Inilah Syarat PSSI Mau Akui Status Evan Dimas
Editor Bolanet | 15 Oktober 2013 01:21
- Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI) yang juga menjabat Deputi Bidang Organisasi PSSI, Tigor Shalom Boboy, berkomentar seputar kondisi Evan Dimas, kapten skuad tim nasional Indonesia U-19.
Dikatakan Tigor, Evan Dimas masih mungkin mendapat status resmi sebagai pemain profesional dari PSSI. Namun Evan baru bisa mendapatkannya dengan sejumlah persyaratan. Misalnya saja, bersedia bergabung dengan klub lain di luar Persebaya 1927.
Persebaya 1927 merupakan klub yang berlaga di kompetisi Indonesian Premier Legaue (IPL). Dalam konsep penyatuan liga, PSSI sudah menjabarkan empat tahap, dimulai dari menyusun regulasi, verifikasi klub (November-Desember), finalisasi jumlah klub peserta kompetisi pada Desember, dan peluncuran kompetisi baru pada Januari 2014.
Untuk kompetisi profesional paling elite akan terdiri atas 22 klub, gabungan dari 18 klub Indonesia Super League (ISL) dan 4 klub IPL, ditentukan dari hasil kompetisi musim ini.
Namun, untuk klub IPL yang masih terlibat dualisme di ISL dan masuk empat besar, klub IPL tersebut (ada tambahan istilah dan bukan anggota PSSI) akan dicoret dan digantikan klub di bawahnya yang tidak bermasalah.
Sedangkan menyangkut Andik Vermansyah, Tigor melanjutkan PSSI juga tidak akan mempersulit pemain tersebut jika positif bermain di Ventforet Kofu. PSSI akan tetap mengeluarkan ITC Andik untuk Federasi Sepak Bola Jepang.
Namun, ITC itu keterangan asal klub Andik bukan Persebaya 1927, melainkan Persebaya yang musim depan akan bermain di ISL, ujarnya.
Itu dimungkinkan karena sebelum terjadi dualisme liga dan kepengurusan federasi sepak bola Indonesia, Andik bermain di klub Persebaya Surabaya yang saat itu diakui PSSI. (esa/hsw)
Dikatakan Tigor, Evan Dimas masih mungkin mendapat status resmi sebagai pemain profesional dari PSSI. Namun Evan baru bisa mendapatkannya dengan sejumlah persyaratan. Misalnya saja, bersedia bergabung dengan klub lain di luar Persebaya 1927.
Persebaya 1927 merupakan klub yang berlaga di kompetisi Indonesian Premier Legaue (IPL). Dalam konsep penyatuan liga, PSSI sudah menjabarkan empat tahap, dimulai dari menyusun regulasi, verifikasi klub (November-Desember), finalisasi jumlah klub peserta kompetisi pada Desember, dan peluncuran kompetisi baru pada Januari 2014.
Untuk kompetisi profesional paling elite akan terdiri atas 22 klub, gabungan dari 18 klub Indonesia Super League (ISL) dan 4 klub IPL, ditentukan dari hasil kompetisi musim ini.
Namun, untuk klub IPL yang masih terlibat dualisme di ISL dan masuk empat besar, klub IPL tersebut (ada tambahan istilah dan bukan anggota PSSI) akan dicoret dan digantikan klub di bawahnya yang tidak bermasalah.
Sedangkan menyangkut Andik Vermansyah, Tigor melanjutkan PSSI juga tidak akan mempersulit pemain tersebut jika positif bermain di Ventforet Kofu. PSSI akan tetap mengeluarkan ITC Andik untuk Federasi Sepak Bola Jepang.
Namun, ITC itu keterangan asal klub Andik bukan Persebaya 1927, melainkan Persebaya yang musim depan akan bermain di ISL, ujarnya.
Itu dimungkinkan karena sebelum terjadi dualisme liga dan kepengurusan federasi sepak bola Indonesia, Andik bermain di klub Persebaya Surabaya yang saat itu diakui PSSI. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














