Beckham Putra Tuai Kritik Usai Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok: Harusnya Didukung
Ari Prayoga | 26 Maret 2026 22:41
Bola.net - Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, mengaku tak habis pikir dengan maraknya respons negatif yang ditujukan kepada Beckham Putra Nugraha setelah namanya dipanggil ke dalam skuad Timnas Indonesia untuk persiapan FIFA Series 2026.
Keputusan pelatih anyar Timnas Indonesia asal Inggris, John Herdman, yang memasukkan Beckham Putra Nugraha justru memancing banjir komentar bernada sinis di media sosial. Padahal, Marc Klok menilai pemanggilan tersebut merupakan bagian dari rencana dan kebutuhan tim pelatih yang bertujuan untuk kemajuan sepak bola Indonesia.
“Saya sudah melihat tanggapan dalam dua minggu terakhir ini. Kalau saya ada di sana, mungkin saya juga akan dibully,” ujar Marc Klok usai sesi latihan di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (26/3/2026).
Marc Klok menilai fenomena perundungan terhadap pemain bukanlah hal baru. Ia mencontohkan pemain seperti Yakob Sayuri yang juga pernah mengalami hal serupa. Namun, ia menegaskan bahwa budaya ini sangat merugikan, terutama bagi perkembangan pemain muda.
Bisa Berdampak ke Beckham Putra

Menurut Klok, tekanan dari komentar negatif bisa berdampak besar pada kondisi mental pemain. Dalam situasi ekstrem, hal itu bahkan dapat menurunkan performa sang pemain di lapangan.
“Bayangkan ada ratusan ribu atau bahkan hingga jutaan orang membully Anda. Itu bisa menghancurkan mental dan membuat performa turun,” ungkap pemain naturalisasi kelahiran Belanda ini.
Bahkan Marc Klok juga menyebutkan akan ada efek domino dari budaya negatif tersebut. Ia menilai, bukan hanya individu yang dirugikan, tetapi juga kualitas tim nasional secara keseluruhan.
“Anda kehilangan bakat, kehilangan kesempatan pemain berkembang, dan akhirnya kualitas tim ikut menurun,” imbuh pemain yang tercoret dari timnas Indonesia tahun ini.
Dukung Tanpa Tebang Pilih

Lebih jauh, Klok mengajak seluruh pencinta sepak bola Indonesia untuk bersatu mendukung siapa pun yang dipilih memperkuat skuat Garuda, baik itu Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, dan pemain dari klub manapun sebagai bagian dari skuad Timnas layak mendapatkan dukungan penuh.
“Siapa pun yang dipanggil, dari klub mana pun, kita harus dukung. Semua pemain bisa membuat kesalahan, itu hal wajar dalam sepak bola,” imbuh Klok.
Klok juga mempertanyakan standar ganda yang kerap muncul di kalangan suporter, di mana satu pemain bisa mendapat kritik berlebihan sementara yang lain tidak. “Kenapa satu pemain dibully lebih keras dibanding yang lain? Ini yang saya tidak mengerti,” selorohnya.
Dukungan buat Timnas

Klok berharap pola pikir negatif ini bisa segera berubah. Ia menilai dukungan publik adalah kunci untuk membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi dan lebih bagus lagi.
Terkait peluang tim Indonesia di FIFA Series 2026 nanti, Klok mengaku optimistis. Meski ia belum melihat persiapan lengkap skuad. Ia yakin Timnas Indonesia mampu meraih hasil positif dalam laga mendatang.
“Harusnya bisa menang. Tapi pertandingan berikutnya pasti lebih berat. Tapi tetap harus optimistis,” pungkas Klok.
Disadur dari Bola.com (Erwin Snaz, Wiwig Prayugi) 26 Maret 2026
Jadwal FIFA Series 2026
Jumat, 27 Maret 2026
- 15:30 WIB - Bulgaria vs Kepulauan Solomon - Indosiar, Vidio
- 20:00 WIB - Indonesia vs St. Kitts and Nevis - SCTV, Indosiar, Vidio
Senin, 30 Maret 2026
- 15:30 WIB - Perebutan tempat ketiga - Indosiar, Vidio
- 20:00 WIB - Final FIFA Series 2026 - SCTV, Indosiar, Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Parade Jersey Piala Dunia 2026: Siapa yang Terbaik?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 19:52
-
Prediksi Timnas Indonesia vs St. Kitts and Nevis 27 Maret 2026
Tim Nasional 26 Maret 2026, 19:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07










