Indra Sjafri: Pelajaran Dari Oman Untuk Hadapi UEA
Editor Bolanet | 13 April 2014 17:13
- Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku telah mengambil pelajaran dari dua pertandingan di Oman. Hal tersebut, sekaligus dijadikan sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kualitas pemain dalam pertandingan berikut yang akan dilangsungkan di Uni Emirat Arab (UEA) dengan agenda dua kali menghadapi Timnas U-19 UEA dan sekali melawan Klub Al Shabab.
Pertandingan di Oman tentu kita jadikan bahan evaluasi. Termasuk terhadap bola-bola crossing. Selain antisipasi terhadap bola crossing, kita juga berupaya untuk meminimalisir peluang bola crossing, ungkap Indra Sjafri di Dubai, Minggu (13/4) sore.
Dikatakan Indra, tim pelatih telah membuat catatan dan evaluasi. Termasuk, bagaimana mengantisipasi persoalan psikis para pemain yang masih butuh adaptasi di babak pertama.
Idealnya, begitu peluit panjang ditiup semua pemain sudah perform, tidak butuh waktu adaptasi lagi. Apalagi sampai menunggu babak kedua. Itu catatan kami, tukasnya.
Begitu pula dengan pemain belakang. Pelatih asal Padang tersebut, akan menggunakan kesempatan uji coba internasional untuk mematangkan kemampuan para pemain belakang, dalam defend to defend dan defend to attack.
Uji coba internasional dengan lawan selevel dan lebih berat kita butuhkan untuk menuju peak performa di Oktober nanti, pungkasnya.
Timnas U-19 Indonesia akan melakoni tiga laga di UAE. Dua kali meladeni Timnas U-19 UEA dan sekali menjajal Klub Al-Shabab. Pertandingan melawan Timnas UEA akan digelar pada 14 dan 16 April di Tyeyab Awana Stadium, FA UEA Complex, di kawasan Al khawaneej, Dubai UEA. Sedangkan tanggal 18 April dijadwalkan lawan Al-Shabab di Al-Shabab Training Stadium di Dubai City. (prl/dzi)
Pertandingan di Oman tentu kita jadikan bahan evaluasi. Termasuk terhadap bola-bola crossing. Selain antisipasi terhadap bola crossing, kita juga berupaya untuk meminimalisir peluang bola crossing, ungkap Indra Sjafri di Dubai, Minggu (13/4) sore.
Dikatakan Indra, tim pelatih telah membuat catatan dan evaluasi. Termasuk, bagaimana mengantisipasi persoalan psikis para pemain yang masih butuh adaptasi di babak pertama.
Idealnya, begitu peluit panjang ditiup semua pemain sudah perform, tidak butuh waktu adaptasi lagi. Apalagi sampai menunggu babak kedua. Itu catatan kami, tukasnya.
Begitu pula dengan pemain belakang. Pelatih asal Padang tersebut, akan menggunakan kesempatan uji coba internasional untuk mematangkan kemampuan para pemain belakang, dalam defend to defend dan defend to attack.
Uji coba internasional dengan lawan selevel dan lebih berat kita butuhkan untuk menuju peak performa di Oktober nanti, pungkasnya.
Timnas U-19 Indonesia akan melakoni tiga laga di UAE. Dua kali meladeni Timnas U-19 UEA dan sekali menjajal Klub Al-Shabab. Pertandingan melawan Timnas UEA akan digelar pada 14 dan 16 April di Tyeyab Awana Stadium, FA UEA Complex, di kawasan Al khawaneej, Dubai UEA. Sedangkan tanggal 18 April dijadwalkan lawan Al-Shabab di Al-Shabab Training Stadium di Dubai City. (prl/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Marcus Rashford Berpotensi Gabung Klub Rival Manchester United
Liga Inggris 30 Juli 2026, 07:05
-
Inter Milan Tak Bisa Belanja Gila-gilaan seperti Klub Premier League
Liga Italia 30 Juli 2026, 05:55
-
Theo Hernandez Ditawarkan ke Juventus
Liga Italia 30 Juli 2026, 05:17
-
Liverpool Siapkan Tawaran Resmi untuk Bradley Barcola
Liga Inggris 30 Juli 2026, 05:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16


















