Ketika Kim Sang-sik Dipuji dan Shin Tae-yong Dikritik
Asad Arifin | 30 Juli 2025 22:45
Bola.net - Media asal Thailand, Thairath, memberikan apresiasi atas keberhasilan Vietnam U-23 menjuarai Piala AFF U-23 2025. Vietnam memastikan gelar juara usai menang 1-0 atas Timnas Indonesia U-23 dalam partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (29/7/2025) malam WIB.
Gol tunggal yang dicetak oleh Nguyen Cong Phuong pada menit ke-36 menjadi penentu kemenangan sekaligus membawa Vietnam mengamankan gelar juara untuk ketiga kalinya di ajang ini.
Thairath secara khusus menyoroti penampilan solid Vietnam U-23 yang mampu mengatasi tekanan dari Timnas Indonesia U-23, meski tampil di hadapan publik sendiri. Vietnam tampil dengan strategi yang lebih efisien di bawah arahan pelatih Kim Sang-sik.
"Kemenangan ini membantu mereka memenangkan Kejuaraan U-23 Asia Tenggara untuk ketiga kalinya. U-23 Vietnam mengukuhkan posisinya sebagai timnas muda nomor satu di kawasan ini," lanjut laporan tersebut.
Strateginya Sama, Kim Sang-sik dan Shin Tae-yong Diperlakukan Berbeda
Pengamat sepak bola nasional asal Malang, Gusnul Yakin, menilai pendekatan taktik Kim Sang-sik tidak jauh berbeda dengan gaya bermain yang selama ini diterapkan oleh Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia.
"Taktik apapun di sepak bola sah saja. Karena pelatih punya otoritas penuh atas tim asuhannya. Saya amati tak banyak perbedaan taktik yang dipakai Kim Sang-sik dan Shin Tae-yong. Memperkuat pertahanan, mengandalkan serangan balik, dan memanfaatkan bola mati," tuturnya.
Namun, Gusnul menyayangkan respons publik terhadap Shin Tae-yong yang dianggap kurang adil. Ia menilai pelatih asal Korea Selatan itu kerap dikritik karena dianggap terlalu defensif, sementara Kim Sang-sik justru menuai pujian meski menggunakan pendekatan serupa.
"Di Indonesia, taktik Shin Tae-yong banyak dikritik. Tapi dengan cara bermain nyaris sama, Kim Sang-sik malah dipuji-puji. Bahkan pujian itu datang dari negara lain, Thailand. Menurut saya ini sangat aneh," tambahnya.
Kritik untuk Vanenburg: Dominasi Tanpa Solusi

Selain menyoroti gaya bermain Vietnam, Gusnul Yakin juga memberikan penilaian terhadap kinerja pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, yang dinilai belum menunjukkan sentuhan signifikan.
Menurutnya, meski Indonesia mampu mendominasi penguasaan bola di bawah asuhan Vanenburg, permainan yang ditampilkan tetap monoton dan tidak efektif dalam membongkar pertahanan lawan.
"Era STY dulu penguasaan bola selalu kalah. Vietnam U-23 juga begitu. Tapi keduanya punya taktik serangan balik efektif. Sementara di tangan Gerald Vanenburg, ball possession Timnas Indonesia U-23 unggul," ujar Gusnul.
"Tapi monoton, karena para pemain tak bisa membongkar pertahanan Vietnam U-23. Lalu, sebenarnya apa yang diinginkan cara main Timnas Indonesia?" pungkasnya.
Disadur dari Bola.com: Gatot Sumitro/Hendry Wibowo, 30 Juli 2025
Baca Ini Juga:
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Wasit Koji Takasaki: 2 Kartu Merah dan 2 Luka untuk Timnas Indonesia
Sandy Walsh Tampil 45 Menit Saat Yokohama F. Marinos Ditaklukkan Liverpool 1-3
Hadapi Timnas Indonesia, Irak Diminta Lakukan Tiga Hal Ini Jika Mau Lolos ke Piala Dunia 2026
Media Vietnam Sesumbar Setelah Menang di GBK: DNA Juara Generasi Muda Sudah Matang
Media Vietnam Bocorkan Taktik Botol Air Mineral: Strategi Gagalkan Lemparan Jauh Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
LATEST UPDATE
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







