Sistem Baru 3-5-2 Atau 5-3-2 Koeman di Barcelona: Apa Kelebihan dan Kekurangannya?
Asad Arifin | 1 Maret 2021 13:34
Bola.net - Barcelona meraih hasil bagus pada laga pekan 25 La Liga melawan Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan. Los Cules menang dengan skor 2-0 lewat sepasang gol Ousmane Dembele dan Lionel Messi.
Ronald Koeman menerapkan sistem baru untuk Barcelona pada duel tersebut. Pelatih asal Belanda menanggalkan formasi empat bek, baik 4-4-2 maupun 4-3-3. Sebagai gantinya, Koeman memakai formasi tiga bek.
Barcelona akan bermain dengan skema 3-5-2 ketika menguasai bola. Saat kehilangan bola, formasi akan berubah menjadi 5-3-2.
Barcelona pernah memakai formasi ini di laga pekan ke-15, saat berjumpa Real Valladolid. Hasil yang didapat gemilang, menang 3-0. Formasi baru ini memberi banyak keuntungan, tapi juga ada kekurangan.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pertahanan Lebih Solid
Sevilla jelas bukan tim yang bisa dianggap remeh. Namun, Barcelona mampu meraih kemenangan dan tidak kebobolan. Catatan apik ini tak lepas dari performa impresif para pemain di lini belakang.
Sergio Dest, yang menjadi titik lemah Barcelona saat bersua PSG, mendapat bantuan dari Oscar Migueza. Jordi Alba mendapat bantuan dari Clement Lenglet di sisi kanan.
Sementara Frenkie de Jong yang punya energi besar bisa menambah kekuatan Barcelona di lini belakang.
Sergio Busquets Lebih Nyaman

Busquets punya keleluasaan di lini tengah. Tugas bertahannya sedikit berkurang karena ada tiga pemain di belakangnya. Busquets pun bisa fokus mengatur ritme permainan.
Busquets juga punya dua pemain di sampingnya, Frenkie de Jong dan Pedri. Keduanya membuat Busquets tidak banyak berlari untuk memberi perlindungan pada area kotak penalti.
Bagi pemain yang kemampuan fisiknya tidak cukup prima, formasi 5-3-2 racikan Koeman amat penting bagi Busquets.
Serangan yang Cair

Barcelona punya pemain ekstra saat bertahan. Sergino Dest dan Jordi Alba bisa turun membantu tiga bek tengah. Kondisi ini membuat para pemain depan punya sedikit beban untuk membantu pertahanan.
Lionel Messi bisa lebih leluasa menunggu momen di area tengah lapangan. Messi bisa sedikit turun untuk memulai serangan balik dengan Ousmane Dembele yang menunggu di depan.
Selain itu, ada Pedri yang punya kebebasan lebih dalam menyerang. Jordi Alba dan Sergino Dest juga bisa menjadi opsi di lini sayap saat menyerang.
Antoine Griezmann Mungkin Tidak Bahagia
Griezmann tidak punya tempat pada formasi baru yang diusung Ronald Koeman. Sebab, dia lebih suka memasang pemain cepat sebagai di lini depan. Ousmane Dembele jadi pilihannya.
Dembele bermain bagus pada laga melawan Sevilla. Pemain asal Prancis itu mencetak satu gol.
Berbeda dengan Dembele, Griezmann bisa jadi bakal murung dengan rencana baru Koeman. Dia tidak bermain satu menit pun saat Barca menang atas Sevilla. Griezmann juga tidak bermain di laga kontra Valladolid.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
Penting! 6 Pemain Kunci Barcelona yang Wajib Mendapatkan Kontrak dari Presiden Baru
Hasil, Klasemen, dan Top Skor La Liga: Atletico Kembali Menjauh dari Barcelona dan Real Madrid
Bantu Madrid Raih Empat Trofi Liga Champions, Bisa-bisanya Gareth Bale Masih Dikritik
Antoine Griezmann Kembali ke Bangku Cadangan Barcelona, Sudah Tidak Ada Harapan?
Angka-Angka yang Buktikan Lionel Messi Belum Habis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





