Petenis Unggulan Ramai-Ramai Mundur Dari ITF Junior

Editor Bolanet | 22 Oktober 2011 21:20
Petenis Unggulan Ramai-Ramai Mundur Dari ITF Junior
- Sejumlah petenis unggulan mengundurkan dari keikutsertaannya pada Turnamen ITF Junior Piala Widjojo Soejono ke-30 di Surabaya, 23-30 Oktober 2011.


Data yang diperoleh dari panitia penyelenggara turnamen di Surabaya, Sabtu, mencatat, mereka yang mundur antara lain petenis peringkat 291 ITF Aarzo Malik (India), Nguyen Tamitha (Filipina/304) dan Dina Karina (Indonesia/351).


Pada kelompok putra yang mundur, di antaranya tiga petenis India yakni Aman Agarwal (364), Rithvik Anand (459) dan Yash Deshpande (407), serta Vimuktha De Alwis (Sri Lanka/515) dan Jurence Zosimo Mendoza (Filipina/516).


Menurut laman resmi Federasi Tenis Internasional (ITF), jumlah peserta turnamen yang mengundurkan diri mencapai 38 petenis putra dan 32 petenis putri dari berbagai negara.


Kami sudah mendapatkan surat tembusan dari ITF melalui email soal mundurnya beberapa petenis. Tapi, kami tidak tahu pasti alasannya, kata Panitia Bidang Pertandingan ITF Junior, Soni Irawan.


Ia menduga mundurnya sejumlah petenis dari turnamen tahunan ini, dikarenakan jadwal penyelenggaraan yang berbenturan dengan even lain.


Turnamen ITF Junior Widjojo Soejono seharusnya digelar pada November 2011, namun kemudian dimajukan karena bersamaan dengan pelaksanaan SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang.


Menurut Soni, komposisi petenis yang masuk daftar unggulan dan babak utama mengalami perubahan, akibat mundurnya banyak peserta tersebut.


Rizky Widhianto yang sebelumnya tidak masuk unggulan, kini menempati unggulan kelima. Kemudian Faras Haidar akbar langsung masuk babak utama tanpa melalui kualifikasi, tambahnya.


Sekretaris Umum Pengprov Pelti Jatim Irmantara Subagio mengatakan, mundurnya beberapa petenis berperingkat bagus ITF, tidak serta merta menguntungkan petenis tuan rumah Indonesia.


Dari sisi kualitas, kemampuan petenis dengan ranking 400 hingga 1000 bisa dibilang seimbang. Kecuali petenis berada di peringkat 200-an, ujarnya.


Ia berharap petenis Jatim Rizky Widhianto yang tahun lalu mampu menembus babak semifinal, kali ini bisa memperbaiki prestasi, apalagi ditempatkan sebagai unggulan. (ant/row)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE