Sevilla Lolos ke Semifinal Piala Raja, Menang 1-0 Atas Betis
Editor Bolanet | 21 Maret 2007 10:50
Pertandingan Selasa malam itu merupakan pertandingan lanjutan dari sisa 33 menit terakhir pertandingan mereka yang terhenti bulan lalu karena terjadi kerusuhan massal, dengan akhir tanpa gol.
Pertandingan aslinya di stasion Betis itu belum terselesaikan karena dihentikan setelah pelatih Sevilla Juande Ramos pingsan terkena lemparan botol dari tribun penonton sesaat setelah striker asal Mali, Frederic Kanoute, mencetak satu gol bagi Sevilla pada menit ke-57 untuk memimpin agregat.
Penyelesaian pertandingan tersebut diperintahkan federasi sepak bola Spanyol untuk dimainkan secara tertutup di stadion klub divisi satu Getafe, yang berpangkalan di daerah pinggiran Madrid.
Real Betis juga mendapat larangan pemakaian stadionnya dalam tiga pertandingan oleh federasi itu.
Sevilla saat ini memiliki poin setara dengan pemimpin liga, Barcelona, dalam klasemen sementara, dan juga masuk dalam babak perempatfinal Piala UEFA.
Real Betis yang diasuh Luis Fernandez itu memerlukan dua gol untuk dapat menang dalam gol agregat dengan klub tetangganya itu tetapi Sevilla juga tidak menyia-nyiakan peluang terbaiknya itu pada pertandingan sisa waktu setengah jam tersebut.
Kiper Betis Pedro Contreras harus melakukan sejumlah penyelamatan dengan gerakan refleks yang cermat guna menghalau bola-bola yang mengarah ke gawangnya dari serangan bertubi-tubi oleh pemain depan Alejandro Alfaro, pemain sayap Antonio Puerta dan pemain belakang Daniel Alves.
Satu-satunya peluang terbaik Betis terjadi ketika bola jatuh di kaki striker Robert di sisi kotak penalti pada sisa waktu lima menit tetapi tembakan pemain asal Brazilian terlalu melebar sehingga lewat di samping gawang.
Sevilla akan bergabung dengan Barcelona, Getafe dan Deportivo Coruna dalam undian pada Kamis bagi pertandingan semifinal.
Ramos tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya atas kemenangan atas mantan klubnya itu.
"Saya terkejut Betis bermain begitu buruk," ujarnya pada konferensi pers, "Mereka tidak dapat bersaing dalam pertandingan itu."
"Mereka memberikan kepada kami peluang. Itu lebih mudah dari yang kami perkirakan," katanya.
Sementara itu Fernandez mengatakan Ramos terlalu larut dalam kemenangan timnya itu.
"Terkadang keberhasilan terlalu merasuk ke dalam pikiran orang," ujar pelatih asal Perancis itu.
"Saya kira yang harus kita lakukan setelah apa yang terjadi di pertandingan pertama itu sedikitnya paling tidak menghindari mengatakan hal-hal seperti ini. Mereka menang dan ya sudah itulah yang sudah terjadi. Saya tetap bangga dengan tim saya," katanya. (*/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 5 April 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13














