Bedah Strategi Kurniawan, Detail Tak Biasa di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17: Dari Kick-Off hingga Tendangan Bebas

Asad Arifin | 13 April 2026 23:46
Bedah Strategi Kurniawan, Detail Tak Biasa di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17: Dari Kick-Off hingga Tendangan Bebas
Kurniawan Dwi Yulianto ketika hadir pada undian fase grup Piala AFF U-17 2026 (c) Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Timnas Indonesia U-17 tampil impresif saat mengawali kiprah di Piala AFF U-17 2026. Garuda Muda menang telak 4-0 atas Timor Leste pada laga Grup A, Senin (13/4) malam WIB.

Bermain di Stadion Gelora Joko Samudro, Indonesia menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan. Empat gol berhasil dicetak seluruhnya di babak pertama dengan efektivitas tinggi.

Advertisement

Kapten tim Putu Ekayana menjadi bintang dengan dua gol yang dicetaknya. Sementara itu, dua gol lainnya disumbang Ridho dan Dava Yunna.

Namun, kemenangan ini bukan hanya soal skor besar semata. Ada sentuhan taktik yang menarik dari pelatih Kurniawan Dwi Yulianto yang patut mendapat perhatian.

Kurniawan berani melakukan pendekatan berbeda di laga perdana. Ia tetap menerapkan strategi detail meski tekanan laga pembuka kerap membuat tim bermain lebih hati-hati.

1 dari 2 halaman

Kick-off Agresif dan Rotasi Posisi yang Cair

Kick-off Agresif dan Rotasi Posisi yang Cair

Kurniawan Dwi Yulianto saat masih menjadi staff pelatih Timnas Indonesia (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Salah satu taktik paling mencolok terlihat sejak momen kick-off. Kurniawan menginstruksikan tujuh pemain langsung bergerak cepat ke area depan.

Mereka segera mengisi ruang di sekitar kotak penalti lawan untuk mengantisipasi bola panjang. Skema ini bertujuan menciptakan tekanan sejak detik pertama pertandingan.

Selain itu, fleksibilitas posisi pemain juga menjadi ciri khas permainan Indonesia. Peres Tjoe beberapa kali berganti peran dari bek kanan ke bek kiri dalam fase permainan.

Putu Ekayana yang berposisi sebagai bek tengah juga aktif membantu serangan. Ia kerap masuk ke kotak penalti dan terbukti efektif dengan mencetak dua gol.

2 dari 2 halaman

Skema Bola Mati Detail dan Eksperimen Berani

Skema Bola Mati Detail dan Eksperimen Berani

Selebrasi gol Putu Ekayana ketika mencetak gol untuk Timnas Indonesia U-17 pada laga lawan Timor Leste di Piala AFF U-17 2026 (c) Dok. Timnas Indonesia

Kurniawan juga menaruh perhatian besar pada situasi bola mati. Pemilihan eksekutor disesuaikan dengan kaki dominan untuk memaksimalkan akurasi umpan.

Situasi sepak pojok menjadi salah satu senjata utama Indonesia. Dua gol yang lahir menunjukkan efektivitas skema yang telah dipersiapkan dengan matang.

Pada menit ke-50, Kurniawan bahkan menyiapkan skema tendangan bebas yang cukup kompleks. Alfredo Nararya dan Pandu Aryo bergerak bersamaan untuk mengecoh pertahanan lawan.

Alfredo kemudian mencoba mencari ruang di kotak penalti setelah pergerakan awal. Namun, eksekusi akhir dari skema tersebut belum berjalan sempurna.

LATEST UPDATE