BTN Pastikan Tidak Melanggar Hak Asasi Pemain Timnas U-19
Editor Bolanet | 4 November 2013 22:47
- Upaya klub-klub kontestan Indonesia Super League (ISL) untuk diperkuat para pemain tim nasional Indonesia U-19, dipastikan tidak mudah. Sebab, Badan Tim Nasional (BTN) sudah mengeluarkan kebijakan yang dampaknya membuat klub wajib berpikir berulang kali.
Para pemain bersangkutan hanya bisa diturunkan setelah tugasnya di Timnas kelar. Penggawa Timnas Indonesia U-19 akan digembleng dalam training centre (TC)/pemusatan latihan jangka panjang untuk persiapan Piala Asia di Myanmar Oktober 2014 dan diharapkan lolos ke ajang Piala Dunia U-20 di New Zealand 2015 mendatang.
Tentunya, kami tidak bisa melarang pemain untuk bergabung dengan klub atau pun sebaliknya. Sebab, itu Hak Asasi para pemain. Namun, kami juga punya kewajiban untuk mengingatkan jika para pemain memiliki tugas membela negara bersama Timnas, terang Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin.
Karena itu, diingatkan Sefdin, klub hanya bisa berperan seperti bapak angkat. Yakni, membiayai tetapi tidak memainkan. Otomatis, harus melakukan kontrak berdurasi jangka panjang.
Dilanjutkannya, kebijakan tersebut tidak menyalahi aturan apapun. Sekalipun, jika dilihat dari satu sisi, klub rasanya menjadi pihak yang dirugikan. Itu lantaran, hanya mengeluarkan gaji bagi pemain namun tidak bisa memfungsikannya.
Kalau ada klub yang bersedia, silahkan. Asalkan, siap dengan konsekuensinya seperti itu. Kalau tidak, maka harus bersabar menunggu hingga 2015. Ini bagian dari upaya kami dalam memproteksi pemain. Namun yang pasti, jika ada klub yang mengontrak pemain (bapak angkat), bukan berarti BTN lepas tangan soal uang saku, biaya TC jangka panjang dan lain-lainnya. Cara berpikirnya tidak seperti itu. Sebab, BTN tetap konsisten, tegasnya.
Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-19, pun sudah memanggil sebanyak 40 pemain untuk mengikuti TC jangka panjang tahap pertama di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2013 hingga 9 Januari 2014.
Sebelumnya, Indra hanya memiliki sebanyak 32 pemain. Tambahan pemain, diakuinya diperoleh melalui daftar koleksi pemain yang dimiliki melalui pencarian sebelumnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, menerangkan jika pelaksanaan TC jangka panjang bagi tim nasional Indonesia U-19 bakal menghabiskan dana besar. Yakni, sekitar Rp30 miliar.
Biaya tersebut, dilanjutkan Joko, sudah termasuk agenda uji coba baik dalam dan luar negeri. TC Timnas U-19 di Batu, akan dibagi dalam tiga tahap TC. Yakni, fase General, Specific dan Pre-Competition. (esa/hsw)
Para pemain bersangkutan hanya bisa diturunkan setelah tugasnya di Timnas kelar. Penggawa Timnas Indonesia U-19 akan digembleng dalam training centre (TC)/pemusatan latihan jangka panjang untuk persiapan Piala Asia di Myanmar Oktober 2014 dan diharapkan lolos ke ajang Piala Dunia U-20 di New Zealand 2015 mendatang.
Tentunya, kami tidak bisa melarang pemain untuk bergabung dengan klub atau pun sebaliknya. Sebab, itu Hak Asasi para pemain. Namun, kami juga punya kewajiban untuk mengingatkan jika para pemain memiliki tugas membela negara bersama Timnas, terang Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin.
Karena itu, diingatkan Sefdin, klub hanya bisa berperan seperti bapak angkat. Yakni, membiayai tetapi tidak memainkan. Otomatis, harus melakukan kontrak berdurasi jangka panjang.
Dilanjutkannya, kebijakan tersebut tidak menyalahi aturan apapun. Sekalipun, jika dilihat dari satu sisi, klub rasanya menjadi pihak yang dirugikan. Itu lantaran, hanya mengeluarkan gaji bagi pemain namun tidak bisa memfungsikannya.
Kalau ada klub yang bersedia, silahkan. Asalkan, siap dengan konsekuensinya seperti itu. Kalau tidak, maka harus bersabar menunggu hingga 2015. Ini bagian dari upaya kami dalam memproteksi pemain. Namun yang pasti, jika ada klub yang mengontrak pemain (bapak angkat), bukan berarti BTN lepas tangan soal uang saku, biaya TC jangka panjang dan lain-lainnya. Cara berpikirnya tidak seperti itu. Sebab, BTN tetap konsisten, tegasnya.
Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-19, pun sudah memanggil sebanyak 40 pemain untuk mengikuti TC jangka panjang tahap pertama di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2013 hingga 9 Januari 2014.
Sebelumnya, Indra hanya memiliki sebanyak 32 pemain. Tambahan pemain, diakuinya diperoleh melalui daftar koleksi pemain yang dimiliki melalui pencarian sebelumnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, menerangkan jika pelaksanaan TC jangka panjang bagi tim nasional Indonesia U-19 bakal menghabiskan dana besar. Yakni, sekitar Rp30 miliar.
Biaya tersebut, dilanjutkan Joko, sudah termasuk agenda uji coba baik dalam dan luar negeri. TC Timnas U-19 di Batu, akan dibagi dalam tiga tahap TC. Yakni, fase General, Specific dan Pre-Competition. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
-
Soal Rumor Cristian Romero Merapat ke MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 21 Juni 2026, 08:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia vs Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 08:02
-
MU Kelamaan, Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 21 Juni 2026, 07:34
-
Link Live Streaming Tunisia vs Jepang dan Jam Berapa Mainnya?
Piala Dunia 21 Juni 2026, 06:08
-
Daftar Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 05:52
-
Man of the Match Jerman vs Pantai Gading: Deniz Undav
Piala Dunia 21 Juni 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












