Jens Raven Ungkap Kisahnya Pilih Jadi Warga Negara Indonesia: Kehormatan Besar
Gia Yuda Pradana | 22 Agustus 2024 16:10
Bola.net - Jens Raven buka suara ihwal perjalanannya untuk bisa menjadi Warga Negara Indonesia dan memperkuat Timnas Indonesia. Pesepak bola berusia 18 tahun ini mengaku, perjalanan panjangnya dimulai sejak satu setengah tahun lalu.
Saat itu, Raven mengingat, ia bermain di tim utama Nootdorp, di bawah pelatih Mario Jalink. Menurut Raven, saat itu, ia berkembang pesat sebagai seorang pesepak bola.
Perkembangan tersebut berlanjut ketika Jalink digantikan oleh Jeroen Struijs, yang menangani Nootdorp pada awal Mei lalu.
"Waktu itu, dengan catatan gol dan assist, saya merupakan pemain penting di tim," tutur Raven.
Dengan catatan gol dan assist-nya bersama Noodorp, Raven menarik minat sejumlah klub. Salah satunya adalah Dordrecht. Pemain keturunan Yogyakarta ini pun hijrah ke Dordrecht tak berapa lama kemudian.
"Ini adalah keputusan sulit. Saya merasa Nootdorp merupakan rumah saya. Saya juga merasa sangat dihargai di sini. Namun, impian saya adalah bermain di klub profesional," akunya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Lanjutkan Tren Positif bersama Dordrecht

Raven melanjutkan masa-masa indahnya bersama Dordrecht. Tak perlu waktu lama, ia kemudian menjadi sosok penyerang utama di tim muda FC Dordrecht.
"Saya hanya duduk di bangku cadangan ketika penyerang tim utama bermain di tim muda," kata Raven.
"Saya mampu menunjukkan kemampuan dengan baik. Saya bisa mencetak banyak gol dan assist. Jadi, ini adalah musim yang sukses," sambungnya.
Dipantau Shin Tae-yong

Perjalanan nasib Raven menjadi lebih baik lagi. Pada Maret 2024 lalu, penampilan apiknya disaksikan langsung oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Kala mengamati langsung penampilan Raven, Shin Tae-yong didampingi agen Raven dan sosok yang menjadi perantara PSSI dan pemain-pemain diaspora di Belanda.
"Merupakan sebuah kehormatan besar mereka menginginkan saya. Kami kemudian menuntaskan proses naturalisasi pada Juni. Saya juga berkesempatan tampil pada dua turnamen bersama Indonesia.
Gugup Perkuat Skuad Garuda Nusantara

Pengalaman pertama Raven berseragam Merah Putih adalah ketika ia memperkuat Indonesia U-19 dalam Turnamen Maurice Revello. Turnamen ini dihelat di Toulon, Prancis.
"Ini adalah pengalam menyenangkan. Kami bermain menghadapi pemain-pemain yang sudah melakoni debut di kompetisi Italia dan Prancis. Beberapa di antaranya sudah melakoni debut di Liga Champions. Saya bahkan harus meremas tangan saya sendiri beberapa kali," ucap Raven.
"Setelahnya, saya bermain di Piala AFF U-19. Seluruh negeri berada di belakang kami. Kami bermain di stadion yang bisa menampung lebih banyak orang dari Johan Cruijff Arena dan De Kuip," ia menambahkan.
Cita-Cita Bersama Skuad Garuda

Berkat performa apiknya bersama Garuda Nusantara di Piala AFF U-19 2024, Raven kini digadang-gadang untuk naik kelas ke tim utama Indonesia. Ia pun menyambut gembira kemungkinan tersebut.
"Jika mendapat kesempatan tersebut, ini akan menjadi kejutan terbesar. Saat ini, Timnas Indonesia berada di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2024. Jadi, siapa tahu?" ucap Raven.
"Cita-cita lain saya adalah lolos ke Piala Dunia U-20 di Chile tahun depan bersama tim Indonesia U-20," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Pratama Arhan Tetap Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Lawan Arab Saudi dan Australia
- Andai Elkan Baggott Dipanggil ke Timnas Indonesia, Blackpool Bakal Dibuat Kelimpungan
- Kisah Jens Raven usai Bawa Timnas Indonesia Juarai Piala AFF U-19: Sempat Tak Henti Menangis
- Peluang Timnas Indonesia saat Hadapi Arab Saudi Dinilai Sebesar 30-40 Persen
- Akun Bola Malaysia Sindir Transfer Marselino Ferdinan: Lebih Baik Main di JDT daripada Klub Kasta Kedua Inggris
- Update Terbaru Skuad Timnas Indonesia: Ramadhan Sananta Resmi Dapat Panggilan Shin Tae-yong
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Asisten Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:03
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48




