Cerita Achmad Zaki Iskandar Soal Timnas Indonesia U-17: Dipersiapkan 2 Tahun, Tantangannya Besar, Baru Puber, Emosinya Naik Turun
Asad Arifin | 3 Desember 2025 17:18
Bola.net - Manajer Timnas Indonesia U-17, Achmad Zaki Iskandar memaparkan rangkaian proses panjang yang akhirnya membawa timnya Nova Arianto menorehkan kemenangan pertama Indonesia di Piala Dunia U-17 2025. Ia menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil pembentukan tim yang berlangsung hampir dua tahun.
Menurut Zaki, persiapan Timnas Indonesia U-17 telah dimulai sejak para pemain masih berada di kelompok umur U-16 pada awal 2024. Ia menyebut bahwa periode tersebut menjadi tahapan penting untuk membangun karakter dasar pemain melalui program latihan jangka panjang.
"Di kelompok umur ini mereka masih seperti kertas kosong yang bisa dibentuk. Kami bangun mereka dengan TC jangka panjang, program berjenjang, dan disiplin ketat," ujar Zaki.
Perjalanan Timnas Indonesia U-17 pun melalui berbagai turnamen sebagai bagian dari proses penguatan struktur permainan. Para pemain mengikuti Piala AFF U-16 2025 di Solo, tampil di Piala Asia U-17 2025, hingga akhirnya melangkah ke putaran final Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
"Satu siklus target tuntas. Ini buah dari kerja keras dua tahun," kata Zaki.
Bukan Hanya Aspek Fisik dan Taktik

Ia menjelaskan bahwa pengembangan Timnas Indonesia U-17 tidak hanya terfokus pada aspek fisik dan taktik. Zaki menuturkan bahwa di bawah kepemimpinan Ketum PSSI Erick Thohir, Garuda Muda mendapat dukungan personel yang sangat lengkap di setiap pemusatan latihan.
Zaki menyebut bahwa tim pendukung terdiri dari pelatih, staf medis, fisioterapis, ahli gizi, hingga dua psikolog yang mendampingi pemain. Ia menekankan bahwa pendampingan psikologis sangat dibutuhkan, mengingat para pemain berada pada usia rentan secara emosional.
"Anak-anak usia 16–17 ini tantangannya besar. Mereka baru puber, emosinya naik turun, tekanan media sosial luar biasa. Karena itu mental adalah fondasi. Kami perkuat betul dari sisi psikologi," jelasnya.
Nutrisi, Pola Makan, dan Massa Otot

Pengawasan juga dilakukan pada aspek nutrisi, pola makan, serta pembentukan massa otot. Proses tersebut dilakukan karena para pemain masih berada dalam fase pertumbuhan yang diperkirakan berlangsung hingga usia 20 tahun.
Zaki kemudian menyoroti peran psikolog dalam menangani berbagai masalah yang muncul selama TC panjang. Ia menjelaskan bagaimana pemain kerap menyampaikan keluhan atau persoalan pribadi yang harus ditangani dengan cepat dan tepat.
"Biasanya mereka curhat ke psikolog atau head coach dulu. Kalau ada hal yang harus ditangani cepat, psikolog menyampaikan kepada saya," tuturnya.
"Alhamdulillah, semua target tercapai. Dan kemenangan di Piala Dunia ini adalah pintu awal untuk generasi emas berikutnya," imbuh Zaki.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Ini Juga:
- Pernah Masuk List Calon Pelatih Timnas Indonesia, Ada Pengakuan Menarik dari Timur Kapadze
- Adu Mekanik Calon Pelatih Timnas Indonesia: Giovanni van Bronckhorst vs John Herdman, Siapa Lebih Wow?
- Update 8 Nilai Pasar Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda: Mees Hilgers Turun Drastis, Dean James dan Justin Hubner Meroket
- Keren! Kevin Diks Masuk Tim Terbaik Eropa Bersanding dengan Lamine Yamal, Kylian Mbappe, Sampai Mason Greenwood
- Jadwal Laga Perdana Timnas Indonesia di SEA Games 2025: Lawan Filipina, Siaran Langsung di TV Apa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drawing Piala AFF 2026: Netizen Agak Kecewa Dengan Hasil Undian Timnas Indonesia
Tim Nasional 15 Januari 2026, 17:53
-
Tim Nasional 15 Januari 2026, 17:37

-
Format dan Jadwal Piala AFF 2026: Kapan Timnas Indonesia Bertanding?
Tim Nasional 15 Januari 2026, 17:24
-
Hasil Drawing Fase Grup Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bertemu Vietnam
Tim Nasional 15 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Cagliari vs Juventus: Elia Caprile
Liga Italia 18 Januari 2026, 05:03
-
Hasil Cagliari vs Juventus: Dominan Tanpa Gol, Juve Tumbang 0-1
Liga Italia 18 Januari 2026, 04:52
-
Hasil Al Nassr vs Al Shabab: Menang 3-2 Tanpa Gol Cristiano Ronaldo
Asia 18 Januari 2026, 04:14
-
Prediksi Real Sociedad vs Barcelona 19 Januari 2026
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Lecce 19 Januari 2026
Liga Italia 18 Januari 2026, 02:45
-
Hasil Nottm Forest vs Arsenal: Tanpa Gol, tapi The Gunners Aman di Puncak
Liga Inggris 18 Januari 2026, 02:33
-
Man of the Match Udinese vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 18 Januari 2026, 01:42
-
Man of the Match Real Madrid vs Levante: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 01:21
-
Keras! Antonio Conte Sindir Ruben Amorim Arogan?
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:57
-
Cemooh Bernabeu: Vinicius dan Bellingham Jadi Sasaran Amarah Fans Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 00:54
-
Man of the Match Liverpool vs Burnley: Florian Wirtz
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:47
-
Hasil Chelsea vs Brentford: The Blues Menang Lewat Gol Joao Pedro dan Cole Palmer
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45



