Elkan Baggott Tak Muncul di SEA Games 2021: Blunder Shin Tae-yong Atau Harapan Palsu PSSI?
Asad Arifin | 20 Mei 2022 08:45
Bola.net - Mimpi Timnas Indonesia untuk meraih emas di SEA Games 2021 dipastikan kandas. Langkah pasukan Shin Tae-yong terhenti pada babak semifinal usai kalah dengan skor 1-0 dari Thailand, Kamis (19/5/2022) kemarin.
Gol semata wayang Weerathep Pompan pada babak tambahan waktu menjadi pertanda kandasnya harapan Timnas Indonesia meraih emas SEA Games 2021. Tapi, masih ada peluang meraih perunggu bagi Egy Maulana Vikri dan kolega.
Jika dirunut ke belakang, persiapan Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2021 cukup ideal. Mereka berlatih secara intensif dan menjalani laga uji coba di Korea Selatan. Tapi, bukan berarti tidak ada kendala.
Satu kendala yang mencolok adalah komposisi pemain. Saddil Ramdani tidak bergabung dengan tim secara penuh. Tapi, itu lebih baik dibanding Elkan Baggott yang sama sekali tidak datang ke arena SEA Games 2021.
Padahal, Baggott masuk dalam daftar 20 pemain yang didaftarkan untuk membela Timnas Indonesia. Apa yang terjadi? Apakah Shin Tae-yong membuat blunder? Atau PSSI yang kurang cermat saat berhubungan dengan Ipswich Town? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Blunder Shin Tae-yong?

Saat memberi keterangan media usai laga melawan Thailand, Shin Tae-yong turut menyebut nama Elkan Baggott. Shin Tae-yong mengakui bahwa absennya Baggott membawa dampak besar pada rencana yang ingin dia terapkan di SEA Games 2021.
"Hari ini Indonesia kekurangan sosok pemimpin seperti Elkan Baggott. Dia memiliki peran yang besar dalam skema permainan kami/ Absennya Elkan memberikan dampak yang besar bagi mentalitas dan juga permainan kami," ucap Shin Tae-yong.
Baggott memang memainkan perang penting dalam skema Shin Tae-yong. Hal itu tampak jelas di Piala AFF 2020 lalu. Bukan hanya saat bertahan, tapi juga dalam situasi bola mati. Di sisi lain performa Baggott bersama Ipswich Town tengah menanjak.
Lantas, jika sedari awal tahu Baggott tidak bisa datang ke SEA Games 2021, mengapa Shin Tae-yong tetap mendaftarkan namanya? Apalagi, sejak awal Shin Tae-yong tahu bahwa Baggott belum pasti bergabung dengan Timnas Indonesia.
"Saya tidak bisa memberikan jawaban pasti kapan Baggott akan tiba di Vietnam untuk merapat dengan Timnas Indonesia U-23," kata Shin Tae-yong, 10 Mei 2022 yang lalu.
PSSI Memberi Harapan Palsu?

SEA Games 2021 bukan agenda FIFA dan wajar jika Ipswich Town tidak melepas Elkan Baggott. Kasus Baggott berbeda dengan Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri di mana klub yang dibelanya sudah merampungkan musim 2021/2022.
PSSI tentu punya tanggung jawab atas tidak hadirnya Baggott di SEA Games 2021. Pertanyaan besarnya, seperti apa komunikasi antara PSSI dengan Ipswich Town dan Baggott?
Sekjen PSSI, Yunus Nusi beberapa kali memberi perkembangan tentang situasi Baggott. Pada 7 Mei 2022, usai Timnas Indonesia kalah dari Vietnam, dia belum tahu kapan Baggott akan merapat ke tim SEA Games 2021.
"Untuk Baggott masih belum diizinkan klubnya ke Timnas Indonesia U-23," kata Yunus Nusi.
Lalu, pada 13 Mei, jelang laga Timnas Indonesia lawan Filipina, Yunus Nusi memberikan kabar terbaru Baggott. "Insyaallah, kami meminta Baggott untuk datang ke Hanoi, Vietnam. Kemungkinan besar dia akan datang ke Hanoi," katanya.
Namun, hingga menjelang laga semifinal lawan Thailand, tidak ada tanda-tanda Baggott akan bergabung dengan Timnas Indonesia. Pada akhirnya, Baggott tak juga datang hingga Indonesia kalah 1-0 dari Thailand.
Kasus Pratama Arhan

Shin Tae-yong atau PSSI harusnya bisa membuat keputusan tegas soal kasus Elkan Baggott. Hal itu berkaca pada kasus Pratama Arhan yang sejak awal tidak mendapatkan izin dari Tokyo Verdy untuk tampil di SEA Games 2021.
"Pratama Arhan harus fokus ke klub Tokyo Verdy karena dia baru saja bergabung dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi," ujar Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, 29 April 2022.
Jika PSSI dan Shin Tae-yong bisa membuat keputusan yang jelas terkait Pratama Arhan, mengapa tidak dengan Elkan Baggott? Mengapa Baggott didaftarkan walau tidak ada kepastian dia bisa bergabung dengan Timnas Indonesia di SEA Games 2021?
Kerugian untuk Timnas Indonesia

Ketidakpastian kedatangan Elkan Baggott tentu saja menjadi kerugian bagi Timnas Indonesia di SEA Games 2021. Bukan hanya dari sisi teknis, tapi juga banyak hal lain. Salah satunya dari daftar pemain yang dibawa.
Ketika tim-tim lain mendaftarkan 20 pemain, maka Timnas Indonesia hanya punya 19 pemain karena Elkan Baggott tak kunjung datang ke Vietnam. Indonesia kekurangan satu pemain jika dibanding kontenstan lain.
Andai sejak awal situasi Baggott jelas, mungkin situasinya bisa berbeda. Jika sejak awal Ipswich Town tidak melepas Baggott, maka akan ada satu nama lain yang didaftarkan sebagai pengganti dan Indonesia tetap punya 20 pemain di SEA Games 2021.
Kini, situasinya sangat rumit. Pada laga perebutan medali perunggu, Indonesia akan kehilangan Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, dan Firza Andika karena cedera. Lalu, kondisi Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman juga belum pasti karena cedera.
Jadi, Timnas Indonesia mungkin hanya punya 14 pemain, dua diantaranya adalah kiper.
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Timnas Indonesia U-23 Gagal Raih Emas SEA Games 2021, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?
Thailand U-23 1-0 Timnas Indonesia U-23: Ini Analisis Soal Kandasnya Skuat Garuda di SEA Games 2021
Thailand vs Timnas Indonesia U-23 di Semifinal SEA Games U-23, Wasit Bikin Netizen Emosi: Bintang 1!
5 Pemain Timnas Indonesia U-23 dengan Performa Terburuk Kontra Thailand
Update Klasemen dan Perolehan Medali SEA Games 2021 Hari Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
-
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 19 September 2026, 00:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
