Kalah Lagi dari Libya, Indonesia Wajib Berbenah Sebelum Tampil di Piala Asia 2023
Ari Prayoga | 6 Januari 2024 04:06
Bola.net - Sebuah wanti-wanti diungkapkan pengamat sepak bola, Akmal Marhali, kepada Timnas Indonesia, usai kekalahan tim tersebut pada laga uji coba jelang Piala Asia 2023, kontra Libya. Menurut Akmal, Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- harus membenahi tim mereka sebelum tampil pada Piala Asia 2023 mendatang.
Akmal menilai, ada sejumlah kesalahan yang dibuat para pemain Timnas Indonesia pada laga kontra Libya. Bahkan, salah satu gol Libya pada laga ini lahir dari kesalahan pemain bertahan Indonesia.
"Kinerja lini belakang, walau kini lebih baik, ada kesalahan-kesalahan elementer yang masih dibuat," kata Akmal, kepada Bola.net.
"Ini harus dibenahi. Apalagi lawan yang akan dihadapi, levelnya lebih tinggi," ia menambahkan.
Sebelumnya, Indonesia harus kembali menelan kekalahan pada laga uji coba jelang Piala Asia 2023, kontra Libya. Pada laga yang dihelat di Titanic Mardan Turki, Jumat (05/01), mereka kalah dengan skor 1-2.
Dalam laga ini, Indonesia unggul lebih dulu melalui gol Yakob Sayuri pada menit keenam. Namun, pada menit sepuluh, Libya menyamakan kedudukan melalui Mukhtar Al Shremi. Kemudian, pada menit 20, mereka berbalik unggul melalui gol Ahmed Ekrawa.
Sementara, pada laga uji coba pertama, kontra Libya, Selasa (02/01) lalu, Indonesia kalah empat gol tanpa balas. Empat gol Libya pada laga tersebut dicetak Ahmed Ekrawa, Omar Al-Khouja, juga Nurdin Al-Qulaib, dan 'Alaa Al Qajdar.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Lemahnya Finishing

Selain itu, menurut Akmal, ada hal lain yang harus dibenahi Timnas Indonesia. Hal tersebut, sambung mantan jurnalis olahraga ini, adalah kemampuan mereka untuk memanfaatkan peluang yang dimiliki.
"Kita memiliki sebelas peluang, tapi hanya dua yang on target," tuturnya.
"Sementara, Libya punya delapan peluang, tapi empat di antaranya tepat sasaran," Akmal menambahkan.
Sudah Berkembang

Di sisi lain, Akmal menyebut bahwa permainan Timnas Indonesia pada laga ini sudah membaik dibanding sebelumnya. Bahkan, ia menyebut, Skuad Garuda mampu unggul dalam penguasaan bola dibanding Libya.
"Secara permainan, kita sudah mengalami peningkatan dibanding pada pertandingan pertama," kata Akmal.
"Selain itu, secara penguasaan bola juga kita unggul," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 23:30
-
Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 22:47
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang, 30 Juni 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 22:37
-
Manchester United Belum Siap Bersaing Meraih Gelar Juara Liga Inggris
Liga Inggris 29 Juni 2026, 21:48
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Prancis vs Swedia: Kylian Mbappe
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:24
-
Hasil Prancis vs Swedia: Les Bleus Terlalu Perkasa
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:02
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador
Piala Dunia 1 Juli 2026, 04:13
-
Erling Haaland dan Mimpi Besar Norwegia Menaklukkan Dunia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:38
-
Pantai Gading dan Kekalahan yang Terasa Getir
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:18
-
Pantai Gading Harus Menerima Kenyataan Pahit
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:14
-
Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:01
-
Man of the Match Pantai Gading vs Norwegia: Erling Haaland
Piala Dunia 1 Juli 2026, 02:16
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41




