Jadwal Timnas Indonesia vs Myanmar di SEA Games 2025: Laga Hidup Mati, Wajib Pesta Gol, Namun Ada Tapinya
Editor Bolanet | 11 Desember 2025 10:33
Bola.net - Jadwal Timnas Indonesia vs Myanmar di SEA Games 2025 menjadi penentuan nasib skuad Garuda Muda. Laga ini adalah partai hidup mati yang wajib dimenangkan Timnas Indonesia U-22.
Tim asuhan Indra Sjafri berada dalam posisi terjepit usai kalah mengejutkan dari Filipina. Kekalahan 0-1 di laga perdana membuat langkah mereka menuju semifinal SEA Games 2025 Thailand sangat berat.
Kini, kemenangan atas Timnas Myanmar U-22 menjadi harga mati yang tak bisa ditawar lagi. Namun, sekadar menang tipis tidak akan cukup untuk menyelamatkan Timnas Indonesia.
Rafael Struick dan kawan-kawan harus menang dengan skor mencolok demi mengejar selisih gol. Nasib mereka kini bergantung pada hitung-hitungan rumit klasemen.
Duel Penentuan di Chiang Mai

Pertarungan krusial ini akan digelar di Stadion 700th Anniversary of Chiang Mai. Kick-off dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025, pukul 18.00 WIB.
Indra Sjafri meminta anak asuhnya segera melupakan hasil buruk sebelumnya. Ia menuntut fokus penuh untuk membombardir gawang Myanmar.
"Yang jelas mulai besok kami langsung bersiap untuk Myanmar," tegas Indra Sjafri penuh optimisme.
"Kemenangan sangat penting, soal hasil grup lain kami tidak bisa mengatur itu," tambahnya.
Syarat Berat Lolos Semifinal SEA Games

Jalur menuju semifinal hanya tersisa lewat slot runner-up terbaik. Filipina sudah mengunci status juara Grup C, menutup peluang lolos otomatis bagi Indonesia.
Masalahnya, produktivitas gol Indonesia saat ini minus satu. Garuda Muda wajib menang besar untuk bersaing dengan runner-up Grup A dan B.
Skenarionya cukup rumit dan bergantung pada laga Vietnam vs Malaysia hari ini. Jika Malaysia menang 1-0, Indonesia wajib menang minimal 2-0 atas Myanmar.
Namun jika Vietnam yang menang tipis 1-0, beban Indonesia makin berat. Garuda Muda harus menang telak 4-0 untuk mengamankan tiket.
Pasrah pada Nasib Rival
Hal yang paling menakutkan adalah jika duel Vietnam vs Malaysia berakhir imbang. Jika itu terjadi, Indonesia dipastikan angkat koper bahkan sebelum bertanding lawan Myanmar.
Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick, menyadari situasi pelik ini. Ia mengakui bahwa nasib tim tidak sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
"Sayangnya, tidak sepenuhnya di tangan kita. Kami harus menunggu dan melihat laga di grup lain," ujar pemain Dewa United tersebut.
Meski begitu, ia menolak untuk menyerah sebelum peluit akhir berbunyi. Semangat tempur skuad Garuda masih menyala seratus persen.
"Tetapi, kami masih terbuka seratus persen dan kami berharap bisa lolos," pungkas Struick.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Tanpa 8 Pemain Kunci pada Laga Perdana Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:42
LATEST UPDATE
-
Liverpool Tak Lagi Sama, Sunderland Rasakan Langsung Bedanya
Liga Inggris 26 Juli 2026, 21:51
-
Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
Liga Inggris 26 Juli 2026, 20:58



















