saat berjumpa Granada.
"Pertandingan ditentukan oleh kualitas individu dan bukan permainan. [Lawan Ibiza] Dua umpan luar biasa dari De Jong dan Jordi Alba memungkinkan Griezmann untuk menyelesaikan dengan berkelas."
"Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan Quique Setien. Dari apa yang kami lihat dalam dua pertandingan terakhir ini, penguasaan bola harus menghasilkan lebih banyak peluang. Dengan bergerak lebih cepat dan melewati lebih langsung, seperti yang dilakukan De Jong dan Alba saat lawan Ibiza," kata Luis F. Rojo.
Selanjutnya, Barcelona bakal bersua lawan berat. Sabtu (25/1/2020), Barcelona akan berjumpa Valencia pada pekan ke-21 La Liga di Mestalla.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Siap Tinggalkan Arsenal, Aubameyang Dikabarkan Sudah Setuju Gabung Barcelona
- Antoine Griezmann Lolos Tes Calon Penyerang Utama Barcelona?
- Tinggalkan Barcelona, Wonderkid Ini Resmi Pulang ke Inggris
- Lionel Messi Diharap Pulang dan Bermain di Argentina, Mungkinkah?
- Batal ke Barcelona atau AC Milan, Dani Olmo Akan Gabung Klub Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

