Ini Alasan Shin Tae-yong Pilih Ernando Ari jadi Eksekutor Penalti di Final Piala AFF U-23
Asad Arifin | 27 Agustus 2023 00:32
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, buka suara soal pemilihan Ernando Ari Sutaryadi sebagai penendang penalti di final Piala AFF U-23. Shin Tae-yong mengaku bahwa Ernando memang masuk daftar penendang penalti.
Final Piala AFF U-23 antara Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam U-23 berjalan sangat menarik. Laga yang dimainkan di Rayong Province Stadium, Sabtu 27 Agustus 2023, harus berakhir dengan skor 0-0 pada waktu normal.
Pada babak extra time, kedua tim tetap gagal mencetak gol. Pemenang harus ditentukan lewat babak adu penalti. Lima penendang pertama kedua tim mampu bikin gol. Lalu, Ernando maju sebagai penendang keenam bagi Indonesia.
Sepakan kiper berusia 21 tahun itu mampu diblok kiper Vietnam yakni Quan Van Chuan. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Alasan Ernando Ambil Penalti
Keputusan Shin Tae-yong menugaskan Ernando Ari sebagai penendang ke-6 bagi Timnas Indonesia bisa dibilang cukup menarik. Sebab, masih ada pemain lain yang sebenarnya bisa menjalankan tugas itu dan kiper biasanya menjadi opsi terakhir.
Namun, Shin Tae-yong menyebut kondisi yang terjadi pada babak adu penalti tak ideal. Tidak semua pemain dalam kondisi bugar. Sementara, Ernando memang bersiap sebagai penendang penalti pada sesi latihan.
"Kami hanya punya lima pemain pengganti jadi kami harus bersiap dengan baik jika ada perpanjangan waktu," kata Shin Tae-yong dikutip dari TheThao247.
"Vietnam U-23 punya lebih banyak pemain dan itu yang menjadi keunggulan mereka. Penjaga gawang (Ernando Ari) berlatih tendangan penalti pada sesi latihan, tetapi dalam pertandingan sebenarnya ceritanya berbeda," sambungnya.
Performanya Gemilang

Terlepas dari kegagalan pada babak adu penalti, Ernando Ari layak disebut sebagai bintang Timnas Indonesia pada laga final. Sebab, kiper 21 tahun itu tampil sangat konsisten sepanjang laga.
Pada menit ke-34, Indonesia bisa saja kebobolan. Indonesia dihukum penalti karena pelanggaran Alfeandra Dewangga. Namun, Ernando mampu menepis penalti yang dilepas Nguyen Quoc Viet.
Pada menit ke-64, Ernando mampu menangkap sepakan keras Pham Dinh Duy. Lalu, ada peluang Quoc Viet yang juga bisa digagalkan.
Ernando tampil sangat fokus sepanjang laga, walau sempat mendapat perawatan medis. LapangBola mencatat Ernando membuat lima kali penyelamatan. Jumlah itu lebih banyak dari penyelamatan yang dilakukan kiper Vietnam, Quan Van Chuan (4 kali).
Antiklimas
Performa Ernando Ari separi antiklimaks saat masuk babak adu penalti. Setelah tampil bagus pada waktu normal dan tambahan waktu, Ernando Ari diharapkan bisa menjadi pahlawan pada babak adu penalti.
Namun, Ernando gagal menepis satu pun eksekusi penalti Vietnam. Termasuk sang penendang keenam yakni Thai Ba Dat.
Sebaliknya, Ernando gagal menendang penalti. Ernando maju sebagai penendang keenam Timnas Indonesia. Sepakannya sebenarnya terarah dengan sangat apik. Akan tetapi, arah bola mampu dibaca Quan Van Chuan dan bola gagal masuk gawang.
Well, terlepas dari kegagalan pada babak adu penalti, Ernando sudah tampil maksimal pada laga final.
Rekap Babak Adu Penalti
Penalti Timnas Indonesia U-23
- Alfeandra Dewangga - gol
- Arkan Fikri - gol
- Frengky Missa - gol
- Kelly Sroyer - gol
- Ramadhan Sananta - gol
- Ernando Ari - gagal
Penalti Timnas Vietnam U-23
- Nguyen Duc Viet - gol
- Dinh Xuan Tien - gol
- Le Nguyen Hoang - gol
- Nam Hai Tran - gol
- Luon Duy Cuong - gol
- Thai Ba Dat - gol
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Semua Pasti Setuju, Ernando Ari Mainnya Keren Banget!
- Shin Tae-yong Murka pada Wasit dan Akhirnya Diganjar Kartu Kuning, Dia Ngomong Apa Ya?
- Momen-momen Menarik Vietnam vs Indonesia: Sroyer Bikin Lawan Berputar 360, STY Ngomong Apa tuh? Hayk
- Antiklimaks Ernando Ari di Final Piala AFF U-23
- Man of the Match Final Piala AFF U-23: Quan Van Chuan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







