Kekalahan Terbesar Indonesia Sejak 1974
Editor Bolanet | 1 Maret 2012 09:25
- Timnas Indonesia mengalami kekalahan terbesar dalam sejarah persepakbolaan nasional yaitu sepuluh gol tanpa balas dari tuan rumah Bahrain pada pertandingan Pra Piala Dunia (PPD) 2014 di Stadion Nasional Manama, Bahrain, Rabu malam (29/2).
Prestasi terburuk Timnas Garuda sebelumnya terjadi saat pertandingan menghadapi Denmark dengan skor 0-9, pada tahun 1974.
Kekalahan yang diderita oleh Timnas Garuda ini membuat pemain maupun masyarakat kecewa. Apalagi pada pertandingan tersebut Indonesia harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ketiga, ketika Syamsidar mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran.
Kekecewaan pun dirasakan oleh seluruh skuad Merah Putih, di antaranya palang pintu timnas Abdul Rahman serta pemain lincah yang sempat memiliki beberapa peluang emas, Ferdinand Sinaga.
Maaf telah membuat malu Indonesia dalam game tadi..kami hanya berusaha semaksimal yang kami punya..jangan menghujat kami yang sudah berusaha, tulis Ferdinand dalam akun jejaring sosial-nya
Sementara itu, rekan seklub Ferdinand, Abdul Rahman, mengakui jika Indonesia kalah kelas dibandingkan dengan Bahrain. Kondisi ini ditambah dengan kepemimpinan wasit yang dinilai banyak menguntungkan tuan rumah karena minimal harus menang 8-0 agar bisa lolos. Namun upaya itu gagal setelah Qatar melawan Iran berakhir imbang.
Gitulah kalau dizholimi, yang di atas pasti melihat. Tapi terlepas dari penyebab kekalahan gak usah kita jadikan alasan. Kita harus secepatnya berbenah kalau ingin berbuat lebih baik, kata Abdul Rahman melalui pesan singkat.
Selain dari pemain, Penanggung jawab Timnas Bernhard Limbong juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena kekalahan yang cukup telak di pertandingan terakhir PPD 2014. Dengan kejadian ini pihaknya dalam hal ini PSSI akan segera melakukan evaluasi.
Jendral Bintang Satu itu mengaku tidak menyangka jika kiper utama timnas mendapatkan kartu merah dari wasit Andre Al-Haddad pada awal babak pertama. Kondisi ini membuat kondisi tim kurang maksimal dalam menjalani pertandingan.
Pertandingan tuan rumah Bahrain melawan Indonesia selain diwarnai hujan gol juga diwarnai dengan empat penalti bagi tuan rumah meski hanya dua yang membuahkan gol. Selain Syamsidar dan pelatih Aji Santoso juga mendapat kartu merah karena melakukan protes terlalu keras kepada wasit, bahkan Aji juga sempat berseteru dengan ofisial karena tak mau meninggalkan bench pemain. (ant/end)
Prestasi terburuk Timnas Garuda sebelumnya terjadi saat pertandingan menghadapi Denmark dengan skor 0-9, pada tahun 1974.
Kekalahan yang diderita oleh Timnas Garuda ini membuat pemain maupun masyarakat kecewa. Apalagi pada pertandingan tersebut Indonesia harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ketiga, ketika Syamsidar mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran.
Kekecewaan pun dirasakan oleh seluruh skuad Merah Putih, di antaranya palang pintu timnas Abdul Rahman serta pemain lincah yang sempat memiliki beberapa peluang emas, Ferdinand Sinaga.
Maaf telah membuat malu Indonesia dalam game tadi..kami hanya berusaha semaksimal yang kami punya..jangan menghujat kami yang sudah berusaha, tulis Ferdinand dalam akun jejaring sosial-nya
Sementara itu, rekan seklub Ferdinand, Abdul Rahman, mengakui jika Indonesia kalah kelas dibandingkan dengan Bahrain. Kondisi ini ditambah dengan kepemimpinan wasit yang dinilai banyak menguntungkan tuan rumah karena minimal harus menang 8-0 agar bisa lolos. Namun upaya itu gagal setelah Qatar melawan Iran berakhir imbang.
Gitulah kalau dizholimi, yang di atas pasti melihat. Tapi terlepas dari penyebab kekalahan gak usah kita jadikan alasan. Kita harus secepatnya berbenah kalau ingin berbuat lebih baik, kata Abdul Rahman melalui pesan singkat.
Selain dari pemain, Penanggung jawab Timnas Bernhard Limbong juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena kekalahan yang cukup telak di pertandingan terakhir PPD 2014. Dengan kejadian ini pihaknya dalam hal ini PSSI akan segera melakukan evaluasi.
Jendral Bintang Satu itu mengaku tidak menyangka jika kiper utama timnas mendapatkan kartu merah dari wasit Andre Al-Haddad pada awal babak pertama. Kondisi ini membuat kondisi tim kurang maksimal dalam menjalani pertandingan.
Pertandingan tuan rumah Bahrain melawan Indonesia selain diwarnai hujan gol juga diwarnai dengan empat penalti bagi tuan rumah meski hanya dua yang membuahkan gol. Selain Syamsidar dan pelatih Aji Santoso juga mendapat kartu merah karena melakukan protes terlalu keras kepada wasit, bahkan Aji juga sempat berseteru dengan ofisial karena tak mau meninggalkan bench pemain. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Genoa vs AC Milan 8 November 2026
Liga Italia 7 November 2026, 21:44
-
Prediksi Napoli vs Lazio 8 November 2026
Liga Italia 7 November 2026, 21:13
-
Hasil Persija vs Persebaya: Macan Kemayoran Kembali ke Puncak Klasemen!
Bola Indonesia 7 November 2026, 20:54
-
Prediksi Atletico vs Barcelona 9 November 2026
Liga Spanyol 7 November 2026, 20:46
-
Prediksi Man United vs Aston Villa 8 November 2026
Liga Inggris 7 November 2026, 20:13
-
Link Nonton Streaming Arsenal vs Hull City 7 November 2026
Liga Inggris 7 November 2026, 20:02
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 8 November 2026
Liga Inggris 7 November 2026, 19:45
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar 2026: Marco Bezzecchi Rebut Pole, Kalahkan Marc Marquez
Otomotif 7 November 2026, 19:37
-
Prediksi Crystal Palace vs Liverpool 8 November 2026
Liga Inggris 7 November 2026, 19:14
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persik 8 November 2026
Bola Indonesia 7 November 2026, 18:43
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Persib 8 November 2026
Bola Indonesia 7 November 2026, 18:12
-
Tempat Menonton Persija vs Persebaya di BRI Super League, 7 November 2026
Bola Indonesia 7 November 2026, 18:00
-
Prediksi BRI Super League: PSS vs Bhayangkara FC 8 November 2026
Bola Indonesia 7 November 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03


