Gagal Tembus Piala Asia U-23 2026, Timnas Indonesia Dinilai Layak Tersingkir
Ari Prayoga | 11 September 2025 18:25
Bola.net - Harapan Timnas Indonesia U-23 untuk tampil di Piala Asia 2026 pupus setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan U-23 pada laga penentuan di Stadion Delta, Sidoarjo, Selasa (9/9/2025). Kekalahan tersebut membuat Garuda Muda gagal melangkah ke putaran final meski sudah tampil penuh semangat sepanjang kualifikasi.
Menurut pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, performa Indonesia memang menunjukkan perkembangan positif, namun kegagalan ini juga membuka fakta bahwa masih ada kelemahan mendasar yang perlu segera dibenahi. Ia menilai pekerjaan rumah tersebut harus menjadi fokus pembinaan agar sepak bola Tanah Air bisa bersaing lebih konsisten di level Asia.
Kata Kesit, tiga pertandingan Timnas Indonesia U-23 di Grup J, masing-masing melawan Laos, Macau, dan Korea Selatan, memberikan gambaran yang jelas mengenai apa saja yang menjadi penyebab kegagalan ini.
Pertandingan awal melawan Laos dan seharusnya menjadi fondasi yang kuat bagi Timnas Indonesia U-23. Namun, performa yang ditampilkan justru menunjukkan inkonsistensi taktik dan mentalitas.
Penampilan Tak Sesuai Harapan
Melawan Laos, yang di atas kertas merupakan lawan paling mudah, tim asuhan pelatih Gerald Vanenburg hanya bermain imbang tanpa gol.
Permainan yang ditampilkan tidak sesuai harapan dan para pemain sering kali kesulitan menembus pertahanan lawan yang rapat. Finishing yang kurang tajam dan koordinasi serangan yang belum padu terlihat jelas pada pertandingan ini.
Lalu, kendati pesta gol saat menghadapi Macau dengan skor 5-0, Kesit menyebut kualitas Macau jauh di bawah Indonesia sehingga tidak tampak jelas kualitas permainan terbaik dari Indonesia.
Seperti diketahui, pertandingan terakhir melawan Korea Selatan menjadi penentu nasib Timnas Indonesia U-23. Meski bermain dengan penuh semangat, kesenjangan kualitas antara kedua tim sangat terlihat.
Korea Selatan, dengan pemain-pemain yang terorganisasi dan terbiasa bermain di level tinggi, mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Penampilan Kurang Gereget
Serangan-serangan Timnas Indonesia U-23 yang sporadis sering kali mudah dipatahkan oleh pertahanan Korea Selatan yang disiplin.
"Menurut saya wajar, timnas U-23 gagal ke Piala Asia U-23 karena penampilannya kurang gereget. Di awal tidak mampu meraih kemenangan lawan Laos yang sebelumnya diprediksi akan menang mudah atau harus dimenangkan, itu sebagai tanda bahwa timnas U-23 akan mengalami kesulitan pada laga-laga selanjutnya," tutur Kesit kepada Bola.com, Kamis (11-9-2025).
"Lawan Macau, walau menang, tapi kita kan tahu kualitas dari Macau seperti apa."
"Kemajuan dari pertandingan pertama melawan Laos, Indonesia hanya bisa mencetak gol. Itu belum memperlihatkan kekuatan seutuhnya dari timnas U-23. Buktinya, lawan Korea Selatan, lawan terberat, baru terlihat bagaimana kemampuan timnas U-23. Korea Selatan adalah tim yang pernah disingkirkan Indonesia pada 2024, walaupun sulit karena menang lewat adu penalti," tambahnya.
Tak Meyakinkan Sejak Awal
Lebih lanjut, menurut pria yang juga komentator jalannya pertandingan sepak bola ini menyebut kegagalan ini adalah cerminan dari tantangan yang lebih besar dalam pembinaan sepak bola Indonesia.
Selain masalah teknis seperti finishing dan efektivitas serangan, kegagalan ini juga disebabkan oleh kurangnya kedalaman skuad untuk menghadapi turnamen dengan jadwal padat dan keterbatasan mentalitas saat menghadapi tim-tim unggulan.
Sekadar untuk menjadi runner-up terbaik saja, kata pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta ini, Timnas Indonesia U-23 akan sangat sulit untuk lolos mengingat tim-tim di grup lain yang menempati posisi runner-up mempunya raihan poin di atas Indonesia, seperti Lebanon, Cina, dan Uzbekistan.
"Jadi, ya pantas gagal karena memang performa tidak meyakinkan sejak awal. Dengan penampilan seperti itu, akan sangat sulit untuk bisa bersaing. Kesalahan pertama ketika Indonesia tidak mampu meraih kemenangan lawan Laos karena persaingan kualifikasi Asia 2026 ini sangat ketat," katanya.
"Runner-up terbaik yang lolos itu nilainya rata-rata tujuh, hanya Uni Emirat Arab saja yang punya enam poin, tapi koleksi gol yang lumayan banyak. Begitu pun Uzbekistan, Lebanon, dan Cina. Jadi, pilihan pada saat itu untuk Indonesia ya harus menang lawan Laos, Macau, dan Lawan Korea Selatan minimal seri," ucap Kesit Budi Handoyo.
Disadur dari Bola.com (Aning Jati) 11 September 2025
Jangan Lewatkan!
Dion Markx Tetap Bangga dengan Debut di Timnas Indonesia U-23 Walau Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2026
Bintang Irak, Mohanad Ali Pastikan Tak Akan Berulah Lagi saat Jumpa Timnas Indonesia
Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Arab Saudi, Timnas Indonesia Seperti Bermain di Kandang Sendiri
Menilik Catatan Gerald Vanenburg dan Para Pendahulu di Timnas Indonesia U-23: Gagal di Awal Bukan Hal Baru
Menilai Performa Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra di 2 Laga Timnas Indonesia: Layak Starter di Putaran 4?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
-
Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
Piala Dunia 18 September 2026, 17:23
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
-
Todd Boehly Lepas Saham Chelsea, Begini Reaksi Xabi Alonso
Liga Inggris 18 September 2026, 16:47
LATEST UPDATE
-
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 19 September 2026, 00:15
-
Link Live Streaming Brentford vs Chelsea 19 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 23:40
-
MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Inggris 18 September 2026, 23:25
-
Mikel Arteta Bicara Kontrak Baru di Arsenal: Tidak Perlu Khawatir
Liga Inggris 18 September 2026, 22:50
-
Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
Basket 18 September 2026, 22:38
-
Dibandingkan Sir Alex Ferguson, Begini Respons Mikel Arteta
Liga Inggris 18 September 2026, 21:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Isenmulang 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:14
-
Hasil Madura United vs PSIM: Laskar Sape Kerrab Comeback dan Menang 2-1
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Portugal untuk Nations League
Piala Eropa 18 September 2026, 20:26
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Absen
Tim Nasional 18 September 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

