Boaz Solossa, Penakluk Timnas Vietnam di Piala AFF 2004 dan 2016
Asad Arifin | 15 Desember 2021 13:49
Bola.net - Timnas Indonesia pernah punya memori manis atas Vietnam di ajang Piala AFF (dulu Piala Tiger). Adalah gol-gol dan sihir Boaz Solossa yang menjadi tanda bahwa Timnas Indonesia pernah berjaya atas The Golden Star.
Timnas Indonesia akan melakoni laga ketiganya di babak penyisihan grup B Piala AFF 2020, dengan menghadapi Vietnam di Bishan Stadium, Rabu (15/12/2021). Tentu laga ini menjadi pertarungan dua tim elite dan penuh rivalitas di Asia Tenggara.
Vietnam jelas bukan lawan yang asing buat Timnas Indonesia. Berdasarkan data dari 11v11, Timnas Indonesia dan Vietnam telah 24 kali bertemu dan sudah saling mengalahkan. Indonesia meraih delapan kemenangan, sembilan kali imbang, dan tujuh kali kalah.
Belakangan, Vietnam disebut sebagai salah satu tim terkuat di kawasan Asia Tenggara. Mereka adalah juara Piala AFF 2018 dan satu-satunya negara Asia Tenggara yang lolos putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Tapi, Indonesia punya sejarah bagus atas Vietnam dan Boaz Solossa adalah aktor utamanya. Tak percaya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Boaz Solossa Membungkam My Dinh di Piala AFF 2004

Pada masa lalu, Timnas Indonesia pernah memetik hasil manis kala berlaga di Stadion My Dinh, Hanoi, menghadapi Vietnam. Salah satu kemenangan fenomenal terjadi pada Piala AFF edisi tahun 2004.
Kala itu Timnas Indonesia menantang tuan rumah Vietnam pada pertandingan ketiga di babak penyisihan grup A. Indonesia dan Vietnam sama-sama memiliki poin empat, hasil sekali menang dan seri.
Secara heroik, pasukan Merah Putih menang tiga gol tanpa balas atas Vietnam. Ketika itu, gol-gol Timnas Indonesia dilesakkan Maully Lesy, Boaz Solossa, dan Ilham Jayakesuma.
Kemenangan itu sangat berkesan bagi Timnas Indonesia lantaran sama sekali tidak diunggulkan. Apalagi sebelumnya Vietnam menghempaskan Laos dengan skor telak 9-1 sedangkan Indonesia tertahan 1-1 oleh Singapura di pertandingan kedua fase grup.
Pada edisi 2004 tersebut, sosok Boaz Solossa memang menjadi figur bagi lini depan Timnas Indonesia. Selain mencetak gol ke gawang Vietnam dalam kemenangan besar 0-3 di Hanoi, Boaz juga membuat publik Malaysia terdiam saat ikut mencetak gol kemenangan 1-4 di Kuala Lumpur.
Kemenangan Terakhir di Pakansari

Piala AFF 2016 menjadi kali terakhir Timnas Indonesia menunjukkan kedigdayaan atas Vietnam. Ketika itu kedua tim dipertemukan di babak semifinal.
Timnas Indonesia lebih dulu menjadi tuan rumah pada leg pertama. Bermain di Stadion Pakansari, Timnas Garuda berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Vietnam.
Ketiga itu gol kemenangan skuad Merah Putih dibukukan oleh Hansamu Yama (7') dan Boaz Solossa melalui tendangan penali pada menit ke-56'. Adapun Vietnam mencetak gol melalui Nguyen Van Quyet dari titik putih (17').
Pada leg kedua, Timnas Indonesia berhasil menahan imbang 2-2 Vietnam. Gol Timnas Indonesia dibukukan Stefano Lilypaly (54') dan penalti Manahati Lestusen (97'). Adapun Vietnam mencetak gol melalui Vu Van Thanh (83') dan Vu Minh Tuan (90+3').
Timnas Indonesia melaju ke final dengan kemenangan agregat 4-3. Sayangnya, pasukan Alfred Riedl kalah di final dengan agregat 2-3 dari Thailand.
Namun menilik kembali dalam pertandingan tersebut, sosok Boaz Solossa kembali menjadi momok bagi Vietnam. Setelah golnya ke gawang Vietnam terjadi di Hanoi pada 2004, ia kembai menjebol gawang mereka 2 tahun kemudian.
Disadur dari Bola.com: Aryo Atmaja, 15 Desember 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 22 Oktober 2026, 22:21
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Brasil: Sempat Beri Perlawanan, Garuda Tumbang 0-3
Tim Nasional 16 Oktober 2026, 07:14
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




