Irak Diminta Waspadai Serangan Awal Timnas Indonesia
Aga Deta | 11 Oktober 2025 19:11
Bola.net - Timnas Irak bersiap menghadapi Timnas Indonesia dalam lanjutan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Indonesia datang dengan motivasi tinggi setelah kekalahan 2-3 dari Arab Saudi pada laga perdana. Hasil itu membuat pasukan Patrick Kluivert berada dalam situasi sulit untuk menjaga asa ke Piala Dunia.
Satu-satunya cara bagi Indonesia untuk tetap hidup di persaingan adalah menang melawan Irak. Kemenangan akan menjaga peluang menuju putaran kelima, meski jalannya tak mudah.
Irak pun diperingatkan agar tidak lengah menghadapi kebangkitan Indonesia. Salah satu sosok yang memberikan pandangan adalah mantan pemain mereka, Haidar Mahmoud.
Kunci Laga di Paruh Kedua
Haidar Mahmoud mengatakan kepada media Winwin bahwa seluruh pemain Irak harus fokus sejak awal. Ia menilai Indonesia akan tampil jauh lebih agresif setelah kekalahan sebelumnya.
“Setelah kalah dari Arab Saudi, Timnas Indonesia diakuinya bakal lebih bermain menyerang, memburu gol untuk membuka kans menang,” ucap Haidar Mahmoud.
“Irak harus bisa segera kembali ke pertandingan, jika kebobolan gol dari Indonesia. Menurut saya, Irak akan bermain hati-hati di babak pertama, lalu menunjukkan taringnya di babak kedua,” lanjutnya.
Eks bek kanan Irak itu juga menilai kehati-hatian sangat penting di laga ini. “Bermain dengan kehati-hatian dibutuhkan melawan Indonesia, yang pasti akan bermain untuk menang, dan juga akan berusaha sebisa mungkin menghindari kekalahan, demi mempertahankan peluang di babak play-off dari beberapa skenario,” tambahnya.
Dilema di Lini Tengah Irak
Menurut Haidar Mahmoud, Irak justru menghadapi masalah di lini tengah yang terlalu padat. Banyaknya pemain di posisi tersebut bisa membuat pelatih Graham Arnold kesulitan menentukan starter.
“Graham Arnold menghadapi pilihan sulit melawan Indonesia. Kesulitan ini terletak pada banyaknya pemain di Singa Mesopotamia, baik di lini tengah maupun lini serang. Semoga Tuhan menolong pelatih Graham Arnold, yang akan kebingungan antara pilihan yang tersedia,” ujar Haidar.
Ia juga menyoroti kelemahan Indonesia dalam menekan pemain lawan. “Saya melihat tim Indonesia lemah dalam hal menekan pemain yang membawa bola. Maka itu, Graham Arnold perlu pandai memanfaatkannya dengan memasukkan pemain-pemain dengan keterampilan individu yang tinggi, seperti Zidane Iqbal, Kevin Yaqoub, dan Ali Jassim,” tutupnya.
Disadur dari: Bola.com (Vincentius Atmaja, Aning Jati) 11 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Spalletti Ingin Juventus Ngebut Seperti Ferrari, Apa Maksudnya?
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:45
-
Jelang Juventus vs Cremonese: Spalletti Lempar Kode Belanja Pemain Nih?
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:18
-
Terbuai dan Terjebak Zona Nyaman, Penyebab Runtuhnya Liverpool Musim Ini
Liga Inggris 12 Januari 2026, 16:16
-
McTominay Pasang Badan: Napoli Pincang, Coba Inter Milan Main Tanpa Lautaro!
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:05
-
Debut Manis Rosenior: Chelsea Pesta Gol, Tapi Itu Baru Awal
Liga Inggris 12 Januari 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55










