Bukan Kemenangan Hebat! Mantan Pelatih Arab Saudi 'Semprot' Bintangnya yang Dapat Kartu Merah Konyol Lawan Indonesia
Editor Bolanet | 9 Oktober 2025 09:03
Bola.net - Kemenangan 3-2 Timnas Arab Saudi atas Timnas Indonesia ternyata tidak dianggap istimewa oleh Khalid Al-Qarouni. Mantan pelatih Timnas Arab Saudi U-23 itu justru melontarkan analisis tajam dan menyebut kemenangan itu diraih dengan "sangat sulit".
Menurutnya, performa Arab Saudi jauh dari kata memuaskan, terutama di awal laga yang gugup. Al-Qarouni juga secara terbuka memberikan kritik pedas kepada Mohamed Kanno yang menerima kartu merah tidak perlu.
Di sisi lain, Al-Qarouni tetap memberikan apresiasi kepada dua pahlawan kemenangan tim. Ia secara khusus memuji penampilan gemilang dari Saleh Abu Al-Shamat dan Feras Al-Brikan.
Analisis tajam ini sekaligus menjadi peringatan bagi Arab Saudi. Kemenangan tipis tersebut dinilai bisa menjadi bumerang yang menyulitkan perhitungan di laga penentuan grup.
Awal yang Gugup dan Kemenangan Sulit
Khalid Al-Qarouni tanpa ragu menyebut laga melawan Timnas Indonesia sangatlah berat. Ia menilai kemenangan itu bisa saja menyulitkan posisi Arab Saudi di laga penentuan nanti.
"Kemenangan yang diraih Si Hijau melawan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia sangat sulit. Ini bisa memperumit perhitungan di laga terakhir jika Irak mengalahkan Indonesia, mengingat sistem selisih gol yang digunakan," kata Al-Qarouni kepada Asharq Al-Awsat.
Ia menyoroti awal laga yang tak terduga. Skuad Arab Saudi dinilainya tampil gugup dan bahkan sempat tertinggal lebih dulu dari Skuad Garuda.
"Awal timnas Arab Saudi secara tak terduga terlihat gugup dan tertinggal. Namun, sisi positifnya adalah mereka mampu bangkit dan menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol, lalu menambah gol ketiga," jelasnya.
Pujian di Tengah Kritikan Pedas
Meskipun melontarkan kritik, Al-Qarouni tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang tampil gemilang. Ia secara khusus memuji dua nama sebagai pahlawan kemenangan.
"Kemenangan ini penting, dan kita tidak boleh meremehkan nilainya. Kita harus memberikan para pemain pujian yang layak mereka dapatkan, terutama Saleh Abu Al-Shamat yang tampil menonjol di laga debutnya dan mencetak gol penyama kedudukan, begitu juga Feras Al-Brikan dan pemain lainnya," ujarnya.
Namun, pujian itu diiringi dengan kritik yang jauh lebih keras kepada Mohamed Kanno. Kartu merah yang diterima sang gelandang senior dianggap sebagai sebuah kecerobohan besar.
"Akan tetapi, kritik besar tertuju pada pemain Mohamed Kanno yang terlalu cepat diusir keluar. Padahal dia adalah salah satu pemain yang memiliki pengalaman luas, dan kehadirannya sangat penting untuk laga penentuan melawan Irak," tegasnya.
Peringatan Keras untuk Laga Penentu
Lebih lanjut, Al-Qarouni mengingatkan bahwa Timnas Indonesia nyaris saja membuat petaka. Penurunan performa Arab Saudi di menit-menit akhir dinilainya sangat mengkhawatirkan.
"Penurunan performa di menit-menit akhir sangat membingungkan setelah Timnas Indonesia memperkecil ketertinggalan. Mereka jelas ingin pulang dengan hasil imbang," ungkapnya.
Menurutnya, Arab Saudi seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol untuk mengamankan posisi. Kelengahan di fase akhir pertandingan disebutnya tidak bisa ditoleransi.
Kini, ia memberikan peringatan keras kepada pelatih saat ini. Laga melawan Irak disebutnya akan jauh lebih sulit dan menuntut persiapan yang jauh lebih matang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









