Babak Belur di SEA Games, Aji Santoso Salahkan Persiapan
Editor Bolanet | 18 Juni 2015 19:19
- Aji Santoso membeber alasan di balik babak belurnya penampilan Timnas U-23 pada ajang SEA Games 2015. Menurut Pelatih Timnas U-23 ini, persiapan anak asuhnya sangat kurang.
Kita cuma persiapan 20 hari, ujar Aji.
Menurut Aji dengan waktu persiapan yang singkat itu, tak banyak yang bisa ia siapkan dari anak asuhnya. Bahkan, sekadar meningkatkan kondisi fisik Evan Dimas dan kawan-kawan pun, ia tak bisa maksimal.
Kalau malah cedera, nggak ada yang bisa main nantinya, ucap Aji.
Aji sendiri membandingkan persiapan Indonesia dengan tim-tim lain di SEA Games 2015 lalu. Menurutnya, Malaysia telah mempersiapkan skuatnya di Australia selama enam bulan. Sementara, Singapura -dalam mempersiapkan kekuatan mereka- menggelar Tur Eropa.
Demikian pula Vietnam. Asisten Pelatih mereka itu teman seangkatan saya. Kami sempat ngobrol. Katanya, mereka mempersiapkan diri selama sembilan bulan nggak terputus, paparnya.
Lebih lanjut, Aji juga membandingkan persiapan timnya kali ini dengan persiapan Timnas U-23 pada 2011 dan 2013 lalu. Menurut Aji -yang waktu itu menjadi asisten Rahmad Darmawan- persiapan mereka tiga bulan tak terputus.
Kalau mau sistem buka-tutup, persiapan paling tidak setahun. Sementara, kalau mau kontinyu, paling tidak tiga bulan. Itu saya rasa sudah lumayan efektif, tandasnya. (den/dzi)
Kita cuma persiapan 20 hari, ujar Aji.
Menurut Aji dengan waktu persiapan yang singkat itu, tak banyak yang bisa ia siapkan dari anak asuhnya. Bahkan, sekadar meningkatkan kondisi fisik Evan Dimas dan kawan-kawan pun, ia tak bisa maksimal.
Kalau malah cedera, nggak ada yang bisa main nantinya, ucap Aji.
Aji sendiri membandingkan persiapan Indonesia dengan tim-tim lain di SEA Games 2015 lalu. Menurutnya, Malaysia telah mempersiapkan skuatnya di Australia selama enam bulan. Sementara, Singapura -dalam mempersiapkan kekuatan mereka- menggelar Tur Eropa.
Demikian pula Vietnam. Asisten Pelatih mereka itu teman seangkatan saya. Kami sempat ngobrol. Katanya, mereka mempersiapkan diri selama sembilan bulan nggak terputus, paparnya.
Lebih lanjut, Aji juga membandingkan persiapan timnya kali ini dengan persiapan Timnas U-23 pada 2011 dan 2013 lalu. Menurut Aji -yang waktu itu menjadi asisten Rahmad Darmawan- persiapan mereka tiga bulan tak terputus.
Kalau mau sistem buka-tutup, persiapan paling tidak setahun. Sementara, kalau mau kontinyu, paling tidak tiga bulan. Itu saya rasa sudah lumayan efektif, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37



















