Terungkap! Xabi Alonso Minta Modric Bertahan, Tapi Real Madrid Justru Menolak Mentah-mentah
Afdholud Dzikry | 25 Desember 2025 07:05
Bola.net - Xabi Alonso sedang berada di ujung tanduk sebagai pelatih kepala Real Madrid. Pria asal Spanyol itu baru saja tiba musim panas lalu.
Namun, sebuah fakta mengejutkan baru saja terungkap ke publik. Manajemen klub ternyata menolak satu permintaan krusial sang pelatih baru.
Konflik ini terjadi bahkan sebelum Alonso resmi menginjakkan kaki di Bernabeu. Masalah utamanya menyangkut nasib sang legenda, Luka Modric.
Alonso sangat ingin mempertahankan Modric, namun manajemen berkata lain. Keputusan ini kini dianggap sebagai awal petaka bagi Los Blancos.
Cinta Modric Bertepuk Sebelah Tangan

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Modric sebenarnya tidak ingin pergi. Ia bahkan rela berkorban demi bertahan satu musim lagi.
Gelandang veteran itu menawarkan pemotongan gaji yang signifikan. Ia mencoba segala cara untuk meyakinkan petinggi klub.
El Mundo melaporkan bahwa Alonso juga satu suara dengan Modric. Ia mendesak manajemen agar mantan rekan setimnya itu dipertahankan.
Sayangnya, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh klub. Alonso mendapat jawaban "tidak" yang sangat tegas dari manajemen.
Perjudian Besar pada Darah Muda

Alasan Real Madrid membuang Modric sebenarnya cukup sederhana. Mereka ingin bertaruh penuh pada barisan pemain muda yang ada.
Manajemen merasa stok gelandang mereka sudah lebih dari cukup. Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga dinilai sudah sangat matang.
Selain itu, Fede Valverde dan Arda Guler juga menjadi prioritas. Keberadaan Modric dianggap hanya akan menghambat perkembangan mereka.
Pemain Timnas Kroasia itu akhirnya dinilai sebagai surplus. Ia dianggap tidak lagi diperlukan dalam proyek baru Madrid.
Penyesalan Datang Terlambat
Keputusan tersebut kini terlihat sebagai sebuah blunder fatal. Real Madrid justru terseok-seok dan kesulitan di sektor lini tengah.
Skuad asuhan Alonso kehilangan sosok pemimpin sejati di ruang ganti. Absennya Modric meninggalkan lubang besar dalam hal mentalitas.
Saat ini, hanya Thibaut Courtois dan Dani Carvajal yang tersisa sebagai senior. Tim ini kekurangan figur panutan saat situasi sulit.
Ironisnya, Modric justru sedang bersinar terang bersama AC Milan. Madrid tampaknya merindukan sang legenda lebih dari yang mereka sadari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Jinakkan Mestalla, Alvaro Carreras: Kami Datang untuk Menang!
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 11:31
-
Valencia vs Real Madrid: Rating Pemain Los Blancos dari Kemenangan 2-0 di Mestalla
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 11:24
LATEST UPDATE
-
Masih Tegang Jalani Adaptasi di MotoGP, Diogo Moreira Banyak Belajar dari Marc Marquez
Otomotif 9 Februari 2026, 16:31
-
Carragher Menyerah, Sepakat dengan Roy Keane: Liverpool Adalah Juara yang Buruk
Liga Inggris 9 Februari 2026, 16:03
-
Melihat Permainan Barcelona dan Real Madrid: Sama Baiknya, tapi Beda Rasa
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 15:46
-
Prediksi Roma vs Cagliari 10 Februari 2026
Liga Italia 9 Februari 2026, 15:34
-
Sebagus-bagusnya Arda Guler, Tetap Bukan Luka Modric!
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 15:16
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57













