3 Titik Lemah Taktik Timnas Indonesia Racikan Shin Tae-yong Saat Imbang Lawan Bangladesh
Asad Arifin | 2 Juni 2022 12:40
Bola.net - Timnas Indonesia harus puas dengan hasil imbang 0-0 pada laga uji coba melawan Bangladesh di Stadion Jalak Harupat, Rabu (1/6/2022) malam WIB. Pada duel ini, ada beberapa aspek yang menjadi titik lemah taktik racikan Shin Tae-yong.
Beberapa modal positif dikantongi tim asuhan Shin Tae-yong tersebut pada laga kontra Bangladesh. Dukungan puluhan ribu suporter fanatik Indonesia yang hadir langsung di stadion, tak mampu mendongkrak spirit para pemain.
Dalam laga persahabatan tersebut, Timnas Indonesia tak menurunkan empat pemain penting, yakni Evan Dimas, Ricky Kambuaya, Witan Sulaiman, dan Egy Maulana Vikri. Keempat nama tersebut tampil apik di Piala AFF lalu.
Trio naturalisasi anyar seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama juga belum bisa membela Tim Garuda karena administrasi alih kewarganegaraan belum tuntas.
Lantas, hal apa saja yang menjadi kelemahan taktik pelatih Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia gagal menjinakkan Bangladesh? Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Monoton dan Kurang Kreativitas

Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit Yudi Nurcahya, sebenarnya Fakhrudin Ariyanto dkk. telah melakukan tekanan kepada Bangladesh.
Namun, upaya bertubi-tubi itu selalu gagal menembus pertahanan Bangladesh yang disiplin bermain. Sepanjang pertandingan, Tim Garuda cenderung bermain monoton.
Performa apik Timnas Indonesia seperti di Piala AFF lalu nyaris tak kelihatan. Seolah pemain kehilangan kreativitas, baik saat membangun permainan dan menyerang. Mereka sering terburu-buru melepas bola yang seharusnya lebih banyak dikuasai lebih dulu.
Nah, di sini lah dibutuhkan sosok seperti Evan Dimas yang berani memegang bola. Para gelandang kurang kreativitas untuk menyorongkan bola ke barisan penyerang baik di sayap maupun striker murni.
Pemain Butuh Adaptasi Lagi

Faktor adaptasi bagi pemain baru harus cepat diatasi. Sejak dikontrak Tokyo Verdy, Pratama Arhan, yang lama tak main bersama Timnas Indonesia seperti kehilangan sentuhan terbaiknya.
Kolaborasi di sisi kiri antara Pratama Arhan dengan Irfan Jaya belum tampak chemistry. Keduanya sering melakukan kesalahan yang berbuntut buntunya serangan Timnas Indonesia.
Kerjasama di sisi kanan antara Asnawi Mangkualam dan Saddil Ramdani lumayan bagus. Keduanya bisa saling mengisi baik saat bertahan dan menyerang. Sayangnya, Asnawi harus ditandu keluar lapangan karena mengalami cedera hamstring.
Duet gelandang Marc Klok dan Rahmat Irianto juga belum maksimal. Keduanya masih butuh komunikasi lebih intens lagi. Sehingga aliran bola bisa sering membahayakan lawan.
Striker Jadi Penyakit Kronis

Beberapa tahun terakhir Indonesia tak memiliki striker andal. Sejak era Bambang Pamungkas dan Boaz Solossa, tak muncul lagi penyerang murni dengan naluri gol bagus.
Akibatnya, Indonesia lebih banyak memanfaatkan serangan dari sisi sayap. Shin Tae-yong telah menjajal beberapa penyerang sayap. Namun, dia belum menemukan komposisi paten.
Shin Tae-yong sering bongkar pasang, karena belum ada pemain yang tampil konsisten. Contohnya, Ricky Kambuaya yang main bagus di Piala AFF tampak menurun di pentas SEA Games 2021 Vietnam. Sementara itu, wonderkid Marselino Ferdinan juga belum menemukan permainan terbaiknya seperti saat membela Persebaya.
Pelatih asal Korsel itu tak punya waktu panjang lagi menuju kualifikasi Piala Asia 2023. Shin Tae-yong harus memaksimalkan tim asuhannya agar segera beradaptasi dengan game plan. Ya, minimal Indonesia bisa tampil kembali seperti di Piala AFF lalu.
Disadur dari Bola.com: Gatot Susetyo/Rizki Hidayat, 2 Juni 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Deniz Undav Tak Berhenti Cetak Gol untuk Timnas Jerman
Piala Dunia 15 Juni 2026, 14:12
-
Usai Jinakkan Ceko, Korea Selatan Kini Incar Meksiko di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 14:07
-
Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz Tempel Folarin Balogun di Puncak
Piala Dunia 15 Juni 2026, 14:04
-
Saksikan ATP 500 - The HSBC Championship 2026 di Vidio
Tenis 15 Juni 2026, 13:55
-
Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
Liga Inggris 15 Juni 2026, 13:44
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 12:19
-
Man of the Match Swedia vs Tunisia: Alexander Isak
Piala Dunia 15 Juni 2026, 11:53
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















