Kapten Iran Keluhkan Lambatnya Proses Visa Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Turun Tangan

Kapten Iran Keluhkan Lambatnya Proses Visa Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Turun Tangan
Skuad Timnas Irak jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia (c) Irak NT Official

Bola.net - Timnas Iran akhirnya tiba di Meksiko menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, perjalanan mereka menuju turnamen belum sepenuhnya berjalan mulus.

Persiapan Iran menghadapi kompetisi tersebut sempat terganggu oleh masalah visa ke Amerika Serikat. Situasi itu muncul di tengah dampak perang Iran yang ikut memengaruhi berbagai aspek persiapan tim.

Meski para pemain telah mendapatkan izin masuk, sejumlah anggota penting dalam rombongan tim masih menghadapi kendala administrasi. Kondisi ini memicu kritik dari kapten Iran, Ehsan Hajsafi, yang meminta FIFA membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

Hajsafi Pertanyakan Lambatnya Proses Visa

Hajsafi Pertanyakan Lambatnya Proses Visa

Alireza Jahanbakhsh mengoper bola dalam laga Piala Asia antara Hong Kong vs Iran di Qatar, 19 Januari 2024 (c) AP Photo/Thanassis Stavrakis, Arsip

Hajsafi menyambut positif kedatangan timnya di Meksiko setelah berbagai hambatan yang dihadapi dalam beberapa pekan terakhir. Ia menegaskan kondisi skuad saat ini berada dalam keadaan baik.

"Pertama-tama, kami sangat senang tim akhirnya tiba, dan kami sangat gembira dengan hal itu. Syukurlah, kondisi tim sangat baik," ujar Hajsafi.

"Dengan segala hal yang terjadi, visa akhirnya diterbitkan. Namun secara pribadi, saya memang memiliki keluhan terhadap FIFA. Mengapa prosesnya memakan waktu begitu lama? Sejauh yang saya pahami, visa hanya diberikan kepada para pemain dan beberapa anggota staf pelatih."

Menurut Hajsafi, sejumlah sosok penting dalam struktur tim masih belum memperoleh visa Amerika Serikat meski pertandingan sudah semakin dekat.

Minta FIFA Membantu Menyelesaikan Masalah

Kapten Iran itu menjelaskan bahwa beberapa anggota staf yang memiliki peran penting dalam operasional tim belum mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat. Ia berharap FIFA dapat membantu mempercepat penyelesaian masalah tersebut.

"Sayangnya, beberapa anggota penting staf kami yang perannya sangat penting dalam tim tidak diberikan visa," lanjut Hajsafi.

"Itu termasuk manajer tim, direktur eksekutif, dan direktur media, yang semuanya memiliki peran yang sangat penting."

"Dari sini, saya ingin meminta FIFA untuk menangani masalah ini agar, dengan izin Tuhan, situasi ini dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan."

Iran sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Antalya, Turki, sebelum terbang langsung ke Tijuana, Meksiko. Tim asuhan Amir Ghalenoei dijadwalkan memainkan dua laga pertama fase grup di California melawan Selandia Baru dan Belgia, sebelum menghadapi Mesir di Seattle.

Jawaban Pihak Amerika Serikat

Di sisi lain, pejabat Amerika Serikat menyatakan seluruh pemain Iran telah memperoleh visa. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio juga menegaskan bahwa delegasi Iran akan diawasi secara ketat untuk memastikan tidak ada individu yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran yang masuk dalam rombongan tim.

"Kami tidak memiliki masalah dengan para atlet, seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, atau staf pendukung mereka."

"Namun, yang tidak akan kami izinkan adalah mereka menyisipkan dalam delegasi mereka sejumlah orang yang kami ketahui tidak ada hubungannya dengan olahraga dan memiliki hubungan dengan IRGC atau hal-hal semacam itu."

"Karena itu kami akan mengawasinya dengan sangat ketat, dan kami akan terus mengawasinya dengan sangat ketat."