Jay Idzes Born-Leader, Motivasi Pemain Timnas Indonesia Raih Tujuan Besar
Aga Deta | 11 Oktober 2025 22:12
Bola.net - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengaku terinspirasi oleh pidato motivasi yang disampaikan kapten tim, Jay Idzes. Pidato itu disampaikan saat skuad Garuda bersiap menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Menurut Paes, pesan yang disampaikan Idzes menyentuh hati semua pemain. Ia menekankan agar seluruh anggota tim mengesampingkan ego demi tujuan besar Timnas Indonesia.
“Jay menyampaikan pidato yang hebat sehari sebelum pertandingan. Dia berkata seperti, ‘Besok tidak ada individu. Tidak ada ego yang terlibat. Kita semua berjuang untuk tujuan yang sama’,” kata Paes menirukan ucapan Idzes melalui kanal YouTube The Haye Way.
“Jadi, jika Anda di sini, Anda adalah bagian dari tujuan itu dan tidak masalah siapa yang menjadi Man of the Match. Tidak peduli siapa yang akan mencetak gol kemenangan. Ini semua untuk Garuda. Itu untuk tujuan besar kita,” lanjut Paes menirukan pesan kapten.
Bersatu Demi Tujuan Bersama
Kiper berusia 27 tahun itu sangat mendukung pesan Idzes tentang pentingnya kolektivitas di Timnas Indonesia. Menurut Paes, seluruh pemain memikul harapan 280 juta rakyat Indonesia yang ingin tim nasional tampil di Piala Dunia 2026.
“Saya pikir, itulah kunci bermain untuk tim nasional kita ya, berjuang untuk tujuan yang lebih tinggi itu dan meninggalkan ego kita dari seluruh percakapan karena itu tidak penting,” ujar Maarten Paes.
“Itu tidak penting. Sebab, saya percaya ini untuk tujuan yang lebih tinggi, untuk 280 juta orang di Indonesia. Rasa hormat sebesar-besarnya untuk semua penggemar yang tetap terjaga karena kami membutuhkan mereka semua,” imbuh dia.
Sosok Pemimpin Jay Idzes
Paes menilai pidato berapi-api Idzes menunjukkan karakter kepemimpinannya yang kuat. Bek Sassuolo berusia 25 tahun itu dianggap sebagai ‘born-leader’ dan membuat rekan-rekannya merasa lebih aman di lapangan.
“Dia menyerap semuanya. Saya ingat Thom dua hari sebelum pertandingan berkata seperti, ‘Ya, ini dimulai di Arab Saudi, mari kita akhiri di Arab Saudi’. Dan Jay berkata, ‘Saya akan menggunakan yang itu’,” ungkap Paes.
“Dia adalah sosok pemimpin sejak lahir, baik di dalam maupun luar lapangan. Saya percaya dia seperti tulang belakang dari tim. Ada banyak pemimpin yang baik, tetapi bermain dengannya di depan saya, bagi saya, itu sangat membantu. Setiap kali bermain dengannya, saya merasa seperti mendapatkan lapisan perlindungan tambahan,” lanjutnya.
Jay Idzes, Ahli Public Speaking
Neal Petersen, pembawa acara The Haye Way, mengagumi kemampuan Idzes berbicara di depan publik. Meski masih muda, Idzes dinilai matang dan percaya diri dalam menyampaikan pesannya.
“Saya hanya ingin mengatakan sesuatu tentang kemampuan public speaking-nya Idzes. Karena Anda harus memulai mengajar kursus atau semacamnya, ‘Jay Idzes public speaking’,” ujar Neal.
“Sangat lucu melihat kami menganalisis pidato Anda. Karena, ketika saya melihatnya, rasanya tidak nyata bagi saya karena Anda masih berusia sangat muda, dan Anda berbicara seperti orang berusia 40 tahun dengan semua pengalaman di dunia,” tambahnya.
Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Wiwig Prayugi) 11 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Siaran Langsung Carabao Cup Semifinal Leg Pertama di Vidio Pekan Ini
Liga Inggris 12 Januari 2026, 13:48
-
Pelatih Persija Jawab Rumor Kedatangan Fajar Fathur Rahman Usai Kalah dari Persib
Bola Indonesia 12 Januari 2026, 13:45
-
Kesempurnaan Hansi Flick di Partai Puncak: 8 Final, 8 Menang, 8 Juara
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 13:43
-
Wow! Mantan Pelatih Real Madrid Ini Masuk Kandidat Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 12 Januari 2026, 13:42
LATEST UPDATE
-
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:12
-
Inter di Puncak Klasemen, Tapi Tumpul Saat Big Match: Alarm Scudetto Mulai Berbunyi?
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:06
-
Bek Inter Milan Tampil di Bawah Standar pada Laga Krusial
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:03
-
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:56
-
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:44
-
Pep Guardiola Tak Bisa Tidur Jelang Duel Panas Newcastle vs Man City di Carabao Cup
Liga Inggris 12 Januari 2026, 21:13
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55


