Solari Tertarik Jadi Pelatih Permanen Madrid
Editor Bolanet | 30 Oktober 2018 23:30
Bola.net - - Pemecatan Julen Lopetegui dari kursi kepelatihan Real Madrid menjadi berkah tersendiri bagi Santiago Solari. Ia pun berharap bisa melepas status pelatih sementara dan menjadi bagian permanen di Santiago Bernabeu dalam waktu yang lama.
Lopetegui kehilangan pekerjaannya setelah Real Madrid kalah telak atas Barcelona dalam laga lanjutan La Liga akhir pekan kemarin. Hasil tersebut menjadi puncak kesabaran manajemen setelah serangkaian torehan buruk di partai-partai sebelumnya.
Untuk mengisi posisi pelatih yang lowong, Los Merengues dikabarkan sempat mendekati mantan pelatih Chelsea, Antonio Conte. Namun kabarnya, proses negosiasi menemui jalan buntu hingga Real Madrid harus mencari opsi lainnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ingin Jadi Bagian Madrid
Namun, seseorang harus mengisi posisi pelatih di Madrid yang telah ditinggalkan oleh Lopetegui. Untuk itu, manajemen memutuskan untuk mempromosikan Santiago Solari dari Real Madrid B.
Mendapatkan kesempatan besar itu di awal masa kepelatihannya jelas membuat Solari bangga. Ia berjanji akan mengerahkan seluruh kekuatannya agar bisa mendapatkan status permanen di Santiago Bernabeu.
"Saya akan melakukan semuanya dengan semampunya. Ini adalah kesempatan besar dan juga klub yang hebat," ujar Solari dalam konferensi persnya, dikutip dari AFP.
"Madrid lebih besar dari kami semua, tetapi itu menyentuh kami dengan segala kebesarannya. Saya ingin menjadi bagiannya," lanjutnya.
Perbandingan dengan Zidane
Datang dari Real Madrid B membuat Solari sering dibandingkan dengan pelatih sukses lainnya, Zinedine Zidane. Namun, ia merasa bahwa dirinya masih belum pantas disandingkan dengan sosok asal Prancis tersebut.
"Dia adalah salah satu sosok terbaik yang pernah kami miliki di klub ini," tambahnya.
"Dia sangat tenang, pelatih hebat dan tak ada yang bisa dibandingkan dengannya," tandasnya.
Zidane memulai kiprahnya di tim senior Madrid pada Januari 2016 lalu guna menggantikan Rafael Benitez yang dipecat. Selama dua setengah musim, ia sukses mempersembahkan satu gelar La Liga dan tiga Liga Champions.
Saksikan Juga Video Ini
Gaya penalti unik yang ditunjukkan Paul Pogba kala Manchester United menghadapi Everton menarik perhatian. Simak informasi selengkapnya melalui tautan video yang telah tersedia di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






