4 Hal yang Perlu Diketahui tentang Myanmar, Lawan Perdana Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026
Aga Deta | 1 Juni 2026 12:48
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjalanan di Piala AFF U-19 2026 dengan menghadapi Myanmar U-19 pada laga pembuka Grup A. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada Senin (1/6/2026) malam WIB.
Meski berstatus juara bertahan, Garuda Muda tidak bisa menganggap remeh lawan pertamanya di turnamen ini. Myanmar U-19 memiliki sejarah yang cukup merepotkan Indonesia dalam sejumlah pertemuan di level kelompok umur.
Skuad asuhan Nova Arianto dituntut tampil maksimal sejak pertandingan pertama untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Tiga poin pada laga pembuka juga akan menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat di Grup A.
Jelang duel tersebut, ada sejumlah fakta menarik mengenai Myanmar U-19 yang patut diketahui. Berikut empat hal yang perlu dicermati dari calon lawan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026.
1. Rekor di Piala AFF U-19
Timnas Myanmar U-19 memang tak memiliki rekor sebaik Timnas Indonesia U-19 jika berbicara soal rekam jejaknya di Piala AFF U-19. Namun, tim berjuluk Chinthe ini tetap mampu mengukir pencapaian yang tak bisa diremehkan.
Sebab, dari 12 partisipasinya di Piala AFF U-19, mereka pernah meraih satu gelar pada edisi 2005. Pada kejuaraan sebelumnya, yakni Piala AFF U-19 2002, Timnas Myanmar U-19 berhasil menjadi runner-up.
Dalam lima edisi terakhir, Myanmar U-19 juga pernah membuat kejutan karena sempat lolos ke final pada 2018.Namun, kala itu mereka kalah dari Malaysia U-19 di partai puncak. Tidak hanya itu, Chinthe juga pernah lolos ke semifinal pada edisi 2017 dan 2019, meskipun akhirnya hanya berakhir di peringkat keempat.
2. Pernah Berjaya di Asia
Catatan impresif yang juga patut diketahui dari Timnas Myanmar U-19 ialah sejarah prestasinya yang mengagumkan di level Asia. Sebab, Myanmar, yang ketika itu masih bernama Burma, pernah jadi salah satu tim yang disegani.
Buktinya, mereka pernah tujuh kali menjadi juara di Piala Asia U-19, yakni pada edisi 1961, 1963, 1964, 1966, 1968, 1969, dan 1970. Hanya saja, selain edisi 1968 dan 1970, mereka ketika itu berstatus juara bersama.
Namun, dalam beberapa dekade terakhir, prestasi itu melorot drastis. Setelah gagal berpartisipasi pada 1977 hingga 1998, mereka juga sering kali gagal lolos kualifikasi. Khusus untuk edisi 2014, mereka bisa lolos ke semifinal.
3. Partisipasi Terakhir
Untuk edisi Piala AFF U-19 terakhir, yaitu pada 2024, Timnas Myanmar U-19 memiliki catatan yang cukup memprihatinkan. Mereka ketika itu gagal melaju dari fase penyisihan saat bersaing di Grup B.
Myanmar U-19 saat itu tergabung bersama Vietnam, Australia, dan Laos. Hasilnya, mereka hanya bisa bermain imbang melawan Vietnam (1-1) dan Laos (1-1), lalu tumbang tipis 0-1 dari Australia pada laga terakhir.
Hasil ini menempatkan Myanmar U-19 di peringkat ketiga klasemen akhir Grup B. Pada edisi 2022 pula, Myanmar U-19 juga gagal lolos dari fase grup karena mengakhiri persaingan di peringkat ke-4 Grup A.
4. Rekor Head-to-Head
Sepanjang sejarah bergulirnya Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 setidaknya sudah delapan kali menghadapi Myanmar U-19. Hasilnya memang kurang oke, karena Garuda Muda tercatat menelan lima kekalahan.
Selain itu, ada satu hasil imbang dan dua laga lainnya berujung kemenangan Timnas Indonesia U-19. Dari catatan gol, Indonesia U-19 juga hanya bisa mencetak 13 gol ke gawang Myanmar, sebaliknya lawan bisa membobol 16 kali.
Meskipun demikian, dalam tiga pertemuan terakhir, Garuda Muda memang lebih unggul karena bisa menang dua kali dan satu lainnya berujung imbang.
Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Gregah Nurikhsani) 1 Juni 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:40
-
Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:30
-
Piala AFF 2026 Jadi Panggung John Herdman Seleksi Pemain untuk FIFA ASEAN Cup
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Manchester United Imbang Lawan Fulham, Michael Carrick Samai Rekor Buruk 12 Tahun Lalu
Liga Inggris 21 September 2026, 18:51
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
-
Mengapa Man United Tak Dapat Penalti atas Handball Calvin Bassey?
Liga Inggris 21 September 2026, 17:41
-
Catatan Wasit Ortiz Arias Tentang 2 Kartu Merah di Derbi Madrid: Keributan Pecah di Lorong
Liga Spanyol 21 September 2026, 17:13
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



