5 Pelajaran Kemenangan Timnas Indonesia atas Myanmar: Main Belum Maksimal, Masih Banyak PR Demi Harapan Juara!
Richard Andreas | 9 Desember 2024 22:57
Bola.net - Timnas Indonesia memetik kemenangan tipis 1-0 dalam kunjungan ke markas Myanmar. Meski pertandingan tidak berjalan mudah, Skuad Garuda berhasil membawa pulang tiga poin, modal penting untuk turnamen panjang.
Senin 9 Desember 2024, Indonesia berkunjung ke Thuwunna Stadium, Yangon dalam duel matchday 1 Grup B Piala AFF 2024. Kali ini, pasukan Shin Tae-yong cukup kesulitan dengan perlawanan tuan rumah.
Permainan Indonesia tidak berjalan maksimal sesuai ekspektasi. Laga terkunci tanpa gol di babak pertama. Meski banyak peluang tercipta, finishing Indonesia tidak maksimal.
Untungnya, perubahan di babak kedua membuahkan hasil. Gol penentu kemenangan Indonesia kali ini datang dari tembakan Asnawi Mangkualam yang memaksa kiper Zin Nyi Nyi Aung membuat own goal di menit ke-76.
Skor tipis 1-0 mengantar Indonesia merebut tiga poin perdana dalam turnamen panjang Piala AFF 2024. Berikut lima pelajaran yang tersisa dari kemenangan ini.
1. Diselamatkan Own Goal

Mau tak mau, harus diakui bahwa Indonesia cukup beruntung bisa mengamankan kemenangan di pertandingan ini. Laga berlangsung alot, performa tim juga tidak sesuai ekspektasi.
Kali ini gol bunuh diri lawan membantu menyelamatkan muka Indonesia. Level permainan Skuad Garuda seharusnya jauh di atas Myanmar, tapi jalannya pertandingan tidak menunjukkan itu.
2. Main Tidak Maksimal
Di atas kertas, skuad Timnas Indonesia harusnya jauh lebih baik. Ada nama Marselino Ferdinan yang dua kali menjebol gawang Arab Saudi bulan lalu.
Sayangnya, melihat pertandingan pertama ini, koordinasi antarpemain di lapangan tampak buruk. Komunikasi tidak berjalan dengan baik. Aliran bola juga kerap kali tersendat.
Harus diakui Timnas Indonesia tidak bermain maksimal di pertandingan ini. Untungnya masih bisa mengamankan tiga poin.
3. Kemenangan Berharga

Persaingan di Piala AFF selalu ketat, karena itu kemenangan kali ini adalah kemenangan berharga. Indonesia berada di Grup B, bersama dengan negara unggulan lain, Vietnam yang juga menang di laga perdana.
Kemenangan ini akan jadi modal penting pasukan Shin Tae-yong untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Turnamen masih panjang, taget lolos ke semifinal seharusnya bisa dicapai.
4. Buruknya Kualitas Perangkat Pertandingan
Selain persoalan permainan tim yang tidak maksimal, pertandingan tadi juga menunjukkan buruknya kualitas penyelenggaraan. Level ASEAN memang harus diakui tidak sebagus level Asia atau level dunia.
Ada sejumlah keputusan wasit yang kontroversial dan merugikan kedua tim. Kepemimpinan perangkat pertandingan lainnya juga buruk, termasuk hakim garis dan wasit keempat di tepi lapangan.
Kali ini Timnas Indonesia masih untung berhasil mengamankan kemenangan.
5. Ujian Sebenarnya Belum Tiba

Seperti yang disinggung di atas, Timnas Indonesia tidak bermain maksimal, untungnya masih bisa menang. Namun, seharusnya hasil ini tidak jadi alasan untuk berpuas diri.
Masih ada banyak hal yang perlu dikembangkan jika Skuad Garuda benar-benar ingin merebut trofi juara. Permainan tim harus terus berkembang seiring jalannya turnamen. Ujian sebenarnya melawan tim kuat belum tiba.
Susunan Pemain
MYANMAR XI: Zin Nyi Nyi Aung; Hein Phyo Win, Thet Hein Soe, Nanda Kyaw, Mg Mg Lwin, Lwin Moe Aung, Thiha Zaw, Wai Lin Aung, Aung Kaung Mann, Thiha Htet Aung, Zaw Win Thein
Pelatih: Myo Hlaing Win
INDONESIA XI: Cahya Supriadi; Alfriyanto Nico, Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, Arkhan Fikri, Zanadin Fariz, Hokky Caraka, Arkhan Kaka
Pelatih: Shin Tae-yong
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





