APSI: Gugatan Hukum Membuat Citra PSSI Semakin Buruk
Editor Bolanet | 1 Mei 2013 22:51
- Polemik segitiga yang melibatkan mantan pelatih tim nasional Indonesia senior, Luis Manuel Blanco, dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) serta Badan Tim Nasional (BTN), menyita perhatian Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSI).
Persoalan menjadi semakin serius, mana kala pelatih asal Argentina tersebut, kini membawanya ke jalur hukum. Dengan meminta bantuan pengacara kondang, Elza Syarief, Blanco berharap persoalan yang melanda dapat segera teratasi.
Kalau soal menggunakan jasa pengacara, itu adalah hak Blanco. Namun, kami berharap jika persoalan yang ada dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Dengan begitu, tidak membuat citra PSSI semakin memburuk, kata Ketua Umum APSI, Gatot Haryo Sutedjo.
Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Jakarta Timur tersebut juga berpesan, supaya tim pengacara Luis manuel Manuel Blanco bersikap arif. Harapannya, segala sesuatunya dapat diselesaikan tanpa harus menempuh jalur hukum.
Lebih baik, lakukan mediasi dahulu. Semua pihak harus berpikir tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Saya pribadi, berharap yang terbaik untuk semua pihak, tuturnya.
Sementara itu, Elza menegaskan tetap pada pendiriannya. Bahkan, akan mencari keadilan untuk Blanco hingga ke Presiden RI. Sebab dirinya berpandangan, jika Blanco sudah rela berkorban demi memberikan prestasi bagi sepak bola Indonesia sekalipun mendapatkan gaji sangat kecil.
Karena itu, kami akan kirimkan somasi untuk PSSI. Kami tidak langsung mensomasi BTN, sebab BTN merupakan produk turunan dari PSSI. Yang kami perkarakan lebih awal, yakni harus PSSI, terang pengacara yang dikenal banyak menangani kasus-kasus perusahaan milik mantan keluarga Presiden RI, Soeharto.
Kebijakan Ketua BTN, La Nyalla Mahmud Mattalitti, yang menunjuk Jacksen Ferreira Tiago menjadi pelatih kepala, kontan membuat posisi Luis Manuel Blanco tersingkir.
Padahal, keberadaan pelatih asal Argentina tersebut, merupakan keputusan Isran Noor ketika masih menjadi Ketua BTN. Apalagi, Blanco juga mendapatkan restu dari Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. (esa/dzi)
Persoalan menjadi semakin serius, mana kala pelatih asal Argentina tersebut, kini membawanya ke jalur hukum. Dengan meminta bantuan pengacara kondang, Elza Syarief, Blanco berharap persoalan yang melanda dapat segera teratasi.
Kalau soal menggunakan jasa pengacara, itu adalah hak Blanco. Namun, kami berharap jika persoalan yang ada dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Dengan begitu, tidak membuat citra PSSI semakin memburuk, kata Ketua Umum APSI, Gatot Haryo Sutedjo.
Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Jakarta Timur tersebut juga berpesan, supaya tim pengacara Luis manuel Manuel Blanco bersikap arif. Harapannya, segala sesuatunya dapat diselesaikan tanpa harus menempuh jalur hukum.
Lebih baik, lakukan mediasi dahulu. Semua pihak harus berpikir tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Saya pribadi, berharap yang terbaik untuk semua pihak, tuturnya.
Sementara itu, Elza menegaskan tetap pada pendiriannya. Bahkan, akan mencari keadilan untuk Blanco hingga ke Presiden RI. Sebab dirinya berpandangan, jika Blanco sudah rela berkorban demi memberikan prestasi bagi sepak bola Indonesia sekalipun mendapatkan gaji sangat kecil.
Karena itu, kami akan kirimkan somasi untuk PSSI. Kami tidak langsung mensomasi BTN, sebab BTN merupakan produk turunan dari PSSI. Yang kami perkarakan lebih awal, yakni harus PSSI, terang pengacara yang dikenal banyak menangani kasus-kasus perusahaan milik mantan keluarga Presiden RI, Soeharto.
Kebijakan Ketua BTN, La Nyalla Mahmud Mattalitti, yang menunjuk Jacksen Ferreira Tiago menjadi pelatih kepala, kontan membuat posisi Luis Manuel Blanco tersingkir.
Padahal, keberadaan pelatih asal Argentina tersebut, merupakan keputusan Isran Noor ketika masih menjadi Ketua BTN. Apalagi, Blanco juga mendapatkan restu dari Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 27 Agustus 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




