Termasuk Barcelona, Ini 5 Tim yang Pernah Menelan Kekalahan Memalukan
Aga Deta | 15 April 2020 15:08
Bola.net - Setiap tim sepak bola manapun pasti ingin meraih kemenangan. Hanya kemenangan yang bisa membuat sebuah tim meraih gelar juara.
Kemenangan menjadi tujuan utama dalam sebuah pertandingan profesional. Itulah mengapa, banyak hal dilakukan sebuah tim untuk meraup kemenangan.
Namun, apa jadinya jika suatu tim justru kalah? Meski tetap dalam konteks profesional dan sportivitas, tetap saja kesedihan dan kekecewaan atau bahkan penyesalan dirasakan seluruh elemen tim.
Apalagi jika kekalahan itu terjadi dalam laga krusial, seperti final sebuah turnamen atau pertandingan penentu gelar lainnya. Juga, apabila kalah dari tim rival.
Di era sekarang ini, kekalahan bisa terasa makin menyakitkan dan memalukan, karena tak jarang kerap jadi olok-olok antarpenggemar di media sosial dan meninggalkan jejak digital yang sulit dihapus.
Para pelaku, seperti pemain maupun pelatih, bisa jadi juga dihantui kekalahan tersebut sepanjang karier mereka.
Ada beberapa pertandingan yang berakhir dengan kekalahan memalukan bagi satu di antara tim, seperti pembicaraan di atas.
Pencinta sepak bola mungkin masih ingat, duel Manchester United versus Manchester City pada Oktober 2011. Itu menjadi kekalahan Setan Merah di kandang pertama dengan skor terbesar sejak 1995. Sangat memalukan karena lawan mereka adalah rival abadi; the Citizen.
Berikut lima laga dengan kekalahan paling memalukan yang dialami sebuah tim sepanjang sejarah sepak bola seperti dilansir Give Me Sport.
5. Liverpool 4-0 Barcelona
Liverpool berhasil mempermalukan Barcelona dalam laga Musim 2018-2019 pada duel semifinal leg kedua Liga Champions 2018-2019, 7 Mei 2019, dengan skor 4-0.
Kemenangan itu di hadapan publik sendiri di Anfield itu berhasil membawa the Reds melaju ke partai final lantaran unggul agregat gol 4-3.
Sementara, kekalahan telak 0-4 itu menimbulkan luka berkepanjangan buat skuat Blaugrana dan dikenang bak aib hingga sekarang.
4. Manchester United 8-2 Arsenal
Tak ada yang menyangka Arsenal bakal babak belur saat menjalani laga tandang menghadapi Manchester United di Old Trafford, 28 Agustus 2011.
Saat itu baru awal musim, namun the Gunners sudah merasakan kekalahan begitu telak.
Kala itu, Arsenal baru ditinggalkan Cesc Fabregas dan Samir Nasri. Meriam London hanya mengandalkan Robin van Persie sebagai mesin gol, dan Carl Jenkinson, Johan Djourou, Laurent Koscielny, dan Armand Traore sebagai kuartet di lini belakang.
Kemenangan telak ini bahkan membuat pelatih Manchester United ketika itu, Alex Ferguson, tak percaya.
"Ketika Anda bermain melawan Arsenal, Anda tak mengharapkan hasil seperti itu," ujar Ferguson.
3. Barcelona 6-1 Paris Saint-Germain
Klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), punya memori menyeramkan di Camp Nou, markas Barcelona. Di sana, Les Parisiens dipermak PSG dengan skor 1-6.
Memori kelam itu terjadi pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2016-2017, 9 Maret 2017.
PSG datang ke Camp Nou dengan keunggulan 4-0 di leg pertama. Alih-alih melenggang ke perempat final, PSG yang kala itu dilatih Unai Emery pulang dengan menanggung malu setelah kalah 1-6.
Padahal, sebelumnya belum pernah ada dalam sejarah Liga Champions, satu klub membalikkan situasi setelah tertinggal 0-4. Barcelona mampu melakukannya dan PSG tersingkir secara menyesakkan.
2. Australia 31?0 American Samoa
Timnas Australia akan dikenang sebagai tim "raja tega" setelah menggelontor lawan, Samoa Amerika, dengan skor sensasional: 31-0.
Pertandingan yang berujung memalukan buat Samoa Amerika itu terjadi pada laga kualifikasi Piala Dunia 2002, 11 April 2001, di Australia.
Padahal, kala itu tim tuan rumah hanya memainkan pemain lapis kedua. The Socceroos menyimpan nama-nama tenar, seperti Harry Kewel dan Mark Viduka. Namun, tetap saja tim tamu pulang dengan kepala tertunduk.
Perbedaan kualitas mendasari skor fenomenal tersebut. FIFA lantas mengubah format kualifikasi Piala Dunia di zona Oceania untuk memastikan hasil seperti itu tidak terulang lagi.
Namun, nasi sudah menjadi bubur. Samoa Amerika terpaksa menanggung aib kalah begitu telaknya di pentas sepak bola internasional.
1. Brasil 1-7 Jerman
Kekalahan 1-7 atas Jerman sudah sukup buruk bagi Brasil. Kekalahan besar itu makin diperburuk karena terjadi di hadapan publik sendiri.
Kekalahan mengejutkan ini terjadi pada semifinal Piala Dunia 2014 di Belo Horizonte, Brasil, 8 Juli 2014.
Laga baru berjalan setengah jam, Brasil harus merelakan gawangnya dibobol sebanyak lima gol.
Jerman pun akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 2014 setelah di final menumbangkan Argentina dengan skor 1-0.
Hingga sekarang, masih banyak pencinta sepak bola yang masih tak percaya, Brasil bermain begitu buruk hingga harus menanggung malu dipermak Jerman dengan skor telak 1-7.
Sumber: Give Me Sport
Disadur dari: Bola.com/Penulis Alfi Yuda/Editor Aning Jati
Published: 13 April 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


