Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Dimas Ardi Prasetya | 20 Januari 2026 01:15
Bola.net - Suasana Santiago Bernabeu berubah panas saat Real Madrid menjamu Levante di lanjutan La Liga. Alih-alih dukungan penuh, sebagian fans justru melontarkan cemoohan kepada pemain mereka sendiri.
Nama Vinicius Junior menjadi sasaran utama siulan, disusul Jude Bellingham dan Fede Valverde. Ketiganya dicemooh sepanjang laga meski Los Blancos mampu mengamankan kemenangan 2-0.
Cemoohan itu mencerminkan kegelisahan publik Madrid terhadap situasi internal tim belakangan ini. Situasi kian sensitif karena Real Madrid sedang berada dalam tekanan perburuan gelar bersama Barcelona.
Di tengah suasana tersebut, Kylian Mbappe akhirnya angkat bicara. Penyerang asal Prancis itu memberi pembelaan terbuka kepada rekan-rekannya yang disorot negatif oleh publik Bernabeu.
Mbappe Paham Alasan Fans Mencemooh Vinicius dkk.

Kylian Mbappe tidak menutup mata terhadap kekecewaan yang dirasakan para pendukung Real Madrid. Ia mengakui bahwa reaksi fans muncul karena ekspektasi tinggi yang tidak terpenuhi di atas lapangan dan juga karena rasa tak puas melihat situasi internal tim.
Menurut Mbappe, sikap kritis suporter adalah hal yang wajar dalam dunia sepak bola, terlebih di klub sebesar Real Madrid. Ia bahkan mengaitkannya dengan pengalamannya sebelum menjadi pemain profesional.
Pemain berusia 26 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak merasa tersinggung dengan reaksi tersebut. Baginya, tekanan dari fans adalah konsekuensi yang harus diterima pemain ketika situasi kurang bagus.
“Siulan itu… Saya rasa saya mengerti. Saya paham. Sebelum menjadi pemain sepak bola, saya adalah seorang pemuda, dan ketika saya tidak senang, saya akan berbicara buruk tentang para pemain, dan jika saya berada di stadion, saya akan bersiul. Saya mengerti karena kami tidak melakukan hal-hal dengan benar," tuturnya, dilansir Goal.
Kritik Harus Ditujukan ke Seluruh Tim

Meski memahami kemarahan suporter, Mbappe menilai ada satu hal yang tidak tepat dalam situasi tersebut. Ia menolak jika kritik hanya diarahkan kepada beberapa pemain tertentu.
Menurutnya, performa buruk adalah tanggung jawab kolektif, bukan kesalahan individu. Menargetkan satu atau dua pemain justru dinilai tidak adil dan bisa merusak suasana tim.
Mbappe menekankan bahwa Real Madrid menang dan kalah sebagai sebuah kesatuan. Ia yakin para pemain memiliki karakter untuk bangkit bersama di tengah tekanan.
“Yang tidak saya sukai adalah jika mereka akan bersiul, seharusnya seluruh skuad. Anda tidak boleh menargetkan satu pemain saja. Kami bermain buruk sebagai tim, dan kami memiliki karakter untuk mengubah ini di lapangan. Saya tidak melihat penggemar Real Madrid menentang kami. Mereka marah, dan saya yakin mereka akan kembali mendukung kami," tuturnya.
Pembelaan Tegas Mbappe untuk Vinicius

Sorotan paling tajam dalam beberapa laga kandang terakhir memang mengarah ke Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu kembali menjadi sasaran kritik setelah performanya dinilai tidak konsisten plus sikapnya pada Xabi Alonso dianggap tak respek.
Mbappe secara khusus membela Vinicius dari tudingan berlebihan. Ia menegaskan bahwa pemain sayap tersebut bukan penyebab tunggal masalah yang dihadapi Real Madrid.
Bagi Mbappe, menyalahkan Vinicius saja adalah pendekatan yang keliru. Ia menegaskan bahwa seluruh skuad memiliki andil dalam situasi sulit yang sedang dialami klub.
“Tentu saja, itu bukan salah Vini. Itu salah seluruh skuad. Hanya itu yang ingin saya katakan kepada para penggemar. Biarkan mereka mencemooh seluruh tim. Kita harus menerimanya, itu tugas kita. Kita tahu itu," akunya.
"Tapi kita tidak bisa hanya menyalahkan beberapa orang dan mengatakan itu salah mereka. Itu salah semua orang. Di Real Madrid, ada momen-momen seperti ini, dan kita harus mengubahnya," tegas Mbappe.
Klasemen Liga Spanyol
(Goal)
Baca Juga:
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Gamblang dan Jelas! Toni Kroos Bedah Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di Piala Super Spanyol
Antiklimaks Brahim Diaz di Final Piala Afrika: Penalti Panenka di Akhir Laga Gagal jadi Gol, Maroko pun Menangis
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Guglielmo Vicario Murka Usai Juventus Kalah Dramatis dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 12:52
-
Hansi Flick Puas dengan Anthony Gordon meski Belum Cetak Gol untuk Barcelona
Liga Spanyol 14 September 2026, 11:52
-
Phil Foden Kena Kartu Merah, Roy Keane Justru Salahkan Bruno Fernandes
Liga Inggris 14 September 2026, 11:22
-
Murka, Lisandro Martinez Sebut Gol Haaland Tidak Seharusnya Disahkan
Liga Inggris 14 September 2026, 10:52
-
Enzo Maresca Yakin Gol Haaland Tidak Offside
Liga Inggris 14 September 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
Bedah Perbandingan Catatan Gol Barcelona dan Real Madrid dari 6 Laga: Siapa Lebih Tajam?
Liga Spanyol 14 September 2026, 16:13
-
Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
Liga Spanyol 14 September 2026, 15:44
-
Garudayaksa FC Masih Tanpa Kemenangan, Apa yang jadi Penyebabnya?
Bola Indonesia 14 September 2026, 15:12
-
MU Merasa Diperlakukan Secara Zalim
Liga Inggris 14 September 2026, 14:15
-
John Herdman Bidik Trofi Perdana Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 14 September 2026, 14:13
-
Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 14 September 2026, 13:22
-
Guglielmo Vicario Murka Usai Juventus Kalah Dramatis dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 12:52
-
Michael Carrick Salah Taktik Saat MU Kalah dari Man City di Old Trafford?
Liga Inggris 14 September 2026, 12:44
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Gol Derby Manchester di Premier League
Liga Inggris 14 September 2026, 12:22
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





