Tumbangkan Wozniacki, Sharapova Melaju ke Final Miami Masters
Editor Bolanet | 30 Maret 2012 10:20
- Unggulan kedua Maria Sharapova melaju ke putaran final turnamen tenis Sony Ericsson Terbuka/Miami Masters, setelah mengalahkan Caroline Wozniacki 4-6 6-2 6-4 Kamis pada pertandingan yang berlangsung 2,5 jam.
Petenis Rusia itu selanjutnya akan bertemu dengan pemenang pertandingan antara petenis Polandia Agnieszka Radwanska dan pemain dari Prancis Marion Bartoli, yang akan bertanding pada laga semi final lainnya.
Sharapova pada awal pertandingan memimpin tapi tidak berhasil memenangi set pertama, ketika Wozniacki memenangi lima game berurutan dan mendominasi akhir pertandingan.
Namun petenis Rusia itu, yang kalah dalam tiga pertemuan mereka sebelumnya pada final turnamen itu, bangkit kembali pada set berikutnya dan memukul bola dengan tenaga amat mengesankan.
Saya kalah dengan mudah pada set pertama setelah kecolongan beberapa game. Saya kehilangan fokus dan ini amat berbahaya pada set kedua, katanya.
Saya dengan cepat menaikkan irama permainan. Saya berusaha tampil agresif dan saya gembira karena berhasil mengubah permainan dan mengalahkan lawan saya, katanya.
Wozniacki mulai kehilangan permainan tapi ketika Sharapova melakukan servis saat memimpin 5-3, ia mematikan bola lawannya dan memaksa lawannya melakukan kesalahan ganda dan menghabisi game itu dengan melancarkan pukulan back-hand ke garis belakangan lapangan.
Petenis Denmark itu melancarkan servis, kemudian terjadi hal kontroversial ketika Sharapova gantian melakukan servis ketika kedudukan 40-15. Wasit meminta laga dihentikan dan mengulang permainan game itu.
Wozniacki, ketika bola kirimannya tersangkut di net, melancarkan protes atas keputusan wasit itu, tapi permainan dilanjutkan dan Sharapova menunjukkan kelas permainannya untuk memenangi laga itu.
Secara keseluruhan saya gembira dengan permainan saya, kata Wozniackhi, yang mengalahkan Serena Willams pada laga perempat final.
Minggu ini saya bermain amat bagus. Tentu saja saya ingin memenangi pertandingan hari ini, tapi saya tidak mendapatkannya, kata petenis itu. (afp/end)
Petenis Rusia itu selanjutnya akan bertemu dengan pemenang pertandingan antara petenis Polandia Agnieszka Radwanska dan pemain dari Prancis Marion Bartoli, yang akan bertanding pada laga semi final lainnya.
Sharapova pada awal pertandingan memimpin tapi tidak berhasil memenangi set pertama, ketika Wozniacki memenangi lima game berurutan dan mendominasi akhir pertandingan.
Namun petenis Rusia itu, yang kalah dalam tiga pertemuan mereka sebelumnya pada final turnamen itu, bangkit kembali pada set berikutnya dan memukul bola dengan tenaga amat mengesankan.
Saya kalah dengan mudah pada set pertama setelah kecolongan beberapa game. Saya kehilangan fokus dan ini amat berbahaya pada set kedua, katanya.
Saya dengan cepat menaikkan irama permainan. Saya berusaha tampil agresif dan saya gembira karena berhasil mengubah permainan dan mengalahkan lawan saya, katanya.
Wozniacki mulai kehilangan permainan tapi ketika Sharapova melakukan servis saat memimpin 5-3, ia mematikan bola lawannya dan memaksa lawannya melakukan kesalahan ganda dan menghabisi game itu dengan melancarkan pukulan back-hand ke garis belakangan lapangan.
Petenis Denmark itu melancarkan servis, kemudian terjadi hal kontroversial ketika Sharapova gantian melakukan servis ketika kedudukan 40-15. Wasit meminta laga dihentikan dan mengulang permainan game itu.
Wozniacki, ketika bola kirimannya tersangkut di net, melancarkan protes atas keputusan wasit itu, tapi permainan dilanjutkan dan Sharapova menunjukkan kelas permainannya untuk memenangi laga itu.
Secara keseluruhan saya gembira dengan permainan saya, kata Wozniackhi, yang mengalahkan Serena Willams pada laga perempat final.
Minggu ini saya bermain amat bagus. Tentu saja saya ingin memenangi pertandingan hari ini, tapi saya tidak mendapatkannya, kata petenis itu. (afp/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
