Szczesny Buka Suara soal Lamine Yamal: Saya Tidak Lihat Ada Red Flags!
Editor Bolanet | 11 Juli 2025 11:07
Bola.net - Kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, angkat bicara mengenai fenomena rekan setimnya, Lamine Yamal. Ia memberikan pandangannya terkait popularitas dan sorotan masif yang kini mengarah pada sang pemain muda.
Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, Lamine Yamal memang telah menjelma menjadi pemain kunci. Ia tidak hanya menjadi andalan bagi Barcelona, tetapi juga bagi Timnas Spanyol di level internasional.
Meskipun demikian, Szczesny mengaku sama sekali tidak khawatir dengan perkembangan pesat yang dialami Yamal. Penjaga gawang asal Polandia itu justru melihat banyak hal positif dari sikap dan mentalitas sang wonderkid.
Dalam sebuah wawancara, Szczesny membagikan pandangannya secara mendalam. Ia membahas mengapa Yamal berada di jalur yang benar, pentingnya kegembiraan dalam permainannya, dan faktor kunci bagi kesuksesan masa depannya.
Tak Ada Tanda Bahaya sama Sekali
Wojciech Szczesny merasa sangat yakin bahwa Lamine Yamal berada di jalur karier yang benar. Ia mengaku sama sekali tidak melihat adanya tanda-tanda bahaya atau "red flags" dalam perkembangan sang pemain.
Menurutnya, sikap Yamal terhadap sepak bola dan kehidupan secara umum adalah kunci utama kesuksesannya saat ini. Ia bahkan menyamakan situasi Yamal dengan apa yang pernah terjadi pada bintang Brasil, Neymar.
"Anda tahu apa yang saya pikirkan? Setiap orang punya jalannya masing-masing. Dan sampai hari ini, saya tidak melihat adanya tanda bahaya," kata Szczesny kepada FootTruckTV.
"Saya pikir sikapnya terhadap sepak bola, terhadap kehidupan, adalah yang membuatnya menjadi pemain seperti sekarang. Dan itu seperti... Anda tidak bisa benar-benar mengubah kepribadian seseorang. Mereka bilang Neymar bisa mencapai lebih banyak dalam sepak bola jika dia punya mentalitas yang berbeda. Tapi jika dia mendekati sepak bola dan kehidupan secara berbeda, dia tidak akan menjadi Neymar yang mempertontonkan sebuah pertunjukan," jelasnya.
Biarkan Dia Menikmati Sepak Bola
Lebih lanjut, Szczesny berpendapat bahwa pemain dengan kepribadian unik seperti Yamal tidak seharusnya terlalu dikekang. Menurutnya, kunci untuk mengeluarkan potensi terbaik dari sang pemain adalah dengan membiarkannya bermain dengan bebas.
Ia sangat percaya bahwa membiarkan Yamal menikmati sepak bola di atas lapangan adalah hal yang krusial. Rasa gembira yang ia tunjukkan dalam bermain memiliki dampak positif yang sangat luas, tidak hanya untuk dirinya sendiri.
"Saya pikir dengan kepribadian seperti itu, Anda tidak seharusnya terlalu menahan mereka. Anda harus membiarkan mereka menikmati sepak bola," ujar kiper berpengalaman tersebut.
"Karena kegembiraan itu tidak hanya menular bagi rekan-rekan setimnya, itu juga menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia," tambahnya.
Pentingnya Peran Lingkungan Sekitar
Szczesny juga menyoroti usia Yamal yang masih sangat belia, yakni baru 17 tahun. Di usia tersebut, ia merasa sangat wajar jika sang pemain nantinya akan membuat beberapa kesalahan khas anak muda.
Akan tetapi, ia menekankan bahwa faktor terpenting yang akan menentukan masa depan Yamal bukanlah dirinya sendiri. Justru, orang-orang dan lingkungan di sekitarnyalah yang akan memegang peranan paling krusial dalam kariernya.
"Tapi saya pikir itu lebih karena lingkungan Lamine daripada dirinya sendiri. Dia baru 17 tahun. Dia punya hak, bahkan mungkin kewajiban, untuk membuat beberapa kesalahan masa muda," tuturnya.
"Mari berharap jika dia melakukannya, itu tidak akan memiliki konsekuensi serius. Tapi lingkungannya tidak diragukan lagi akan menjadi penting baginya," pungkas Szczesny.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 September 2026, 05:28
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 September 2026, 05:19
-
Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Kalah dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 04:55
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Sebastiano Esposito
Liga Italia 14 September 2026, 04:11
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Sempat Samakan Skor 2 Kali, Bianconeri Keok
Liga Italia 14 September 2026, 03:54
LATEST UPDATE
-
Barcelona Punya Modal Lengkap untuk Pertahankan Gelar La Liga, 5 Faktor Ini Jadi Kuncinya
Lain Lain 14 September 2026, 09:16
-
Catatan Menarik Man City vs Man United: Haaland Jadi Raja Derby Manchester
Liga Inggris 14 September 2026, 07:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 14 September 2026, 05:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 September 2026, 05:28
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 September 2026, 05:19
-
Luciano Spalletti Ungkap Penyebab Juventus Kalah dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 04:55
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Sebastiano Esposito
Liga Italia 14 September 2026, 04:11
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Sempat Samakan Skor 2 Kali, Bianconeri Keok
Liga Italia 14 September 2026, 03:54
-
Man of the Match Man Utd vs Man City: Erling Haaland
Liga Inggris 14 September 2026, 01:20
-
Hasil Man Utd vs Man City: 10 Pemain City Bungkam Setan Merah di Old Trafford
Liga Inggris 14 September 2026, 00:25
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




