Fase Gelap Timnas Vietnam
Asad Arifin | 22 Maret 2024 13:40
Bola.net - Timnas Vietnam pernah berada pada top level pada era Park Hang-seo sebagai pelatih. Namun, sepeninggal pria asal Korea Selatan itu, Timnas Vietnam tengah berada pada fase gelap.
Park Hang-seo membawa perubahan besar di sepak bola Vietnam. Bukan hanya pada level senior, Park Hang-seo juga membawa The Golden Star meraih beberapa momen indah pada level usia.
Di bawah kendali Park Hang-seo, Vietnam jadi juara Piala AFF 2018. Nguyen Quang Hai dan kolega juga meraih medali emas SEA Games 2019. Sebelumnya, Vietnam melaju ke final Piala Asia U-23 2018.
Era Park Hang-seo bakal dikenal sebagai salah satu periode terbaik Timnas Vietnam. Namun, setelah berpisah dengan Park Hang-seo, Timnas Vietnam harus memulai dari situasi yang sangat sulit.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Periode Sulit Timnas Vietnam Bersama Troussier

VFF menunjuk Philippe Troussier sebagai pengganti Park Hang-seo. Bukan hanya pada level senior, Troussier juga bekerja untuk tim kelompok usia. Secara khusus tim U-22 dan U-23.
Sejauh ini, belum ada hasil positif yang didapat Troussier bersama Vietnam. Pada level senior maupun kelompok usia. Pada level usia, Troussier sudah gagal di SEA Games 2023.
Pada level senior, capaian Troussier juga tidak bisa dibilang bagus. Pria asal Prancis itu gagal mencapai target lolos dari fase grup Piala Asia 2023. Vietnam selalu kalah dari tiga laga fase grup. Vietnam juga terlempar dari 100 besar ranking FIFA.
Troussier telah memainkan 13 laga bersama Timnas Vietnam. Dari 13 laga itu, hanya empat kemenangan diraih. Sembilan laga lainnya berakhir dengan kekalahan. The Golden Star hanya mampu bikin 11 gol dan kebobolan 22 kali.
Apakah Vietnam Percaya pada 'Proses'?

Troussier membawa pendekatan berbeda dibanding Park Hang-seo. Troussier ingin Vietnam bermain atraktif, bertolak belakang dengan Park Hang-seo yang lebih pragrmatis. Troussier ingin Vietnam mendominasi penguasaan bola.
Troussier masih mencari komposisi ideal untuk bisa menerjemahkan ide-ide bermain yang dia susun. Hal itu tercermin dari pemakaian 46 pemain berbeda dari 13 laga yang dimainkan. Artinya, Troussier belum mampu menemukan formula yang tepat.
TheThao247, media olahraga asal Vietnam, membuat peringatan kepada VFF dan Troussier tentang situasi yang kini terjadi. "Ada kemajuan, tapi dalam sepak bola yang terpenting adalah hasil dan Troussier belum mampu melakukannya," tulis mereka.
Sumber: TheThao247
Hasil dan Klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026
16 November 2023
- Iraq 5-1 Indonesia (Bashar Rasan 20', Jordi Amat 35'-bd, Osama Rashid 60'Youssef Amyn 81', Ali Al Zubaidi 88'; Pattynama 45+3')
- Filipina 0-2 Vietnam (Nguyen Van Toan 16', Nguyen Dinh Bac 90+4')
21 November 2023
- Filipina 1-1 Indonesia (Patrick Reichelt 23'; Saddil Ramdani 70')
- Vietnam 0-1 Iraq (Ali 90+7')
21 Maret 2024
- Indonesia 1-0 Vietnam (Egy Maulana Vikri 52')
- Iraq 1-0 Filipina (Mohanad Ali 84')
26 Maret 2024
- 19.00 WIB: Vietnam v Indonesia
- 18.00 WIB: Filipina v Iraq
6 Juni 2024
- Indonesia v Iraq
- Vietnam v Filipina
11 Juni 2024
- Iraq v Vietnam
- Indonesia v Filipina
Baca ini juga ya Bolaneters:
2 Kali Kalah, Pelatih Vietnam Ogah Mengakui Keunggulan Kualitas Pemain Abroad Timnas Indonesia
Sumardji: Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen sedang Finalisasi Perpindahan Federasi, Insyaallah Selesai sebelum Lawan Vietnam di Hanoi
Pelatih Vietnam Sebut Duel Lawan Timnas Indonesia Seperti Liga Champions
Timnas Indonesia Selangkah Lagi di Atas Malaysia pada Ranking FIFA
Menang, Performa Indonesia kala Menghadapi Vietnam Dinilai Tak Meyakinkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Burnley 19 Mei 2026
Liga Inggris 18 Mei 2026, 09:17
-
Mental Juventus Lembek, dan Layak Disoraki Suporter Sendiri
Liga Italia 18 Mei 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01




















