Ternyata Selama Ini Barcelona Mainkan Frenkie De Jong di Posisi yang Salah
Yaumil Azis | 21 Maret 2020 05:29
Bola.net - Frenkie De Jong tidak bermain secara konsisten pada musim ini. Dan dari pandangan Ronald Koeman selaku pelatih Timnas Belanda, inkonsistensi itu timbul lantaran Barcelona memainkannya di luar posisi terbaiknya.
Barcelona sempat membuat publik gempar saat mengumumkan transfer De Jong dari Ajax Amsterdam pada awal tahun 2019 lalu. Seperti yang diketahui, ia direkrut dengan mahar sebesar 75 juta euro.
Ia tidak lantas bergabung dengan Barcelona pada saat itu juga. Ajax diberikan kesempatan untuk menghabiskan musim 2018/19 bersama dirinya. Dan berkat itu, raksasa Belanda tersebut jadi bisa mencapai semi-final Liga Champions.
De Jong menampilkan performa yang ciamik selama bermain untuk Ajax di ajang Liga Champions. Sehingga, sebagian besar dari fans Barcelona jadi mengusung harapan tinggi kepada pria berumur 22 tahun itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Dimainkan di Posisi yang Tepat
Tugas Barcelona pun dimulai saat De Jong mendarat di Nou Camp pada awal musim 2019/20. Mereka harus segera memadukan De Jong dengan gelandang milik mereka yang tak kalah berkualitas seperti Arthur dan Sergio Busquets.
PR itu masih belum bisa dituntaskan dengan baik oleh Barcelona kendati sudah melakukan pergantian pelatih. Sampai saat ini, performa De Jong belum menampilkan performa yang gemilang seperti waktu di Ajax dulu.
Koeman tahu persis apa masalah De Jong saat ini. Dari pandangannya, Barcelona telah salah dalam memainkannya. Ia meyakini kalau sang gelandang tidak ditaruh pada posisi terbaiknya.
"Dengan Timnas, dia beroperasi lebih dalam namun kami bermain dengan dua gelandang pengangkut air sementara Barcelona tampil dengan satu atau dua gelandang sentral, terkadang empat," ujarnya kepada Marca.
Bukan Keputusan yang Buruk
Koeman melihat bahwa De Jong masih butuh waktu untuk beradaptasi dan mempelajari peran barunya, yang dirasa bagus untuk sang pemain. Namun jika menginginkan dampak instan, Barcelona seharusnya memainkannya di posisi yang tepat.
"Posisi yang ia mainkan saat ini berbeda dengan apa yang ia mainkan di timnas dan juga Ajax," ujar sosok yang juga pernah memperkuat Barcelona semasa bermain dulu.
"Dia sedang belajar bermain lebih maju ke depan seperti ini, itu tidak buruk sama sekali, tetapi bukan posisi terbaiknya. Bagi saya, dia bermain lebih baik pada posisi yang lebih dalam," pungkasnya.
(Goal International)
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









