Ilmu Padi Shin Tae-yong: Merendah dan Memuji Lawan Sebelum Laga, Lalu Bertarung Bak Kesatria
Asad Arifin | 19 Desember 2021 22:32
Bola.net - Shin Tae-yong menunjukkan karakter yang luar biasa di fase grup Piala AFF 2020. Sebab, dia selalu merendah dan memuji lawan sebelum laga. Tapi, di lapangan, dia bertarung seperti kesatria.
Tak ada kata-kata congkak yang keluar dari mulut Shin Tae-yong sepanjang persiapan dan fase grup Piala AFF. Bahkan, saat Timnas Indonesia diragukan banyak pihak, dia tetap tenang.
Pada akhirnya, Shin Tae-yong mampu mematahkan prediksi banyak pihak. Safee Sali harus menelan ludahnya karena Malaysia gagal lolos ke semifinal. Begitu juga Gabriel Tan, jurnalis ESPN.
Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara Grup B. Dan, cerita sukses ini tak lepas dari kerendahan hati Shin Tae-yong lewat komentar-komentar bersahaja. Simak rangkaian 'ilmu padi' dari Shin Tae-yong selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters:
Enggan Sesumbar Juara

Pada sesi jumpa pres resmi jelang fase grup Piala AFF, Shin Tae-yong tidak banyak sesumbar. Dia menyebut Indonesia berada di grup yang sulit. Tidak ada janji gelar juara akan dibawa ke pangkuan Ibu Pertiwi.
"Pastinya tidak bisa dipastikan (apakah akan menjadi juara). Tetapi setiap pertandingan kami akan bekerja keras dengan berpikir kami itu sebagai calon juara," ujar Shin Tae-yong.
"Memang penting juga untuk target juara, tetapi setiap pertandingan kami bekerja keras pasti akan meningkatkan performa. Jadi mungkin bisa mendapatkan juara juga," tegas Shin Tae-yong.
Kamboja Dipuji Sebelum Dikalahkan

Indonesia membuka Piala AFF 2020 dengan mengalahkan Kamboja 4-2. Sebelum laga, Shin Tae-yong memberi kalimat-kalimat pujian untuk sang calon lawan. Setelah dipuji, lalu dikalahkan.
"Saya menonton pertandingan Kamboja lawan Malaysia di pertandingan pertama ya, sangat baik," ujar Shin Tae-yong.
"Mungkin banyak yang berpikir Kamboja itu baik dalam permainan bola kemarin. Untuk itu kami akan mempersiapkan, dan akan lebih keras bermain agar kami bisa dapat kemenangan," imbuh Shin Tae-yong.
Puji Vietnam Tim Terbaik

Jelang duel melawan Vietnam, Shin Tae-yong menyebut pasukan Park Hang-seo adalah tim terbaik di Asia Tenggara dan calon kuat juara. "Vietnam tetap tim terkuat di Piala AFF," ujar Shin Tae-yong.
"Pastinya Vietnam adalah tim yang sangat baik meski mereka kalah enam kali di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia," kata Shin Tae-yong.
Laga melawan Vietnam berakhir dengan skor 0-0. Begitu laga usai, Shin Tae-yong lagi-lagi mengakui kehebatan Vietnam.
"Jadi Sebelum bertanding, saya berpikir kalau kita tidak menang, paling enggak seri. Memang Vietnam tim terbaik. Kalau dilihat dari kemampuan memang kami lebih kurang," katanya.
Pujian untuk Malaysia

Sama sepeti Vietnam dan Kamboja, Shin Tae-yong juga memberi pujian pada Timnas Malaysia. Eks pelatih Timnas Korea Selatan itu menyebut Harimau Malaya lebih kuat dibanding Skuad Garuda.
"Semoga kami mendapatkan hasil yang baik lawan Malaysia, tim yang lebih baik daripada kami karena kami memberikan 100 persen," kata Shin Tae-yong sebelum laga.
Tapi, Indonesia kemudian menang dengan skor 4-1. Faktor mental adalah kunci dari kemenangan Indonesia. "Kalau mental kuat bisa dapat hasil yang baik lawan Malaysia," katanya.
Jujur pada Laos

Satu-satunya sikap 'tinggi hati' Shin Tae-yong mungkin terjadi jelang duel lawan Laos. Dia menyebut Laos sebagai tim terlemah di Grup B. Tapi, itu adalah pendapat yang jujur dan terbukti benar.
"Sebenarnya kalau mau jujur, Laos adalah tim yang sangat lemah di grup ini. Laos jadi yang sangat banyak kemasukan gol di grup ini dan juga secara kemampuan pemain mereka kurang baik juga," kata Shin Tae-yong.
"Pasti kami bisa mendapatkan kemenangan dari Laos," katanya.
Bola Itu Bundar

Ada banyak yang meragukan kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 ini. Evan Dimas dan kolega diprediksi bakal gagal lolos fase grup. Tapi, sebelum mematahkan prediksi itu, Shin Tae-yong memberi jawaban klasik dan berkelas.
"Memang banyak yang berpikir Vietnam dan Malaysia yang akan lolos dari fase grup ini. Tetapi bola itu bundar. Jadi memang kalau banyak orang berpikir seperti itu ya mau gimana," ujar Shin Tae-yong.
"Tetapi kalau lihat hasilnya pasti akan bisa merasakan sepak bola Indonesia banyak berubah dan ada perkembangannya, dan saya sangat yakin untuk itu," tambahnya.
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Man of the Match Malaysia vs Indonesia: Pratama Arhan
- Kisah Heroik Irfan Jaya, Dulu Minder Karena Jebolan Liga 2, Sekarang Bawa Indonesia Ganyang Malaysia
- Highlights Piala AFF 2020: Malaysia 1-4 Timnas Indonesia
- Indonesia Menang dan ke Semifinal: Ini Soal Mental, Fisik, dan Main Rapi!
- Inilah Jadwal Lengkap Piala AFF 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





