Jelang Lawan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pelatih Vietnam Curhat Sambil Bawa-bawa Nama Klopp
Dimas Ardi Prasetya | 1 Maret 2024 06:45
Bola.net - Jelang laga lawan Timnas indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Vietnam yakni Philippe Troussier 'curhat' sambil membawa-bawa nama Jurgen Klopp dan pelatih top dunia lainnya.
Vietnam akan berhadapan dua kali dengan Timnas Indonesia dalam lanjutan putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup F.
Tim berjuluk Golden Star Warriors itu bakal lebih dulu menantang Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Pertandingan ini akan digelar pada 21 Maret 2024.
Setelah itu Vietnam akan meladeni perlawanan Timnas Indonesia di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi. Laga ini digelar pada 26 Maret 2024.
Curhatan Troussier

Jelang duel lawan Timnas Indonesia itu, Philippe Troussier curhat soal kondisi sepak bola Golden Star Warriors. Hal itu ia lakukan dalam sebuah wawancara dengan media Jepang, Bunshun, yang dikutip oleh banyak media Vietnam, termasuk Dantri.
"Tidak hanya di Jepang, tetapi banyak di tempat lain. Orang tidak memahami sepak bola tim dengan baik," ujar Troussier dinukil dari Dantri.
Dalam kesempatan itu, Troussier membawa-bawa nama Josep Guardiola dan Erik Ten Hag. Pria Prancis ini memberikan contoh sejumlah pelatih yang mempunyai filosofi sepak bola kolektif seperti manajer Brighton & Hove Albion, Roberto De Zerbi, manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, dan pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi.
Bawa-bawa Nama Jurgen Klopp Juga

Selain itu, Philippe Troussier juga membawa-bawa nama pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Begitu juga nama arsitek Timnas Jepang, Hajime Moriyasu.
"Selain itu, ada pelatih yang mementingkan membangun tim dari aspek psikologis seperti Jurgen Klopp di Liverpool atau Hajime Moriyasu di Timnas Jepang. Mereka adalah tipe pelatih yang menghargai individu ketimbang tim," tutur Troussier.
"Di Vietnam, hal ini tidak dipahami dengan baik. Sepak bola diyakini dapat membuat perbedaan melalui upaya individu. Ketika tim kalah, orang-orang akan mengkritik 'mengapa pemainnya tidak bermain bagus? atau mengapa pemain lain bermain sangat buruk?'"
"Tentu saja fans dan media bukanlah anggota tim jadi wajar jika mereka bereaksi seperti itu. Di dalam tim dan di luar tim ada dua dunia yang berbeda. Oleh karena itu, sulit bagi media untuk memahami kolektivitas dan disiplin," jelas Troussier.
Luis Enrique Juga Disebut
"Misalnya, pelatih PSG, Luis Enrique, mendapatkan kritikan keras. Dia membangun gaya permainan berbasis tim dan PSG menciptakan selisih 10 poin dengan tim peringkat kedua. Namun, saya tidak mengerti mengapa masyarakat masih merasa tidak puas," kata Troussier.
"Memang benar bahwa aspek kolektif sulit diterima oleh media. Sebab, mereka ingin para pemainnya bersinar sebagai individu, bukan sebagai tim. Meningkatnya pengaruh jejaring sosial membuat pekerjaan pelatih semakin sulit."
"Saya berbeda. Anda tahu cara saya bekerja. Saya selalu berusaha mengarahkan tim ke arah kolektif. Bagi saya, kerja kolektif jauh lebih penting daripada nilai masing-masing pemain," ungkap pria asal Prancis ini.
Sumber: Bunshun, Dantri
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Aryo Atmaja
Published: 29/02/2024
Baca Juga:
- Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam 21 Maret 2024
- Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Kabar Buruk dari Vietnam Jelang Lawan Indonesia
- Jelang Jumpa Timnas Indonesia, Performa Penyerang Vietnam Sedang Buruk-buruknya!
- Bocoran Skuad Timnas Indonesia untuk Dua Laga Lawan Vietnam: Tak Akan Beda Jauh dari Piala Asia 2023
- Wow! Park Hang-seo Berpeluang Besar Jadi Pelatih Baru Timnas Korea Selatan
- Kebanggaan Justin Hubner di Piala Asia 2023: Bantu Timnas Indonesia Kalahkan Vietnam Jadi Momen Terbaik
- Selain Shin Tae-yong, Park Hang-seo Juga Masuk Bursa Calon Pelatih Baru Timnas Korea Selatan
- Pernah jadi Kiper Dadakan dan Dibobol Manahati Lestusen, Kapten Vietnam Absen Lawan Timnas Indonesia?
- Sip! Jelang Bentrok Lawan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pilar Penting Vietnam Tumbang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Fulham vs Aston Villa 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:38
-
Manchester United Kibarkan Bendera Putih untuk Transfer Sandro Tonali
Liga Inggris 24 April 2026, 16:29
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Bintang Tottenham Ini
Liga Inggris 24 April 2026, 16:19
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 24 April 2026, 19:19

-
Live Streaming Betis vs Madrid - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 24 April 2026, 19:00
-
Prediksi Getafe vs Barcelona 25 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 18:53
-
Wah, Presiden UEFA Sendiri Bingung dengan VAR
Liga Champions 24 April 2026, 18:48
-
Live Streaming Napoli vs Cremonese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 24 April 2026, 18:45
-
Prediksi Liverpool vs Crystal Palace 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 18:18
-
Bayern Munchen Pertahankan Manuel Neuer? Belum Tentu
Bundesliga 24 April 2026, 18:18
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 24 April 2026, 18:08
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Arema FC
Bola Indonesia 24 April 2026, 18:01
-
Yamal Cedera tapi Raphinha Kembali, Barcelona Boleh Sedikit Lega
Liga Spanyol 24 April 2026, 17:47
-
Link Live Streaming Persib vs Arema FC, Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 24 April 2026, 17:41
-
Prediksi Mainz 05 vs Bayern 25 April 2026
Bundesliga 24 April 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46





